26 October 2018

Kenalan dengan Fibromyalgia, Penyakit yang Dialami Lady Gaga

Halodoc, Jakarta – Fibromyalgia adalah penyakit kronis yang membuat pengidapnya mengalami rasa sakit di sekujur tubuh. Penyakit ini bisa dialami siapa saja, tapi lebih banyak terjadi pada wanita dengan kelompok usia 30 - 50 tahun. Penyanyi wanita ternama Lady Gaga, yang terkenal lewat lagunya Poker Face dan Bad Romance diketahui juga mengidap penyakit ini.

Penyebab fibromyalgia belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli menduga bahwa fibromyalgia terjadi karena faktor genetik, trauma fisik, trauma emosional, serta penyakit yang berhubungan dengan sendi, otot dan tulang (seperti lupus, reumatoid, artritis, dan osteoartritis). Stimulasi saraf yang berulang juga diduga dapat menyebabkan fibromyalgia.

Bagaimana Gejala Fibromyalgia?

Gejala utama fibromyalgia adalah nyeri pada tulang dan otot yang menjalar ke bagian dalam tubuh dari lokasi nyeri tersebut berasal. Nyeri ini berlangsung secara terus-menerus dengan tingkat keparahan yang berubah-ubah. Rasa sakit yang timbul bisa berupa nyeri tumpul atau sensasi terbakar seperti ditusuk-tusuk yang berlangsung selama 12 minggu.

Gejala lain yang mungkin dialami pengidap fibromyalgia adalah:

  • Tubuh sensitif terhadap rasa sakit. Sentuhan lembut bisa terasa sakit dan membutuhkan waktu lama untuk menghilang. Pengidap fibromyalgia sensitif terhadap hal lain seperti cahaya atau rasa makanan tertentu.

  • Sulit tidur sehingga pengidap fibromyalgia merasa letih walaupun sudah beristirahat cukup.

  • Kelelahan ekstrem sampai merasa tidak bertenaga sama sekali, sehingga memengaruhi aktivitas sehari-hari.

  • Sindrom iritasi usus besar yang membuat pengidap fibromyalgia mengalami sembelit atau diare.

  • Kepanasan atau kedinginan karena pengidap fibromyalgia tidak mampu mengatur suhu tubuh.

  • Gangguan kognitif seperti sulit berkonsentrasi atau mengingat sesuatu.

  • Sakit kepala.

  • Cemas dan depresi.

  • Kram perut.

  • Otot kaku.

Bagaimana Diagnosis dan Pengobatan Fibromyalgia?

Fibromyalgia termasuk penyakit yang sulit didiagnosa karena gejalanya mirip dengan penyakit lain. Maka itu, kamu perlu berbicara dengan dokter jika terus-menerus mengalami nyeri di beberapa bagian tubuh. Diagnosis fibromyalgia diawali dengan menanyakan gejala yang dialami. Jika tidak ditemukan adanya penyebab lain, dokter melakukan pemeriksaan lain (seperti tes darah dan foto rontgen) untuk memastikan diagnosis.

Fibromyalgia termasuk penyakit kronis yang tidak bisa disembuhkan. Tujuan pengobatan hanya untuk meringankan gejala yang dialami agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Penanganan fibromyalgia berbeda-beda tergantung pada kondisi yang dialami pengidapnya. Berikut ini penanganan yang biasa diberikan pada pengidap fibromyalgia:

  • Pemberian obat-obatan.  Misalnya obat pereda sakit (parasetamol atau tramadol), antidepresan (seperti fluoxetine) dan antikonvulsan. Obat relaksan otot, obat penenang dan obat tidur mungkin diberikan untuk meningkatkan kualitas tidur pengidap fibromyalgia.

  • Terapi psikologis seperti terapi perilaku kognitif (Cognitive Behavioural Therapy/CBT). Tindakan ini dilakukan untuk membantu pengidap fibromyalgia mengatasi stres yang dialami.

  • Terapi fisik untuk meringankan rasa sakit. Misalnya dengan terapi relaksasi atau berendam di air hangat.

Apakah Fibromyalgia Bisa Dicegah?

Penyebab fibromyalgia belum diketahui hingga saat ini, sehingga belum ada upaya pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.

Itulah fakta tentang fibromyalgia yang perlu diketahui. Jika kamu merasakan nyeri berlebih pada tubuh, segera berbicara dengan dokter Halodoc untuk mencari tahu penyebab dan mendapat penanganan yang tepat. Kamu bisa menghubungi dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja melalui fitur Contact Doctor via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca Juga: