Ini Alasan Pengidap Dermatitis Rentan Terkena Dermatographia

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Ini Alasan Pengidap Dermatitis Rentan Terkena Dermatographia

Halodoc, Jakarta - Penyakit yang muncul pada kulit umumnya menyebabkan sensasi gatal dan membuat tidak nyaman pengidapnya. Jika suatu hari kamu mengalami penyakit kulit yang menyebabkan pembengkakan berbentuk biduran setelah kamu menggoreskan sesuatu di atas kulitmu, maka kondisi ini menjadi pertanda penyakit dermatographia. Penyakit ini rentan menyerang anak-anak dan orang yang lebih muda. Namun, risiko menjadi lebih tinggi pada mereka yang mengidap dermatitis.

Dermatitis, umumnya disebut peradangan kulit adalah faktor utama seseorang alami dermatographia. Pasalnya dermatitis membuat kulit pengidapnya menjadi kering, yang mana ini juga merupakan kondisi yang dapat dengan mudah menyebabkan dermatographia. Ciri khas dari penyakit ini adalah kamu bisa seakan menulis pada kulitmu. Setelah adanya goresan, maka akan muncul biduran di atas kulit mengikuti bekas goresan tadi. 

Baca Juga: Kenali 4 Jenis Dermatitis dan Cara Mengatasinya 

Apa Saja Penyebab dari Dermatographia

Tidak hanya kondisi kulit super kering yang memicu munculnya dermatographia. Beberapa hal juga diduga mampu memicu terjadinya dermatographia. Mulai dari adanya riwayat alergi, stres, mengalami terlalu banyak gesekan akibat pakaian atau seprai, infeksi kulit, menjalankan pengobatan menggunakan penisilin, atau kerap melakukan olahraga yang menyebabkan kulit sering terkena gesekan. 

Tidak hanya itu, risiko juga semakin tinggi jika seseorang memiliki riwayat penyakit dermatitis sebelumnya, memiliki penyakit tiroid tertentu, atau memiliki kelainan saraf atau penyakit lain yang menyebabkan kulit menjadi mudah gatal.

Pada dasarnya dermatographia tidak menyebabkan gejala yang mengganggu. Jika kondisi yang dialami dibutuhkan pengobatan, maka kamu bisa memeriksakannya dengan dokter di rumah sakit. Tanpa perlu antre lama yang bikin buang waktu, buat janji dengan dokter kini kamu bisa lakukan melalui aplikasi Halodoc.

Apa Saja Pemeriksaan untuk Diagnosis Dermatographia?

Diagnosis dermatographia umumnya dilakukan melalui wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta tes kulit. Dokter menggunakan alat yang diletakkan dan diseret pada kulit untuk melihat apakah muncul reaksi seperti penyakit dermatographia pada umumnya. Biasanya reaksi yang terjadi dapat berupa garis merah disertai biduran yang dapat timbul dalam beberapa menit. Jika seseorang memiliki gejala seperti ini, maka dokter bisa melakukan beberapa jenis perawatan untuk menyembuhkannya.

Baca Juga: 5 Perawatan Kulit Kering yang Patut Dicoba

Apa Saja Pengobatan untuk Dermatographia?

Sebelumnya, penting diingat bahwa dermatographia masuk dalam kondisi ini tidak bisa disembuhkan. Namun, pengobatan atau perawatan dilakukan dengan tujuan meringankan gejala. 

Apabila setelah beberapa waktu pembengkakan pada kulit tidak hilang dengan sendirinya, dokter akan memberikan seperti obat antihistamin, seperti diphenhydramine, fexofenadine, atau cetirizine. Obat golongan antihistamin bekerja dengan cara menghambat produksi histamin di dalam tubuh. Tidak hanya itu, obat ini juga ampuh mengurangi rasa gatal pada biduran.

Adakah Langkah Mencegah Dermatographia?

Tidak ada pencegahan untuk dermatographia. Namun, terdapat cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan akibat penyakit ini, antara lain: 

  • Lindungi kulit dari iritasi;

  • Hindari penggunaan sabun yang menimbulkan reaksi keras pada kulit;

  • Jangan mengenakan pakaian yang terbuat dari bahan yang bersifat gatal, seperti wol. Sebagai gantinya, gunakan katun;

  • Hindari mandi air panas karena dapat memperburuk gejala;

  • Jangan menggaruk kulit secara berlebihan;

  • Jaga agar kulit selalu lembab dengan menggunakan minyak kelapa, lotion atau krim;

  • Upayakan agar tubuh tetap terhidrasi dengan minum banyak air putih;

  • Lakukan diet sehat dengan mengkonsumsi buah dan sayuran serta makanan yang rendah lemak;

  • Atasi gatal dengan kompres dingin, gel lidah buaya, atau air dingin.

Baca Juga: Ini Cara Atasi Kulit Kering dan Bersisik Akibat Eksim Atopik

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Diseases and Conditions. Dermatographia. 
Healthline. Diakses pada 2019. What Is Dermatographia?