Gagal Ginjal Kronis Menurunkan Gairah Seks, Benarkah?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
gagal ginjal kronis menurunkan gairah seks benarkah

Halodoc, Jakarta – Ginjal adalah salah satu organ yang penting dalam tubuh. Organ ini berfungsi untuk menjaga kestabilan tubuh, menghasilkan sel darah merah, mengatur tekanan darah dan tingkat air pada tubuh, serta mengendalikan kadar mineral dalam darah. Tapi sayangnya, semakin tua usia seseorang, semakin besar risikonya untuk mengidap penyakit ginjal kronis (PGK) atau gagal ginjal kronis (GGK).

Penyakit ini merupakan penurunan fungsi ginjal secara bertahap karena kerusakan ginjal. Enggak hanya fungsi ginjal saja yang menurun, katanya gagal ginjal kronis juga dapat menyebabkan gairah seks seseorang menurun. Benarkah demikian? Simak di sini penjelasannya.

Salah satu fungsi ginjal dalam tubuh adalah menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah sebelum dibuang melalui urine. Setiap harinya, kedua ginjal bisa menyaring sekitar 120–150 liter darah dan menghasilkan sekitar 1–2 liter urine. Setiap ginjal memiliki unit penyaring atau nefron yang terdiri dari glomerulus dan tubulus.

Glomerulus berperan dalam penyaringan cairan dan limbah untuk dikeluarkan serta mencegah keluarnya sel darah dan molekul besar yang berbentuk protein. Selanjutnya, darah akan disaring lagi di unit penyaring tubulus yang akan mengambil mineral yang dibutuhkan dan membuang sisanya sebagai limbah.

Nah, pada kasus gagal ginjal kronis, penyaringan atau filtrasi ginjal ini mengalami penurunan laju selama 3 bulan atau lebih. Penyakit ginjal kronis ini juga akan menyebabkan cairan dan elektrolit serta limbah menumpuk dalam tubuh. Gejala akan terasa lebih jelas saat fungsi ginjal sudah semakin menurun.

Baca juga: 5 Tanda Awal Gagal Ginjal yang Perlu Diketahui

Gagal Ginjal Kronis Sebabkan Gairah Seks Menurun

Penurunan fungsi ginjal ternyata memang dapat memengaruhi gairah seks seseorang. Pada awalnya, seseorang yang mengidap gagal ginjal kronis memang belum merasakan gejala yang berarti karena penurunan fungsi ginjal masih bisa ditoleransi oleh tubuh. Tapi, bila penurunan fungsi ginjal sudah memasuki tahap lanjut, maka gejala yang parah akan mulai terasa. Pada pengidap pria, salah satu gejala yang bisa dialami adalah disfungsi ereksi. Ketidakmampuan pengidap untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang cukup saat berhubungan intim, akhirnya akan membuat pengidap merasa kurang percaya diri dan enggak bergairah untuk melakukan aktivitas seksual tersebut.

Jadi, benar bahwa gagal ginjal kronis bisa menyebabkan gairah seksual seseorang menurun. Bahkan, penyakit ini juga dapat menurunkan tingkat kesuburan pengidap.

Baca juga: Kebanyakan Konsumsi Minuman Manis Sebabkan Gagal Ginjal Kronis

Komplikasi Gagal Ginjal Kronis

Enggak hanya memengaruhi gairah seksual seseorang, gagal ginjal kronis bisa memengaruhi hampir seluruh anggota tubuh pengidapnya. Komplikasi yang bisa ditimbulkan penyakit ini, antara lain:

  • Anemia.
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah.
  • Hiperkalemia atau kenaikan kadar kalium yang tinggi dalam darah. Kondisi ini juga dapat mengganggu fungsi jantung.
  • Sistem kekebalan tubuh menurun, sehingga pengidap rentan terserang berbagai macam infeksi.
  • Kerusakan sistem saraf pusat. Akibatnya, pengidap menjadi sulit berkonsentrasi dan berisiko mengalami kejang.
  • Perikarditis atau peradangan pada perikardium, yaitu lapisan yang menyelimuti jantung.
  • Tulang menjadi rapuh, sehingga pengidap rentan mengalami patah tulang.
  • Penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh (edema). Yang paling berbahaya adalah bila cairan menumpuk di paru-paru atau yang disebut juga dengan edema paru.

Baca juga: Gagal Ginjal Kronis Perlu Cuci Darah

Itulah penjelasan mengenai gagal ginjal kronis yang bisa menyebabkan gairah seksual menurun. Jadi, jangan sepelekan penyakit ini. Bila kamu mengidap suatu penyakit yang berisiko menyebabkan kerusakan ginjal, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk membicarakan penanganan yang bisa dilakukan. Kamu juga bisa bertanya ke dokter mengenai cara pencegahan gagal ginjal kronis melalui aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk bertanya apa saja seputar kesehatan kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.