• Home
  • /
  • Cara Mencegah Flu Singapura Menyerang Anak

Cara Mencegah Flu Singapura Menyerang Anak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Cara Mencegah Flu Singapura Menyerang Anak

Halodoc, Jakarta - Flu Singapura merupakan penyakit yang umum menyerang anak-anak dan dikenal dengan istilah hand-foot-and-mouth disease. Penyakit ini memiliki gejala berupa bintik-bintik di kaki dan tangan, serta sariawan di mulut yang disebabkan oleh virus coxsackie. Infeksi virus ini sama seperti infeksi virus pada umumnya yang tidak memerlukan pengobatan spesifik.

Pengobatan spesifik tidak diperlukan, pasalnya flu Singapura dapat sembuh dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Anak berusia di bawah 10 tahun merupakan golongan yang paling rentan mengidap penyakit yang satu ini. Untuk mencegah flu Singapura, berikut langkah tepat yang dapat dilakukan!

Baca juga: Begini Cara Membedakan Flu Singapura dan Cacar Air

Langkah Tepat Mencegah Flu Singapura pada Anak

Flu Singapura dapat dengan mudah menyebar pada 7 hari setelah pengidap terinfeksi virus. Jangan salah, meskipun gejala telah mereda, virus masih dapat bertahan dalam tubuh pengidap selama beberapa hari, bahkan beberapa minggu. Sama seperti kebanyakan virus lainnya, virus penyebab flu Singapura dapat dengan mudah menyebar melalui droplet atau feses pengidap.

Untuk mengurangi risiko penyebaran virus, berikut beberapa langkah guna mencegah flu Singapura:

  • Saat ditemukan gejalanya pada Si Kecil, istirahatkan mereka sementara waktu hingga kondisinya benar-benar pulih.

  • Bersihkan benda-benda secara berkala, yang dicurigai telah terkontaminasi virus dengan menggunakan air dan sabun.

  • Latih Si Kecil untuk membiasakan diri mencuci tangan hingga bersih, khususnya setelah buang air besar.

  • Ibu pun jangan lupa untuk mencuci tangan setelah buang air besar, setelah mengganti popok anak, sebelum menyiapkan makanan, serta sebelum dan setelah makan.

  • Latih Si Kecil untuk menjaga kebersihan anggota tubuhnya sendiri. Hal ini penting dilakukan mengingat anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun rentan terinfeksi flu Singapura.

  • Ajari Si Kecil untuk tidak berbagi barang-barang pribadi, seperti peralatan makan, jaket, atau apapun saat berada di sekolah.

  • Terapkan etika untuk tidak mencium anak orang lain saat ibu sedang sakit atau saat anak tersebut sakit.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, cara penularan virus adalah dengan melalui droplet atau tinja pengidap. Untuk mencegah flu Singapura, cukup terapkan beberapa langkah tersebut secara disiplin. Jika ditemukan gejalanya, segera diskusikan dengan dokter di aplikasi Halodoc untuk segera mendapatkan penanganan tepat.

Baca juga: Cara Mencegah Penularan Flu Singapura pada Bayi

Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Masa inkubasi flu Singapura adalah 3-6 hari. Setelah itu, gejala yang muncul dapat berupa demam, sakit tenggorokan, penurunan nafsu makan, ruam merah pada telapak tangan dan telapak kaki, anak menjadi rewel, batuk, nyeri perut, serta sariawan pada lidah, gusi, dan bagian dalam pipi. Waspadai jika gejala-gejala tersebut muncul ya, bu!

Biasanya, munculnya flu Singapura akan ditandai dengan demam tinggi, yang akan disusul dengan sariawan atau luka di sekitar gusi, lidah, dan bagian dalam pipi. Jika gejala susulan muncul, pengidap akan merasa tidak nyaman saat makan, minum, dan menelan makanan. Tidak sampai di situ saja, gejala kemudian disusul dengan ruam di telapak tangan dan kaki, bahkan pada pantat.

Jika gejala yang muncul dibiarkan begitu saja, ada beberapa komplikasi yang bisa saja muncul. Beberapa diantaranya adalah:

  • Dehidrasi, yaitu komplikasi yang muncul karena adanya luka pada rongga mulut dan tenggorokan yang menyebabkan anak kesulitan dalam menelan.

  • Meningitis virus, yaitu komplikasi yang muncul virus penyebab flu Singapura bisa mengakibatkan meningitis jika virus tersebut masuk ke selaput dan cairan otak. Meningitis virus adalah infeksi virus pada selaput yang mengelilingi otak dan saraf tulang belakang.

  • Ensefalitis, yaitu peradangan pada jaringan otak.

Baca juga: 6 Fakta yang Perlu Diketahui Tentang Flu Singapura

Umumnya flu Singapura tidak membutuhkan pengobatan yang spesifik, karena dapat pulih dengan sendirinya setelah 7-10 hari. Cukup dengan beristirahat saja di rumah, dengan mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, cukup air putih, serta menjaga kebersihan diri.

Referensi:

Medscape. Diakses pada 2020. Hand-Foot-and-Mouth Disease (HFMD)
Healthline. Diakses pada 2020. Hand, Foot, and, Mouth Disease.