• Home
  • /
  • Impulsif Salah Satu Ciri Gangguan Kepribadian Ambang?

Impulsif Salah Satu Ciri Gangguan Kepribadian Ambang?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Impulsif Salah Satu Ciri Gangguan Kepribadian Ambang?

Halodoc, Jakarta - Gangguan kesehatan tidak hanya meliputi gangguan kesehatan pada fisik saja. Ada beragam gangguan mental yang bisa dialami oleh seseorang, salah satunya adalah gangguan kepribadian ambang. Tidak ada salahnya kita bahas mengenai gangguan kepribadian ambang karena kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak dan remaja.

Baca juga: 5 Fakta Tentang Gangguan Kepribadian Ambang

Gangguan kepribadian ambang adalah gangguan mental yang menyebabkan citra diri atau perubahan suasana hati yang kerap berubah-ubah. Umumnya, seseorang dengan gangguan kepribadian ambang memiliki cara berpikir dan cara pandang yang berbeda dengan orang pada umumnya.

Ketahui Gejala yang Dialami Pengidap Gangguan Kepribadian Ambang

Gangguan kepribadian ambang, yang dikenal juga sebagai borderline personality disorder dapat menimbulkan gejala yang berbeda-beda pada tiap pengidapnya. Kondisi gejala yang dialami dipengaruhi oleh tingkat keparahan gangguan mental yang dialami seseorang. Perhatikan gejala umum yang dialami pengidap gangguan kepribadian ambang, seperti:

1. Suasana Hati yang Tidak Stabil

Biasanya, pengidap gangguan kepribadian ambang mengalami perubahan suasana hati yang sangat cepat dan drastis. Umumnya, satu suasana hati yang dialami tidak bertahan lama atau hanya bertahan dalam beberapa jam saja. Pengidap gangguan kepribadian ambang juga sering merasa hampa meskipun berada di tengah keramaian. Perubahan suasana hati yang begitu cepat membuat pengidap gangguan mental ini sulit untuk mengendalikan emosi atau amarah.

2. Adanya Gangguan Pola Pikir

Selain perubahan suasana hati, pengidap gangguan mental ini juga rentan alami gangguan pola pikir atau perbedaan persepsi dengan orang lain. Umumnya, pengidap gangguan kepribadian ambang sering merasa cemas dirinya akan diabaikan dan kerap melakukan sesuatu yang ekstrem. Tidak hanya itu, pengidap gangguan kepribadian ambang juga sering merasa bahwa dirinya buruk.

Baca juga: Alami Pelecehan Bisa Sebabkan Kepribadian Ambang?

3. Perilaku Impulsif

Tidak hanya perubahan suasana hati dan gangguan pola pikir, pengidap gangguan kepribadian ambang juga rentan berperilaku impulsif. Pengidap tidak mampu mengendalikan diri dan terkadang perilaku impulsifnya dapat membahayakan dirinya sendiri. Jika kamu merasa diri kamu sendiri atau kerabat kerap melakukan hal-hal yang impulsif dan membahayakan dirinya, tidak ada salah untuk bertanya langsung pada dokter maupun psikolog melalui aplikasi Halodoc agar kondisi ini dapat segera diatasi dan diketahui penyebabnya.

4. Memiliki Hubungan Baik dan Tidak Intens

Umumnya pengidap gangguan kepribadian ambang bisa memiliki hubungan yang intens dengan seseorang namun kondisi tersebut tidak stabil. Misalnya, ketika pengidap gangguan kepribadian ambang mengidolakan seseorang namun bisa saja tiba-tiba menganggap orang tersebut kejam dan membencinya.

Penyebab Seseorang Alami Gangguan Kepribadian Ambang

Gangguan kepribadian ambang dapat dialami oleh remaja. Namun ternyata, anak-anak dengan kondisi lingkungan yang keras, misalnya kerap mendapat perlakukan kasar, pelecehan, dan anak yang sering diabaikan oleh orangtuanya juga bisa mengalami gangguan kepribadian ambang. 

Meskipun penyebab utamanya belum diketahui hingga saat ini, tidak ada salahnya mengetahui beberapa faktor pemicu yang membuat seseorang rentan alami gangguan kepribadian ambang. Gangguan mental ini dapat terjadi akibat faktor genetik atau riwayat keluarga. Seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan gangguan mental ini lebih berisiko alami kondisi yang sama.

Baca juga: Terapi untuk Atasi Gangguan Kepribadian Ambang

Tidak hanya itu, kelainan pada otak juga menjadi pemicu seseorang alami gangguan kepribadian ambang. Adanya perubahan struktur dan fungsi otak terutama pada bagian yang mengatur emosi dapat memicu seseorang alami gangguan ini. Selain itu, lingkungan juga dapat membentuk seseorang alami gangguan kepribadian ambang.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Borderline Personality Disorder
NHS. Diakses pada 2019. Borderline Personality Disorder