Detoks Tubuh Saat Puasa, Apa Maksudnya?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
detoks puasa, detoks saat puasa

Halodoc, Jakarta - Saat berpuasa, berarti tubuh dan organ-organ tubuh lainnya bekerja lebih ringan. Jika berpuasa dilakukan dengan benar, proses pembuangan racun dalam tubuh atau detoksifikasi akan berjalan sempurna. Nah, apa yang dimaksud dengan detoks tubuh saat berpuasa? Yuk, ketahui lebih lengkapnya disini.

Baca juga: Cara Detox Tubuh dengan Puasa

Ini Maksud dari Detoks Tubuh Saat Puasa

Pada dasarnya, tubuh sudah memiliki mekanismenya sendiri untuk menangani racun-racun dalam tubuh dengan berkeringat, buang air kecil, dan buang air besar. Beberapa cara tersebut merupakan detoks dari tubuh secara alami. Dengan berpuasa, tubuh melakukan detoks secara berkala untuk mencegah mekanisme detoks alami tubuh mengalami gangguan.

Dengan berpuasa, berbagai macam racun yang tersimpan dalam lemak akan terpecah, kemudian dikeluarkan oleh tubuh. Puasa juga akan meningkatkan hormon endorfin yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Dengan meningkatnya hormon ini, seseorang akan mengalami perbaikan kewaspadaan, kesehatan mental, maupun daya kognitif. Ya, puasa memang disebut-sebut sebagai cara detoksifikasi alami, karena saat puasa, penyerapan nutrisi dari makanan akan lebih efektif.

Baca juga: Makanan untuk Detoksifikasi Tubuh

Ini Makanan untuk Detoks Tubuh saat Puasa

Detoksifikasi merupakan cara bagi tubuh untuk memperoleh gizi yang tepat dan memberikan tubuh kesempatan untuk melakukan pembuangan zat-zat beracun di dalamnya. Organ yang berperan aktif dalam proses pembuangan zat beracun ini adalah organ hati dan saluran usus. Saat berpuasa, usus akan membersihkan diri dan organ tubuh lainnya, seperti lambung akan beristirahat.

Beberapa makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat berpuasa untuk membantu proses detoks tubuh, antara lain:

  1. Bayam. Sayuran ini sudah sangat dikenal sebagai salah satu sayuran yang memiliki segudang manfaat. Bayam sangat baik untuk membantu mendetoksifikasi racun dari dalam tubuh. Sayuran berwarna hijau ini juga sangat efektif untuk mengobati anemia, meningkatkan metabolisme dan kekebalan tubuh, hingga menguatkan tulang dan gigi.
  2. Grapefruit. Mengkonsumsi buah yang satu ini saat sahur dapat membantu membersihkan sistem pencernaan, sistem peredaran darah dan hati. Diperkaya dengan zat antioksidan dan vitamin C yang cukup tinggi, grapefruit juga dapat memaksimalkan detoksifikasi racun yang mengendap akibat efek radikal bebas. Buah ini juga membantu meningkatkan proses penurunan berat badan saat berpuasa.   
  3. Brokoli. Sayuran ini mengandung antioksidan yang cukup tinggi, sehingga dapat membantu membuang racun pemicu penyakit, memaksimalkan pembaruan sel, dan juga memelihara organ-organ penting dalam tubuh agar tetap sehat dan kuat.
  4. Teh hijau. Antioksidan tinggi dalam teh hijau sangat efektif untuk membuang racun akibat radikal bebas. Selain itu, minuman kaya manfaat ini juga dapat meningkatkan sistem metabolisme dan mengoptimalkan proses pembakaran lemak, sehingga berat badan akan cepat turun dalam waktu yang cukup singkat.
  5. Bawang putih. Selain berguna untuk menyedapkan masakan, bawang putih juga dikenal ampuh untuk membuang racun dalam tubuh. Hal ini karena bawang putih mengandung zat allicin yang cukup tinggi, zat ini dapat membantu menjauhkan tubuh dari beragam jenis penyakit berbahaya dengan cara menyaring racun pada sistem pencernaan, sehingga membuat tubuh senantiasa sehat dan kuat.

Baca juga: 5 Cara Lakukan Detoks untuk Liver yang Bisa Kamu Lakukan Secara Alami

Kamu ingin tahu tips-tips kesehatan lainnya? Kamu bisa mendapatkan lebih banyak tips-tips kecantikan maupun kesehatan dengan aplikasi Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli terkait dengan masalah kesehatan kamu via Chat atau Voice/Video Call. Dengan aplikasi Halodoc, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan dan pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya segera di Google Play atau App Store!