• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Dampak Body Shaming pada Kesehatan Mental

Dampak Body Shaming pada Kesehatan Mental

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Menyerang seseorang berdasarkan bentuk tubuhnya termasuk dalam bullying. Perilaku ini juga dikenal dengan sebutan body shaming. Tidak sedikit orang yang melakukan body shaming menganggapnya sebagai sebuah candaan saja. Padahal, perilaku ini bisa membuat orang yang mengalaminya mengalami dampak buruk.

Body shaming yang dilakukan secara terus-menerus dapat membuat orang yang menerimanya mengalami gangguan kesehatan mental. Apa saja dampak lain yang bisa terjadi karena body shaming? Simak penjelasan lengkapnya berikut!

Baca juga: Meski Bercanda, Mengejek Fisik Orang Bisa Sebabkan Depresi

Pengaruh Body Shaming terhadap Kesehatan Mental

Body shaming terjadi ketika seseorang mempermalukan orang lain terkait bentuk tubuhnya. Perilaku ini banyak terjadi pada wanita. Apalagi, belakangan ini tindakan body shaming sering terjadi di media sosial.

Seseorang yang sering mengalami body shaming akan mengalami berbagai dampak buruk, termasuk kesehatan mental. Orang yang mengalami ini akan mengalami perasaan malu pada awalnya. Lama-kelamaan, dirinya akan menganggap dirinya tidak berguna.

Pada suatu titik, dampak dari body shaming terhadap kesehatan mental tersebut dapat menyebabkan seseorang mengalami depresi dan gangguan makan. Kamu harus tahu beberapa gangguan kesehatan mental yang dapat terjadi, sehingga dapat menanggulanginya. Berikut beberapa hal tersebut:

  • Anoreksia

Salah satu dampak dari body shaming pada kesehatan mental adalah anoreksia. Gangguan ini termasuk hal ekstrem yang terjadi untuk menurunkan berat badan karena perlakukan buruk terhadap penampilannya. Orang yang mengalami ini akan berusaha keras agar tubuhnya menjadi kurus. Jika gangguan ini sudah terjadi, perlu dilakukan perawatan yang sangat serius dan hati-hati dengan psikiater dan terapis.

Baca juga: Alami Baby Shaming Seperti Tasya Kamila? Ini Cara Hadapinya

  • Binge Eating Disorder

Gangguan kesehatan mental lainnya yang berhubungan dengan body shaming adalah binge eating disorder. Hal ini umumnya terjadi pada seseorang yang terlalu kurus, karena membuatnya akan makan tanpa henti. Dirinya akan berusaha keras agar dapat menambah berat badan dengan cepat, sehingga tidak diejek karena tubuhnya yang kurus. Bantuan dari psikolog atau psikiater dapat membantu mengatasi gangguan ini.

  • Depresi

Seseorang juga dapat mengalami depresi disebabkan oleh body shaming yang diterimanya setiap hari. Hal ini dapat menyebabkan orang tersebut mengalami rasa cemas, takut, dan khawatir yang parah. Selain itu, perasaan tidak mempunyai harapan dan semangat untuk hidup juga dapat terjadi, yang berakhir pada keinginan untuk bunuh diri.

Selain kesehatan tubuh, kesehatan mental juga penting untuk dijaga. Jika kamu mengalami masalah terkait kesehatan mental, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan psikolog di Halodoc. Tanpa perlu repot, diskusi dengan psikolog dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Ayo, download aplikasinya sekarang juga!

Baca juga: Anak Gagap Jadi Korban Bully, Ini yang Harus Dilakukan

Memang banyak orang yang tidak menyadari apabila dirinya telah melakukan body shaming kepada orang lain. Maka dari itu, sangat penting untuk memikirkan segala perkataan agar tidak menyinggung orang lain. Padahal, mungkin saja perkataan yang bermaksud bercanda dapat berdampak besar bagi mental orang lain.

Selain itu, untuk seseorang yang kerap mendapat perlakukan buruk terhadap bentuk tubuh, ada baiknya untuk lebih sering bertemu dengan tenaga profesional, seperti psikolog atau psikiater. Dengan begitu, kesehatan mental pun akan terjaga dengan baik.

Referensi:
Cafe Counsel. Diakses pada 2020. Mental Health Disorders Due To Body Shaming
Times Now News. Diakses pada 2020. This is what body shaming is doing to your mental health: Why you should refrain from body shaming