Idap Hipertiroidisme, Lakukan 3 Hal Ini untuk Menanganinya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Idap Hipertiroidisme, Lakukan 3 Hal Ini untuk Menanganinya

Halodoc, Jakarta - Hipertiroidisme adalah sebuah kondisi yang disebabkan oleh kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Hal tersebut menyebabkan hormon tiroid yang terlalu banyak bersirkulasi dalam darah. Hormon tiroid yang terlibat adalah tiroksin dan triiodotironin.

Kelenjar tiroid adalah bagian dalam tubuh yang berbentuk menyerupai kupu-kupu. Kelenjar tersebut terletak di bagian leher dan di bawah jakun. Tiroid menghasilkan hormon yang mengendalikan tubuh untuk menggunakan energi.

Kelenjar tiroid juga dapat memengaruhi detak jantung dan fungsi organ-organ pada tubuh. Otot, tulang, hingga siklus menstruasi pada wanita juga dapat dikontrol. Hipertiroidisme juga berhubungan dengan penyakit Graves, yaitu penyakit autoimun yang menyerang kelenjar tiroid.

Apa Saja Gejala Hipertiroidisme?

Sebelum masuk ke pembahasan tentang penanganan hipertiroidisme, ada baiknya untuk mengetahui gejala yang ditimbulkan. Gangguan pada tiroid tersebut umumnya berkembang dengan lambat. Selain itu, gejala yang timbul dapat disalahartikan sebagai stres atau gangguan lainnya. Gejala yang dapat terjadi antara lain:

  • Penurunan berat badan tanpa sebab.

  • Detak jantung cepat atau tidak normal.

  • Gugup, cemas, atau mudah tersinggung.

  • Tangan dan jari bergetar atau tremor.

  • Keringat yang keluar lebih banyak.

  • Kelenjar tiroid membesar dan terlihat bengkak di pangkal leher.

  • Kelelahan dan kelemahan otot.

Hal-hal di atas adalah gejala yang mungkin timbul ketika seseorang mengidap hipertiroidisme. Di samping itu, seseorang yang mengidap penyakit Graves mungkin mengalami gejala tambahan. Salah satunya adalah pembengkakan mata. Pada kondisi tersebut, mata menjadi kering dan memerah, sehingga terjadi rasa sakit, penglihatan kabur, atau peka terhadap cahaya.

Baca juga: Kenali Penyakit Hipertiroid dan Efek Sampingnya Bagi Tubuh

Inilah Cara Mendiagnosis Hipertiroidisme

Untuk memastikan kamu benar-benar mengalami hipertiroidisme, ada baiknya untuk melakukan diagnosis. Hal tersebut agar penanganan yang dilakukan dapat tepat sasaran. Berikut adalah beberapa cara diagnosis yang dapat dilakukan:

  1. Pemeriksaan Fisik

Dalam pemeriksaan ini, dokter akan mendeteksi getaran di jari-jari kamu, refleks yang terjadi, perubahan mata, dan kelembapan kulit. Pemeriksaan pada kelenjar tiroid juga akan dilakukan. Kamu akan diminta untuk menelan, supaya dokter dapat melihat perubahan yang terjadi pada tiroid kamu.

  1. Tes Darah

Tes ini untuk mengukur tiroksin dan hormon perangsang tiroid untuk mengkonfirmasi diagnosis. Jumlah hormon perangsang tiroid adalah faktor yang penting. Hal tersebut karena berfungsi untuk memberi sinyal kelenjar tiroid untuk menghasilkan lebih banyak tiroksin.

Baca juga: Jangan Sepelekan Bahaya Hipertiroidisme yang Perlu Diketahui

Penanganan yang Dapat Dilakukan untuk Mengatasi Hipertiroidisme

Terdapat beberapa macam penanganan hipertiroidisme yang dapat dilakukan. Penanganan yang dilakukan tergantung pada usia, kondisi fisik, penyebab dasar, dan tingkat keparahan yang terjadi. Berikut adalah beberapa penanganan yang dapat dilakukan:

  1. Yodium Radioaktif

Penanganan dengan yodium radioaktif akan diserap oleh kelenjar tiroid. Setelah itu, kelenjar tiroid akan menyusut. Kelebihan yodium tersebut dapat menghilang dari tubuh dalam hitungan minggu hingga bulan.

  1. Obat Anti-tiroid

Pengobatan ini secara bertahap dapat mengurangi gejala dari hipertiroidisme. Hal tersebut dapat mencegah kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon yang berlebih. Gejala yang timbul akan membaik dalam beberapa minggu hingga hitungan bulan. Walau begitu, pengobatan ini harus dilakukan paling tidak satu tahun.

  1. Tiroidektomi

Pengobatan ini dilakukan dengan pembedahan tiroid. Wanita hamil yang mengalami kondisi ini tidak dapat diobati dengan dua pengobatan di atas. Maka dari itu, tiroidektomi adalah pilihan terbaik. Dokter akan membuang sebagian besar kelenjar tiroid kamu.

Baca juga: Diidap Jet Li, Inilah 4 Fakta Hipertiroidisme

Itulah beberapa penanganan yang dapat dilakukan jika kamu mengalami hipertiroidisme. Apabila kamu merasakan gejala-gejala yang telah disebutkan, ada baiknya untuk bertanya langsung pada ahlinya. Dokter dari Halodoc siap membantu kamu mendiagnosis awal gangguan ini. Ayo, segera download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!