Pengidap Maag Sebaiknya Hindari 7 Makanan Ini

Pengidap Maag Sebaiknya Hindari 7 Makanan Ini

Halodoc, Jakarta - Maag adalah luka terbuka yang berkembang di lapisan dalam perut dan bagian atas usus kecil seseorang. Bagian tersebut langsung bersentuhan dengan asam lambung dan enzim. Gangguan tersebut juga dapat menyebabkan bisul di kerongkongan. Gejala paling umum dari tukak lambung adalah sakit perut.

Maag atau tukak lambung terjadi karena lapisan lendir tebal yang melindungi lambung dari cairan pencernaan yang berkurang. Dikarenakan hal tersebut, asam pencernaan akan menggerogoti jaringan yang melapisi perut, sehingga menyebabkan maag terjadi. Maag mungkin mudah disembuhkan, tetapi dapat menjadi parah apabila tidak dijaga.

Penyebab paling umum dari maag adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) dan penggunaan jangka panjang aspirin dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Stres dan makanan pedas tidak menyebabkan maag, tetapi dua hal tersebut dapat memperburuk gejala dari gangguan tersebut.

Baca Juga : Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Maag

Apa Saja Gejalanya?

Terdapat beberapa gejala yang berhubungan dengan maag. Tingkat keparahan gejala tergantung pada tingkat keparahan yang terjadi. Gejala yang paling umum adalah sensasi terbakar atau sakit di tengah perut di antara dada dan pusar. Biasanya, rasa sakit akan lebih intens ketika perut kamu kosong, dan dapat berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam.

Tanda-tanda dan gejala umum lainnya dari maag meliputi:

  • Nyeri di perut.

  • Penurunan berat badan.

  • Ketidakinginan makan karena timbulnya rasa sakit.

  • Mual atau muntah.

  • Kembung.

  • Merasa mudah kenyang.

  • Bersendawa atau refluks asam.

  • Mulas, yang merupakan sensasi terbakar di dada.

  • Rasa sakit yang mungkin membaik saat kamu mengonsumsi antasid.

  • Anemia, yang gejalanya dapat meliputi kelelahan, sesak napas, atau kulit pucat.

  • Tinja gelap dan kering.

  • Muntah yang berdarah atau terlihat seperti ampas kopi.

Cobalah untuk bertemu dengan dokter kamu jika timbul gejala maag. Walaupun timbul rasa tidak nyaman yang ringan pada gangguan maag tahap awal, gangguan tersebut dapat menjadi lebih buruk jika tidak mendapat pengobatan. Selain itu, jika gangguan yang membuat bisul berdarah dapat mengancam nyawa pengidapnya.

Baca Juga : 4 Cara Pilih Makanan Terbaik untuk Pengidap Maag

Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Maag

Tidak semua makanan akan memengaruhi setiap pengidap maag dengan cara yang sama. Jadi, kamu harus mengetahui hal apa yang dapat membuat maag kamu menjadi kambuh. Selain itu, beberapa makanan, minuman, dan rempah-rempah yang pada umumnya dapat menyebabkan gangguan serius ketika dimakan dalam jumlah yang banyak.

Maka dari itu, berikut adalah beberapa makanan yang harus dihindari oleh pengidap maag:

  1. Daging dengan kandungan lemak yang tinggi.

  2. Jeruk dalam bentuk buah utuh atau jus.

  3. Kopi dan teh, yang mengandung kafein atau tanpa kafein.

  4. Minuman beralkohol.

  5. Makanan yang pedas.

  6. Makanan dengan bumbu yang dapat mengiritasi mulut dan perut.

  7. Cokelat.

Kamu pun harus makan dengan perencanaan yang bagus. Selain itu, beberapa hal dapat kamu lakukan agar maag yang terjadi tidak mudah kambuh, yaitu:

  1. Makanlah dengan porsi yang lebih kecil dan lebih sering. Hal tersebut dapat ditoleransi lebih baik pada seseorang yang mengidap maag, terutama jika kamu mengalami rasa tidak nyaman ketika makan.

  2. Perhatikan jeda dari setiap makan. Kamu dapat mengurangi gangguan karena maag dengan cara membatasi makanan sebelum tidur sekitar dua jam sebelumnya.

Baca Juga : 8 Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Gastritis

Itulah beberapa makanan yang harus dihindari oleh pengidap maag. Jika kamu ingin memastikan gangguan maag yang terjadi tidak parah, kamu dapat membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihanmu di Halodoc. Juga, kamu dapat mendapatkan berita terkini tentang kesehatan dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!