Ikuti Tips Ini untuk Mengobati Cubital Tunnel Syndrome

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Ikuti Tips Ini untuk Mengobati Cubital Tunnel Syndrome

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya jangan sepelekan kondisi tubuh yang mengalami kesemutan. Kondisi kesemutan bisa menjadi salah satu tanda adanya gangguan kesehatan pada tubuh. Misalnya, jika kesemutan yang dialami berada pada bagian jari tangan dan disertai kelemahan otot tangan yang membuat kamu kesulitan untuk melakukan gerakan menggenggam.

Baca juga: 5 Faktor yang Memicu Cubital Tunnel Syndrome

Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan, seperti cubital tunnel syndrome. Cubital tunnel syndrome adalah salah satu kondisi ketika saraf ulnar pada siku tangan alami nyeri atau sakit ketika ditekan. Sebaiknya ketahui lebih banyak informasi mengenai cubital tunnel syndrome agar kamu dapat mengatasi kondisi ini dengan baik.

Faktor yang Sebabkan Cubital Tunnel Syndrome

Ada beberapa faktor yang dapat tingkatkan seseorang alami cubital tunnel syndrome, seperti bertumpu pada siku di permukaan yang keras, menekuk siku dalam waktu yang cukup lama, dan adanya pertumbuhan tulang yang abnormal di sekitar siku. Penyakit ini umum terjadi, apalagi pada orang-orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan.

Gejala umum yang dialami pengidap cubital tunnel syndrome adalah nyeri dan mati rasa pada bagian siku tangan. Namun, ada gejala lainnya yang dapat terjadi, seperti kesemutan pada bagian jari manis hingga kelingking serta melemahnya otot jari sehingga pengidap akan kesulitan untuk melakukan gerakan menggenggam dan juga mencubit.

Baca juga: Sering Diabaikan, Ini 6 Penyebab Cubital Tunnel Syndrome

Tekanan langsung pada saraf di tulang lengan atas dan tulang hasta bisa menjadi penyebab munculnya kondisi cubital tunnel syndrome. Selain itu, benturan keras yang berulang pada bagian siku juga meningkatkan tingkat risiko seseorang alami cubital tunnel syndrome. Selain itu, ada kondisi lain yang menyebabkan seseorang alami cubital tunnel syndrome, seperti pertumbuhan otot hingga siku yang meradang atau membengkak.

Segera periksakan kondisi pada rumah sakit terdekat dan lakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan jika kamu mengalami beberapa gejala di atas dan kerap melakukan pemicu cubital tunnel syndrome. Kini kamu bisa membuat janji dengan dokter secara online di rumah sakit pilihan, caranya melalui aplikasi Halodoc.

Ketahui Pengobatan untuk Atasi Cubital Tunnel Syndrome

Ada beberapa pengobatan medis yang bisa dilakukan untuk mengatasi cubital tunnel syndrome. Umumnya, kondisi ini dapat diatasi dengan penggunaan penyangga siku pada malam hari untuk mengembalikan posisi siku. 

Baca juga: Benarkah Atlet Bisbol Rentan Alami Cubital Tunnel Syndrome

Cubital tunnel syndrome yang tidak segera diatasi dapat sebabkan rasa nyeri. Namun, melakukan gerakan-gerakan tertentu, seperti latihan untuk saraf-saraf pada tangan membantu untuk mengurangi rasa nyeri yang muncul akibat cubital tunnel syndrome. Tidak ada salahnya melakukan beberapa gerakan ini, yaitu:

  • Gerakan Siku dan Pergelangan Tangan

Pertama, duduklah dengan tegak kemudian rentangkan tangan hingga siku sejajar dengan bahu. Perlahan gerakan tangan dan pergelangan tangan menekuk hingga menyentuh bahu. Jangan lupa untuk mengulangi gerakan ini sebanyak 5 kali.

  • Gerakan Kepala

Hampir sama dengan gerakan sebelumnya. Duduklah tegak dan rentangnya tangan hingga sejajar dengan bahu. Perlahan dorong tangan ke arah luar menjauhi kepala. Jangan lupa untuk menggerakan kepala menjauhi tangan. Lalu, gerakkan tangan ke bawah menuju lantai secara perlahan. Lakukan gerakan ini sebanyak 5 kali.

  • Gerakan Tangan Depan Tubuh

Duduklah tegak, kemudian angkat kedua tangan hingga siku lurus dan sejajar dengan bahu. Lalu, tegakkan telapak tangan dan tekuk siku secara perlahan hingga telapak tangan berada di depan wajah. Ulangi gerakan ini sebanyak 5 hingga 10 kali.

Jika beberapa gerakan di atas tidak dapat memberikan hasil yang optimal, maka tindakan operasi bisa menjadi pilihan lain untuk pengobatan kondisi ini dalam sisi medis. Pada tindakan operasi, dokter akan menangani bagian yang mengalami kerusakan.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Cubital Tunnel Syndrome Exercise
Medical News Today. Diakses pada 2019. How Does Cubital Tunnel Syndrome Occur?