
DAFTAR ISI
- Apa Itu Esomeprazole?
- Merek Dagang Esomeprazole
- Studi Terkait Esomeprazole
- Peringatan Sebelum Menggunakan Esomeprazole
- Dosis Esomeprazole
- Cara Menggunakan Esomeprazole
- Efek Samping Esomeprazole
- Interaksi Esomeprazole
- Kontraindikasi Esomeprazole
Perhatian Penting
1. Artikel ini bersifat edukasi dan ditujukan hanya untuk tenaga kesehatan.
2. Pasien tidak diperbolehkan menggunakan informasi ini untuk penggunaan mandiri.
3. Semua keputusan terapi harus berdasarkan pemeriksaan dokter.
Apa Itu Esomeprazole?
Esomeprazole adalah obat golongan penghambat pompa proton (PPI) yang efektif menurunkan produksi asam lambung. Obat ini umum digunakan untuk mengatasi berbagai masalah asam lambung, seperti penyakit asam lambung atau GERD, tukak lambung, dan kondisi terkait asam lambung lainnya.
- Golongan: Obat resep.
- Kategori: Penghambat pompa proton (PPI).
- Manfaat: Mengatasi penyakit asam lambung.
- Digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak.
- Esomeprazole untuk ibu hamil: Belum ada studi pada ibu hamil, pastikan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat.
- Esomeprazole untuk ibu menyusui: Jika sedang menyusui, jangan gunakan obat tanpa pengawasan dokter.
- Bentuk obat: Tablet.
Merek Dagang Esomeprazole
Esomeprazole tersedia dalam beberapa merek dagang dan bentuk dosis yang berbeda, berikut ini pilihannya:
- Esomeprazole 20 mg 10 Tablet. Digunakan untuk mengobati kondisi yang disebabkan oleh kesamaan berlebih di lambung, termasuk penyakit GERD, tukak lambung, serta untuk mencegah tukak stres pada pasien yang sakit parah.
- Esomeprazole 40 mg 10 Tablet. Dapat pula digunakan untuk mengobati kondisi asam lambung berlebihan dan mengandung dosis esomeprazole 40 mg.
- Nexium Mups 40 mg 7 Tablet. Digunakan untuk mengatasi kondisi asam berlebihan pada lambung.
- Nexium 10 mg 1 Sachet. Digunakan untuk penyakit refluks gastroesofagus atau GERD dan mengobati gejala simtomatik GERD. Berbentuk bubuk yang dapat dilarutkan pada minuman.
- Ezol 40 mg 7 Tablet. Digunakan sebagai obat pada kondisi asam lambung berlebihan dan mencegah tukak stres pada pasien yang sakit parah.
Selain obat di atas, Ini 7 Rekomendasi Obat Asam Lambung yang Ampuh di Apotek.
Studi Terkait Esomeprazole
Dovepress menerbitkan sebuah riset terkait kandungan esomaprazole sebagai obat GERD, hasil penelitian menunjukkan:
- Penggunaan esomeprazole dapat membantu meningkatkan kualitas hidup terkait kesehatan.
- Untuk GERD, esomeprazole 20 mg lebih baik dibandingkan plasebo.
- Lebih efektif menjaga penyembuhan GERD erosif.
- Memberikan tingkat penyembuhan GERD erosif lebih tinggi.
Peringatan Sebelum Menggunakan Esomeprazole
Sebelum menggunakan esomeprazole, konsultasikan dengan dokter jika memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Osteoporosis: Penggunaan PPI jangka panjang dapat meningkatkan risiko patah tulang pinggul, pergelangan tangan, atau tulang belakang.
- Hipomagnesemia: Penggunaan PPI jangka panjang dapat menyebabkan kadar magnesium rendah dalam darah.
- Infeksi clostridium difficile: PPI dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri C. difficile di usus.
- Lupus eritematosus kutaneus subakut (SCLE): Penggunaan PPI dapat meningkatkan risiko SCLE, reaksi autoimun yang memengaruhi kulit.
- Kehamilan dan menyusui: Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan esomeprazole jika sedang hamil atau menyusui.
Ketahui bagaimana GERD bisa Sebabkan Sakit Tenggorokan, Ini Penjelasannya.
Dosis Esomeprazole
Dosis esomeprazole bervariasi tergantung pada kondisi yang diobati dan respons individu terhadap pengobatan.
Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk yang tertera pada kemasan obat. Berikut dosis umum esomeprazole untuk beberapa kondisi:
Dosis tablet:
- Dewasa: 20-40 mg per hari selama 4 minggu. Tidak lebih dari 4 minggu.
Dosis sachet:
- Dewasa: 2 sachet atau 4 sachet, 1 kali sehari.
- Anak usia >12 tahun: 2 sachet atau 4 sachet, 1 kali sehari.
- Anak usia 1-11 tahun: 1 – 2 sachet, 1 kali sehari.
Cara Menggunakan Esomeprazole
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari esomeprazole, perhatikan cara penggunaan yang benar:
- Ikuti anjuran dokter: Dosis dan durasi pengobatan harus sesuai dengan rekomendasi dokter.
- Minum sebelum makan: Konsumsi esomeprazole 30-60 menit sebelum makan, terutama sarapan.
- Telan utuh: Jangan menghancurkan atau mengunyah tablet/kapsul.
- Konsisten: Minum obat pada waktu yang sama setiap hari untuk menjaga kadar obat dalam tubuh tetap stabil.
- Jangan melebihi dosis: Mengonsumsi esomeprazole lebih dari dosis yang dianjurkan tidak akan mempercepat penyembuhan dan justru dapat meningkatkan risiko efek samping.
Efek Samping Esomeprazole
Seperti obat-obatan lain, esomeprazole dapat menyebabkan efek samping. Efek samping yang umum terjadi biasanya ringan dan bersifat sementara, seperti:
- Sakit kepala.
- Diare.
- Mual.
- Sakit perut.
- Kembung.
- Mulut kering.
Efek samping yang lebih serius tetapi jarang terjadi, antara lain:
- Reaksi alergi (ruam, gatal-gatal, bengkak pada wajah/lidah/tenggorokan, kesulitan bernapas).
- Nyeri dada.
- Detak jantung tidak teratur.
- Kejang.
- Kram otot atau kelemahan.
- Gejala kekurangan vitamin B12 (misalnya, kesemutan, mati rasa).
Jangan anggap sepele, Ini Ciri-Ciri Asam Lambung yang Parah dan Perawatannya.
Interaksi Esomeprazole
Beberapa contoh obat yang dapat berinteraksi dengan esomeprazole meliputi:
- Clopidogrel: Esomeprazole dapat mengurangi efektivitas clopidogrel, obat pengencer darah.
- Digoxin: Esomeprazole dapat meningkatkan kadar digoxin dalam darah.
- Methotrexate: Esomeprazole dapat meningkatkan risiko efek samping methotrexate.
- Obat antijamur (misalnya, ketoconazole, itraconazole): Esomeprazole dapat mengurangi penyerapan obat antijamur ini.
- Warfarin: Esomeprazole dapat memengaruhi efek antikoagulan warfarin.
Kontraindikasi Esomeprazole
Esomeprazole tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi:
- Alergi terhadap esomeprazole.
- Alergi terhadap golongan proton-pump inhibitor (PPI).
- Penggunaan pada anak harus sesuai usia dan indikasi.
- Digunakan bersamaan dengan nelfinavir.
Meskipun umumnya aman dan efektif, penggunaan esomeprazole tetap perlu digunakan sesuai anjuran dokter spesialis penyakit dalam atau petunjuk penggunaan, terutama pada pasien dengan penyakit tertentu atau yang sedang mengonsumsi obat lain.
Tak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.
Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.
Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!



