Ini Frekuensi Berhubungan Intim bagi Pasangan yang Bahagia

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Ini Frekuensi Berhubungan Intim bagi Pasangan yang Bahagia

Halodoc, Jakarta – Seks tidak hanya menjadi proses reproduksi bagi pasangan suami istri setelah menikah. Melakukan hubungan intim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental seseorang. Bagi pasangan suami istri, terkadang menentukan frekuensi untuk melakukan hubungan intim cukup membingungkan. Kondisi stamina tubuh, padatnya jadwal pekerjaan, dan situasi lingkungan menjadi alasan hubungan intim tidak dilakukan secara rutin.

Baca juga: 6 Hal Ini Terjadi pada Tubuh Jika Tidak Berhubungan Intim

Menurut Paul Hokemeyer, seorang terapis pernikahan dan keluarga, tiap pasangan suami istri tentu berpikir bahwa pasangan lain memiliki frekuensi hubungan intim lebih sering. Padahal hubungan intim yang dilakukan oleh pasangan suami istri ditentukan dari usia pasangan dan usia pernikahan. Umumnya, pasangan suami istri melakukan hubungan intim selama satu minggu sekali.

Ketahui Manfaat Berhubungan Intim untuk Kamu dan Pasangan

Nyatanya, baik memiliki waktu yang berkualitas antara kamu dan pasangan. Kondisi ini meningkatkan keintiman serta kedekatan antara kamu dan pasangan. Apalagi jika kamu dan pasangan telah memasuki usia pernikahan yang cukup panjang, memiliki kesibukan yang cukup padat, dan jarang bertemu satu dengan yang lain.

Tidak ada salahnya untuk menjadwalkan rutin waktu berhubungan intim dengan pasangan sehingga dapat meningkatkan hubungan dan ikatan antara kamu dan pasangan. Selain hubungan yang menjadi harmonis, ketahui beberapa manfaat yang bisa dirasakan dengan rutin melakukan hubungan intim bersama pasangan.

1. Menghindari Gangguan Tidur

Melakukan hubungan intim membuat kamu dan pasangan terhindar dari masalah gangguan tidur. Umumnya, orang-orang lebih mudah tertidur setelah melakukan hubungan intim dengan pasangan. Hal ini disebabkan setelah mengalami orgasme, biasanya tubuh mengeluarkan hormon prolaktin yang membuat tubuh lebih nyaman dan mudah mengantuk.

2. Meningkatkan Fungsi Otak

Pasangan yang rutin melakukan hubungan intim mampu meningkatkan fungsi otak. Hal ini disebabkan saat berhubungan intim bagian otak banyak menghasilkan sel baru dan proses peradangan akan berkurang.

3. Membuat Hidup Lebih Berkualitas

Hubungan intim yang memuaskan juga dapat membuat kualitas hidup kamu lebih baik.

Baca juga: 7 Manfaat Hubungan Intim yang Mengejutkan

4. Mengurangi Rasa Sakit

Tidak hanya membuat pasangan bahagia, berhubungan intim juga mengurangi rasa sakit dan nyeri yang dirasakan pada beberapa bagian tubuh. Orgasm membantu untuk melancarkan aliran darah pada tubuh sehingga mampu menstimulasi aliran darah pada bagian tubuh yang terasa nyeri.

5. Menurunkan Tingkat Stres

Hubungan intim menjadi menyenangkan karena meningkatkan hormon dopamine dan endorphin yang dilepaskan ketika melakukan kegiatan ini. Selain dapat menyenangkan hati, kegiatan ini membantu untuk menurunkan tingkat stres yang dialami. Kualitas hidup juga menjadi lebih baik.

Jadi, Bagaimana Frekuensi Berhubungan Intim yang Baik?

Tidak ada yang bisa menentukan berapa banyak pasangan perlu melakukan hubungan intim. Kegiatan ini ditentukan oleh keinginan tiap pasangan dan kesepakatan bersama pasangan. Sebaiknya utamakan kualitas berhubungan intim kamu dan pasangan dibandingkan dengan frekuensi berhubungan intim yang kamu dan pasangan lakukan. 

Baca juga: Tidak Kalah dengan Kamasutra, Kenali Seks Tantra Ala India Kuno

Hubungan intim yang berkualitas membuat kamu dan pasangan merasakan manfaatnya dengan lebih optimal. Menurut riset dalam jurnal Social Psychology and Personality Space, pasangan yang melakukan hubungan intim lebih dari satu kali perminggu belum tentu lebih bahagia dibandingkan pasangan yang melakukan hubungan intim selama satu kali dalam seminggu.

Jadi, tidak ada salahnya untuk membicarakan waktu berhubungan intim yang baik dengan pasangan agar kamu dan pasangan bisa merasakan kebahagiaan yang sama.

Referensi:
Prevention. Diakses pada 2019. How Often Do Couples Have Sex?
Web MD. Diakses pada 2019. 10 Surprising Health Benefits of Sex