Inilah 6 Cara yang Tepat Jaga Kebersihan Miss V

Inilah 6 Cara yang Tepat Jaga Kebersihan Miss V
KECANTIKAN 18 October 2017

Halodoc, Jakarta – Menjaga kebersihan Miss V sangat penting untuk wanita. Namun sayangnya, masih cukup banyak yang belum sadar bagaimana caranya menjaga kebersihan Miss V dengan benar. Jika tak diatasi dengan tepat, Miss V bisa terkena dampak negatif, lho.

Beberapa masalah yang mungkin muncul karena tidak membersihkan Miss V dengan benar adalah keputihan, iritasi, dan bau tidak sedap. Selain itu, Miss V yang tidak sehat juga bisa membuat wanita kehilangan rasa percaya diri, bahkan stres.

Miss V merupakan organ yang cukup rumit dibandingkan kelihatannya. Organ intim tersebut berhubungan langsung dengan leher rahim dan rahim, sehingga perawatannya harus dilakukan dengan tepat. Jadi, yuk ketahui dulu cara yang tepat menjaga kebersihan Miss V berikut berikut ini:

  • Cara yang benar membersihkan Miss V setelah selesai buang air kecil atau buang air besar adalah membasuhnya dengan air bersih dari arah depan ke belakang. Hal tersebut untuk mencegah bakteri dari anus masuk ke dalam alat vital wanita. Akan lebih baik lagi jika kamu membasuh Miss V dengan air hangat. Setelah itu, keringkan dengan menggunakan tisu atau handuk.
  • Jika mengeringkan Miss V dengan tisu, carilah tisu yang berbahan lembut dan tanpa pengharum atau parfum. Sebaiknya hindari menggunakan tisu makan yang kasar, karena dapat membuat area di sekitar Miss V menjadi iritasi.
  • Tidak disarankan menggunakan sabun yang mengandung pewangi untuk membersihkan Miss V karena dapat menyebabkan iritasi.
  • Pilih dan gunakan pembalut yang tidak mengandung pewangi ketika sedang menstruasi dan ganti pembalut setiap empat jam.
  • Perhatikan juga pakaian dalam yang digunakan. Sebaiknya pilih pakaian dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat dan terasa nyaman. Hindari mengenakan celana dalam yang ketat agar tidak mengganggu sirkulasi udara di area Miss V.
  • Pakaian dalam yang bersih juga ikut membantu menjaga kesehatan Miss V kamu. Cucilah pakaian dalam yang baru kamu beli sebelum memakainya. Dan gunakan sabun yang tidak mengandung deterjen untuk mencuci pakaian dalam. Ganti celana dalam minimal dua kali dalam sehari, untuk mencegah area Miss V menjadi lembap dan terinfeksi bakteri.


Bolehkah Menggunakan Sabun Pembersih Khusus Kewanitaan?
Faktanya, Miss V mampu membersihkan dirinya sendiri melalui cairan vagina yang ia hasilkan. Miss V juga mempunyai banyak bakteri yang justru berfungsi untuk melindungi area organ intim wanita tersebut. Jumlah maupun kualitas bakteri berjenis lactobasili ini harus dijaga agar tetap seimbang, sehingga suasana asam (pH) pada alat tetap pada angka 4.5.

Selain itu, bakteri-bakteri tersebut juga menghasilkan antibiotik yang berfungsi untuk menghalau bakteri jahat yang datang menyerang area Miss V. Sabun pembersih khusus kewanitaan membersihkan area Miss V, termasuk bakteri-bakteri baik tersebut, sehingga menyebabkan keseimbangan pH terganggu. Sebagai informasi tambahan, sabun pembersih khusus kewanitaan belum terbukti dapat melindungi Miss V dari infeksi. Sebaliknya, produk tersebut mungkin bisa meningkatkan risiko infeksi.

Dengan selalu menjaga kebersihan area Miss V dan menerapkan pola hidup sehat, maka akan membuat organ intim kamu tetap sehat yang juga akan berdampak baik pada kesuburan. Hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc jika kamu ingin bertanya-tanya seputar kesehatan Miss V. Kamu dapat dengan nyaman berdiskusi dengan dokter melalui metode Video/Voice Call dan Chat. Kamu juga bisa membeli produk-produk kesehatan yang dibutuhkan di Halodoc dan pesanan kamu akan diantar dalam satu jam. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.


Rekomendasi Artikel

KECANTIKAN

19 July 2018

Nah, agar kesehatan tubuh tetap terjaga selama lembur, ada beberapa makanan yang perlu dikonsumsi saat lembur...

Selengkapnya

KECANTIKAN

19 July 2018

Komedo atau bintik kecil berwarna putih pada permukaan wajah, kerap kali membuat penampilan jadi tak menarik....

Selengkapnya

DIET & NUTRISI

19 July 2018

Meski rasanya lezat, camilan dalam kemasan dapat membahayakan tubuh. Antara lain: mengganggu tekanan darah, gu...

Selengkapnya