Cara Mengetahui Gigi Bungsu Bermasalah

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
gigi bungsu bermasalah, gigi bungsu, dalam tulang rahang

Halodoc, Jakarta - Gigi bungsu adalah nama lain dari gigi geraham bagian belakang atas dan bawah. Gigi ini merupakan gigi yang paling dekat dengan rahang. Gigi ini akan tumbuh terakhir ketika kamu berusia belasan akhir atau dua puluh tahun ke atas. Gigi bungsu juga sering tumbuh pada gusi tanpa menimbulkan gejala apapun. Namun, gejala yang timbul dapat berupa rasa nyeri dan perih. Rasa ini akan muncul ketika tidak ada ruang cukup untuk tumbuhnya gigi ini.

Baca juga: Ibu Perlu Tahu, Inilah Fungsi Utama Gigi Bungsu

Tumbuhnya gigi bungsu ini memang bisa sangat menyakitkan. Gusi bagian atas mungkin bisa terinfeksi dan membengkak. Letaknya yang jauh di pojok dan sulit dijangkau dengan sikat gigi ini membuat gigi bungsu rentan terkena masalah gigi berlubang. Gigi bungsu ini juga dapat menyebabkan gigi sebelahnya terganggu. Jika gigi bungsu tumbuh menyerong, gigi sebelahnya akan mendapat dorongan dari gigi impaksi tersebut. Akibatnya, membuat struktur gigi menjadi berantakan.

Ada beberapa kemungkinan yang dapat memicu tumbuhnya gigi bungsu yang mengalami impaksi, antara lain:

  • Gigi tumbuh lurus ke atas atau ke bawah sama dengan gigi lain, tapi terperangkap dalam tulang rahang.

  • Gigi akan tumbuh dalam tulang rahang, tumbuh pada sudut kanan mengarah ke gigi lain.

  • Gigi tumbuh di sudut ke arah belakang mulut.

Baca juga: 5 Bahan Alami untuk Meredakan Sakit Gigi Bungsu

Gejala yang Akan Timbul Ketika Gigi Bungsu Bermasalah

Cara mengetahui gigi bungsu yang bermasalah adalah dengan mengetahui gejala yang terjadi. Beberapa gejala yang bisa terjadi saat gigi bungsu tumbuh, antara lain:

  • Gusi berdarah dan terasa nyeri.

  • Bengkak pada gusi bagian belakang mulut.

  • Rasa tidak enak di mulut.

  • Kesulitan ketika membuka rahang.

  • Rasa sakit ketika mengunyah atau menggigit.

Cara Mengatasi Gejala yang Timbul Ketika Gigi Bungsu Bermasalah

Beberapa cara yang dapat kamu lakukan ketika gejala timbul, antara lain:

  • Memijat gusi dengan jari-jari atau es. Caranya dengan memijat dengan lembut ke depan dan ke belakang atau buat gerakan berputar-putar pada gusi yang sakit dapat memberikan rasa lega sesaat. Jangan menggosok terlalu keras, karena akan menimbulkan iritasi, pendarahan, dan pembengkakan.

  • Minum obat pereda bengkak atau penahan nyeri. Kamu bisa menggunakan obat-obatan jenis ibuprofen untuk mengatasi rasa nyeri dan pembengkakan. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi obat-obatan jenis asetaminofen untuk menahan nyeri. Obat ini mengandung bahan antipiretik yang kuat, sehingga dapat kamu gunakan juga sebagai obat pereda flu. Namun, obat ini tidak berdampak apapun pada pembengkakan.

  • Gunakan obat kumur antiseptik. Obat ini dapat membantu mengatasi atau mencegah infeksi, serta nyeri pada gusi dan gigi. Obat kumur ini sekaligus dapat membantu meredakan nyeri dan pembengkakan, serta membuat rongga mulut terbebas dari infeksi.

Masalah Kesehatan Lain Jika Gigi Bungsu Tidak Segera Ditangani

Jika gigi bungsu yang bermasalah tidak segera ditangani, gigi bungsu yang tidak normal akan menimbulkan masalah kesehatan lain. Berikut ini merupakan beberapa penyakit yang akan terjadi jika gigi bungsu tidak segera ditangani:

  • Kista. Kista ini dapat terjadi karena gigi bungsu membentuk kantong yang berisi cairan di tulang rahang. Kista ini dapat merusak tulang rahang, gigi dan saraf.

  • Kerusakan gigi lain. Kondisi dapat terjadi karena gigi bungsu mendorong gigi yang lain, risiko infeksi pun akan meningkat. Selain itu, gigi akan miring dan menumpuk.

  • Gigi berlubang. Kondisi ini terjadi karena letaknya yang terpencil membuatnya sulit dibersihkan saat menyikat gigi, sehingga makanan dan bakteri akan terperangkap di area tersebut.

Baca juga: Haruskah Gigi Bungsu Dicabut?

Perhatikan gejala yang timbul, karena gejala ini merupakan cara mengetahui apakah gigi bungsu bermasalah atau tidak. Kamu ingin berdiskusi dengan dokter ahli seputar masalah kesehatan kamu? Halodoc bisa jadi solusinya. Dengan aplikasi Halodoc, kamu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di mana pun dan kapan pun via Chat atau Voice/Video Call. Kamu juga bisa membeli obat di Halodoc, lho. Tanpa perlu keluar rumah, pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!