Ini 5 Penyebab Utama Otitis Media pada Si Kecil

Ini 5 Penyebab Utama Otitis Media pada Si Kecil

Halodoc, Jakarta -  Otitis media adalah kondisi peradangan sebagian atau seluruh mukosa telinga tengah, tuba eustachius (saluran yang menghubungkan rongga telinga tengah dengan nasofaring, yaitu daerah di belakang hidung), antrum mastoid, dan sel-sel mastoid.

Faktanya, sekitar 50 persen bayi pernah mengalami infeksi telinga tengah ini sebelum mereka berusia satu tahun. Penyebab otitis media adalah infeksi telinga yang sering berkembang setelah seorang anak mengalami infeksi virus, seperti pilek atau flu. Bagian di belakang gendang telinga pun membengkak dan mengumpulkan cairan yang disebut congek.


Baca Juga: Alasan Batita Lebih Rentan Kena Otitis Media

Semua orang bisa mengalami kondisi ini, namun sayangnya anak-anak lebih rentan mengalaminya. Menurut perkiraan, sekitar 25 persen anak-anak mengalami otitis media sebelum berumur 10 tahun. Jika kamu ingin tahu penyebab anak lebih rentan terkena otitis media, berikut penjelasannya!

  • Ukuran Tuba Eustachius pada Anak yang Berbeda

Karena masih dalam proses pertumbuhan, ukuran tuba eustachius pada anak dan bayi lebih pendek dibandingkan orang dewasa. Panjang tuba orang dewasa 37,5 mm dan pada anak di bawah umur 9 bulan adalah 17,5 mm. Hal ini meningkatkan peluang terjadinya hubungan dari hidung bagian belakang (nasofaring) yang mengganggu drainase melalui tuba eustachius.

  • Bentuk Tuba Eustachius pada Anak yang Berbeda

Tidak hanya ukuran, bentuk tuba eustachius yang dimiliki anak berbeda dan terbilang unik. Mereka memiliki bentuk yang lebih lebar dan kedudukannya lebih horizontal (mendatar) dibandingkan milik orang dewasa.

Kondisi ini membuat peradangan pada tuba eustachius sering terjadi pada anak-anak. Peradangan tersebut memicu gangguan pada tuba eustachius dalam memproteksi telinga tengah sehingga kecenderungan terjadinya infeksi pada telinga tengah akan meningkat.

Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Menyebabkan Gendang Telinga Pecah

  • Tuba Eustachius yang Belum Sempurna

Tuba eustachius pada anak belum berkembang sempurna. Diameter tuba pada anak lebih kecil, sehingga menyebabkan sumbatan lebih sering terjadi. Seiring dengan perkembangan usia, tuba eustachius juga bertambah panjang dan sempit serta lebih mengarah ke tengah, jauh dari hidung bagian belakang. Hasilnya, fungsi tuba eustachius lebih baik melindungi area telinga tengah. Jadi dapat ditarik kesimpulan semakin bertambah usia, maka risiko terkena otitis media semakin berkurang.

  • Ukuran Adenoid yang Berbeda

Adenoid adalah organ di tenggorokan bagian atas yang berperan dalam kekebalan tubuh. Pada anak-anak, adenoid relatif lebih besar dibanding orang dewasa. Karena posisi adenoid berdekatan dengan muara tuba eustachius, akibatnya ukuran adenoid yang besar ini mengganggu terbukanya tuba eustachius.

  • Sistem Imun Anak yang Lemah

Faktor pertahanan tubuh anak yang masih belum berkembang pada tubuh bayi dan anak akan menyebabkan mereka mudah terserang berbagai penyakit. Salah satunya adalah  infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Penyakit ISPA yang berulang pada anak menimbulkan infeksi menyebar ke telinga tengah. Selain itu, adenoid dapat terinfeksi akibat ISPA lalu menyebar ke telinga tengah melalui tuba eustachius. Selain itu, karena kekebalan tubuhnya juga rendah maka bayi lebih rentan terserang mikroorganisme penyebab infeksi telinga.

Baca Juga: Ini 3 Pilihan Mengobati Otitis Media

Itulah penyebab otitis media yang lebih mudah menyerang anak. Kamu bisa berdiskusi dengan dokter di Halodoc untuk memahami pengobatan dan pencegahan otitis media. Kemudahan berdiskusi dengan dokter dapat kamu rasakan jika memiliki aplikasi Halodoc yang bisa kamu  download di Google Play atau App Store. Komunikasi bisa dilakukan via Chat atau Voice Call/Video Call kapan saja dan di mana saja.