Ini 4 Tips untuk Mengatasi Kecanduan Alkohol

ini-4-tips-untuk-mengatasi-kecanduan-alkohol-halodoc

Halodoc, Jakarta – Hampir semua orang mungkin sudah tahu bahwa sering mengonsumsi alkohol secara berlebihan adalah kebiasaan tidak sehat yang bisa merusak tubuh. Namun, bagi orang yang sudah mengalami kecanduan alkohol, mereka akan tetap mengonsumsi minuman tersebut secara berlebihan tanpa peduli lagi dampaknya bagi kesehatan.

Kecanduan alkohol adalah kondisi serius yang perlu diatasi secepatnya agar tidak membahayakan kesehatan pengidapnya. Yuk, simak tips-tips mengatasi kecanduan alkohol di sini.

Mengatasi kecanduan alkohol sebenarnya harus dimulai dengan proses detoksifikasi, yaitu proses mengeluarkan alkohol dari sistem tubuh kamu. Namun, cara ini pun perlu dilakukan atas dasar niat dari si pecandu sendiri. Sebab, cara apapun yang dilakukan untuk mengatasi kecanduan alkohol, semuanya tidak akan berhasil bila tidak ada niat yang mantap dari pecandu alkohol.

Bila niat sudah dibulatkan, proses detoksifikasi bisa dilakukan dengan mengganti cairan tubuh atau rehidrasi. Pada proses ini, air akan meluruhkan racun-racun dan zat kotor lainnya di dalam tubuh. Namun, proses detoksifikasi akan lebih efektif bila disertai dengan perubahan gaya hidup. Berikut tips-tips agar berhasil mengatasi kecanduan alkohol:

Baca juga: 5 Cara Alami Menghilangkan Racun dari Tubuh yang Bisa Kamu Tiru

1. Minum Banyak Air Putih

Untuk membersihkan racun alkohol, pecandu harus memperbanyak konsumsi cairan menjadi sebanyak 2–3 liter setiap harinya. Ini karena sel-sel dalam tubuh butuh cairan yang cukup agar bisa berfungsi dengan baik.

Saat melakukan detoksifikasi, minum air yang cukup akan sangat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cairan tersebut juga akan melancarkan pembuangan racun-racun termasuk sisa alkohol dari dalam tubuh.

2. Mengonsumsi Sayuran dan Buah-buah Segar

Orang yang mengalami kecanduan alkohol juga dianjurkan untuk banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran segar, baik dimakan secara langsung maupun dijadikan jus. Beberapa pilihan buah yang bagus untuk membantu proses detoksifikasi adalah buah bit dan wortel. Jus buah bit atau beetroots dipercaya berkhasiat membersihkan hati, sedangkan jus wortel mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jus cranberry juga baik diminum untuk pecandu alkohol, karena buah tersebut mampu membersihkan tubuh dari alkohol.

Baca juga: Detoks dengan Jus, Efektifkah?

3. Mengonsumsi Tanaman Herbal dan Suplemen

Beberapa jenis tanaman herbal dan suplemen yang mengandung vitamin B dapat membantu mengurangi ketegangan fisik dan psikis yang muncul selama proses detoksifikasi alkohol. Bicarakan dengan dokter atau konsultan herbal. Suplemen apa yang cocok dengan kondisi tubuh kamu.

Baca juga: Ini 6 Tanaman Obat yang Sebaiknya Ada di Rumah

4. Berolahraga

Proses detoksifikasi bisa memicu depresi pada pecandu alkohol. Depresi yang timbul akibat proses detoksifikasi bisa menyebabkan pecandu merasa gelisah dan mudah marah. Ini bisa diredakan dengan melakukan yoga atau olahraga lainnya secara teratur.

Karena saat berolahraga, kamu juga bisa kehilangan banyak potasium yang keluar bersama keringat, maka kamu perlu mengimbanginya dengan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran. Potasium banyak ditemukan di pisang, melon, tomat, jeruk sitrus, dan sayuran hijau.

Namun, bila detoksifikasi memicu tremor (gemetar), halusinasi dan kejang, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan. Biasanya kondisi tersebut membutuhkan obat penenang yang harus dibeli dengan resep dokter.

Detoksifikasi bisa dilakukan di pusat terapi maupun rumah sakit. Butuh waktu setidaknya satu minggu untuk melakukan prosedur detoksifikasi ini.

Itulah beberapa tips untuk mengatasi ketergantungan alkohol bagi pecandu alkohol. Bila kamu ingin bertanya lebih jauh soal kecanduan alkohol atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Caranya mudah kok, kamu bisa menghubungi dokter spesialis yang kamu inginkan melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.