Gonore

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Gonore

Gonore atau yang disebut juga dengan kencing nanah adalah suatu penyakit menular seksual yang umum dan disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria Gonorrhoeae atau Gonococcus. Bakteri tersebut berbahaya karena dapat menyerang bagian dubur, serviks (leher rahim), uretra (saluran kencing dan sperma), mata, dan tenggorokan.

Gonore paling sering menular melalui hubungan seks, seperti melakukan seks oral atau anal, menggunakan mainan seks yang terkontaminasi, dan berhubungan seks tanpa menggunakan kondom atau tidak dilapisi dengan kondom baru tiap digunakan. Selain itu, ibu yang terinfeksi penyakit menular seksual ini juga bisa menularkannya pada bayi saat melahirkannya. Pada bayi, gonore paling sering menyerang mata.

Baca juga: Penyebab Infeksi Gonore Menyerang Mata Bayi

 

Faktor Risiko Gonore

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena infeksi gonore, antara lain:

  • Berusia muda.

  • Memiliki banyak pasangan seks.

  • Berhubungan seksual dengan pasangan yang memiliki banyak pasangan seksual.

  • Memiliki infeksi menular seksual lainnya.

  • Pernah terdiagnosis oleh gonore sebelumnya.

 

Penyebab Gonore

Penyebab penyakit gonore adalah bakteri Neisseria Gonorrhoeae yang biasanya ditemukan di cairan penis dan alat vital wanita dari orang yang terkena infeksi tersebut. Itulah mengapa bakteri tersebut bisa menyebar dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seksual.

Baca juga: Bisakah Tertular Gonore Melalui Ciuman?

 

Gejala Gonore

Dalam banyak kasus, infeksi gonore sering tidak menimbulkan gejala. Itulah sebabnya pengidap gonore sering tidak menyadari bahwa dirinya sudah terinfeksi. Namun, bila menimbulkan gejala, umumnya, gonore ditandai dengan rasa sakit atau nyeri saat buang air kecil dan keluarnya cairan kental berwarna kuning atau hijau dari vagina atau penis. Itulah mengapa penyakit ini dikenal jugadengan sebutan kencing nanah.

Baca juga: Sering Diabaikan, Sembelit Bisa Jadi Pertanda Gonore

 

Diagnosis Gonore

Untuk mendeteksi bakter gonore di dalam tubuh pengidap, dokter akan menganalisis sampel sel. Sampel tersebut bisa didapati dari:

  • Tes Urine. Pemeriksaan ini dapat membantu untuk mengidentifikasi bakteri di uretra pengidap.

  • Tes Darah. Tes ini bertujuan untuk mengetahui apakah infeksi sudah menyebar ke dalam darah.

  • Untuk wanita, sekarang ini sudah terdapat alat tes untuk gonore yang bisa dilakukan di rumah. Alat tes rumah tersebut untuk mengambil sampel di vagina untuk dikirim ke lab khusus untuk pengujian.

 

Komplikasi Gonore

Ada banyak komplikasi serius yang bisa disebabkan oleh gonore. Pada wanita, gonore bisa menyebabkan komplikasi berupa:

  • Penyakit radang panggul.

  • Nyeri panggul kronis.

  • Infertilitas.

  • Kehamilan ektopik, yaitu embrio menempel di luar rahim saat sedang hamil.

Sedangkan pada pria, gonore bisa menyebabkan komplikasi berupa:

  • Epididimitis, yaitu radang epididymis yang mengontrol produksi sperma.

  • Infertilitas.

 

Pengobatan Gonore

Setelah hasil tes menunjukkan positif terdapat infeksi gonore, dokter biasanya akan memberikan suntikan antibiotik (ceftriaxone) dan obat oral (azitromisin) pada pengidap dan pasangannya. Pengidap juga dianjurkan untuk ridak melakukan hubungan seksual dulu untuk sementara sampai perawatan selesai. Hal ini karena masih ada risiko terjadinya komplikasi atau penyebaran infeksi. Selain itu, dokter juga akan menyarankan pengidap untuk kembali melakukan pemeriksaan setelah satu sampai dua minggu untuk memastikan bakteri gonore telah hilang sepenuhnya.

 

Pencegahan Gonore

Untuk mencegah gonore datang kembali, sebaiknya terapkan seks yang aman dan setia pada satu pasangan (tidak bergonti-ganti pasangan), tidak melakukan hubungan seksual di luar nikah, dan gunakan kondom jika melakukan hubungan seks.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Kamu sebaiknya berbicara dengan dokter bila memiliki pasangan seksual yang terkena gonore atau bila kamu mengalami gejala infeksi gonore yang mengganggu, seperti sensasi terbakar saat buang air kecil atau keluar cairan seperti nanah dari alat kelamin.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2019. Gonorrhea: Symptoms, treatment, and causes.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Gonorrhea - Symptoms and causes.

Diperbarui pada 9 September 2019