Intip Gaya Makan Pescatarian ala Ed Sheeran

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Intip Gaya Makan Pescatarian ala Ed Sheeran

Halodoc, Jakarta - Tahukah kamu jika Ed Sheeran mempunyai gaya hidup yang sedikit berbeda dengan kebanyakan orang? Pelantun lagu "Thinking out loud" tersebut tidak memakan semua daging hewan. Ed sheeran adalah seorang pescatarian, yaitu ketika seseorang hanya memakan daging yang berasal dari hewan-hewan di laut, terutama ikan. Gaya hidup tersebut menganut pola makan vegetarian dengan tambahan makanan laut, seperti udang, kerang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, pescatarian adalah orang yang makan ikan dan makanan laut, tetapi tidak makan sapi, ayam, babi, atau jenis daging lainnya. Selain itu, seorang pescatarian sama seperti vegetarian pada umumnya, yaitu mengonsumsi banyak tahu, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, susu, dan biji-bijian.

Baca Juga: Jenis Diet Vegetarian

Kelebihan dari Diet Pescatarian

Terdapat beberapa kelebihan yang dapat berpengaruh pada tubuh seseorang yang memilih untuk melakukan diet pescatarian, seperti juga Ed Sheeran yang selalu harus menjaga performanya di atas panggung. Berikut adalah beberapa kelebihan dari pescatarian:

  1. Lebih Menyehatkan

Terdapat banyak manfaat yang telah terbukti didapatkan dari diet nabati, termasuk menurunkan risiko obesitas dan penyakit kronis. Dengan begitu, penyakit parah, seperti penyakit jantung dan diabetes, dapat ditekan.

Selain itu, disebutkan bahwa wanita yang melakukan pescatarian mendapatkan penambahan berat badan sekitar 1,1 kilogram lebih sedikit setiap tahunnya dibandingkan yang makan daging. Pun, disebutkan bahwa seseorang yang melakukan diet pescatarian memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes, dibandingkan dengan orang yang memakan semua daging.

  1. Masalah Lingkungan

Memelihara ternak membutuhkan biaya lingkungan yang relatif tinggi. Selain itu, memelihara hewan ternak berkontribusi 15 persen dari seluruh emisi karbon buatan manusia. Sebaliknya, mengonsumsi ikan dan makanan laut meninggalkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan daging hewan lain. Disebutkan bahwa diet pemakan ikan menyebabkan 46 persen lebih sedikit emisi gas rumah kaca daripada diet orang yang makan setidaknya satu porsi daging sehari.

  1. Kaya Akan Asupan Omega-3

Mengonsumsi ikan adalah cara yang terbaik untuk mendapatkan asupan asam lemak omega-3. Beberapa makanan nabati, seperti kacang-kacangan, mengandung lemak omega-3, tetapi sulit untuk dikonversi menjadi eikosapentaenoat (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA) dalam tubuh. Namun, kandungan tersebut pada ikan, terutama ikan yang berminyak, kaya akan kandungan EPA dan DHA, serta mudah untuk dicerna. Kandungan tersebut baik untuk jantung, otak, dan suasana hati.

  1. Meningkatkan Asupan Protein

Tubuh manusia membutuhkan asupan protein agar tetap sehat, walaupun sebenarnya tidak banyak. Manusia hanya butuh sekitar 0,8 gram protein tiap 1 kilogram berat badannya tiap hari agar tetap produktif untuk menjalani hari. Maka dari itu, mungkin Ed Sheeran lebih memilih untuk mengonsumsi makanan laut, karena kandungan protein yang cukup untuk tubuh dan rendah lemak.

Baca Juga: Mau Sehat & Langsing? Perhatikan Cara Diet Vegetarian Ini!

Kekurangan dari Diet Pescatarian

Walau begitu, gaya hidup tersebut juga mempunyai beberapa kekurangan. Logam berat dan polutan pada ikan laut adalah suatu masalah global yang dapat memberi dampak pada tubuh kamu. 92 persen ikan laut yang dikonsumsi manusia, sebagian besar dari perikanan pesisir, dan berisiko terpapar kontaminasi.

Merkuri terdapat di atmosfer dan air. Maka dari itu, hampir semua ikan dapat menjadi sumber merkuri. Bagi kebanyakan orang, kandungan merkuri dalam ikan tidak berisiko. Namun, bagi wanita yang mempertimbangkan untuk hamil, wanita hamil, ibu menyusui, dan anak kecil untuk tidak makan ikan tertentu.

Baca Juga: Kunci Menjalani Diet Sehat yang Perlu Diketahui

Itulah pembahasan mengenai gaya hidup pescatarian ala Ed Sheeran. Jika kamu ingin tahu lebih jauh tentang hal tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!