
DAFTAR ISI
- Apa Itu Itraconazole?
- Merek Dagang Itraconazole
- Studi Terkait Itraconazole
- Peringatan Sebelum Menggunakan Itraconazole
- Dosis Itraconazole
- Cara Menggunakan Itraconazole
- Efek Samping Itraconazole
- Interaksi Itraconazole
- Kontraindikasi Itraconazole
Apa Itu Itraconazole?
Itraconazole adalah obat antijamur untuk mengatasi berbagai infeksi jamur, baik yang menyerang kulit, kuku, maupun organ dalam tubuh. Obat ini bekerja dengan menghambat pembentukan ergosterol, yaitu komponen penting pada membran sel jamur, sehingga pertumbuhan jamur terhenti dan jamur mati secara bertahap.
Itraconazole sering diresepkan untuk infeksi jamur yang cukup berat atau yang tidak membaik dengan obat antijamur topikal (oles).
- Golongan: Obat resep.
- Kategori: Anti jamur.
- Manfaat: Mengatasi berbagai infeksi jamur.
- Digunakan oleh: Dewasa
- Itraconazole untuk ibu hamil: Sebaiknya berkonsultasi pada dokter untuk memastikan keamanan dan dosis yang tepat.
- Itraconazole untuk ibu menyusui: Obat dapat terserap ke dalam ASI, gunakan obat hanya atas anjuran dan pengawasan dokter.
- Bentuk obat: Kapsul.
Merek Dagang Itraconazole
Itraconazole tersedia dalam berbagai merek dagang, antara lain:
- Itzol Kapsul 100 mg. Merupakan obat antifungal yang efektif dalam mengatasi berbagai infeksi jamur, khususnya pada kasus di mana agen anti jamur lain tidak lagi efektif atau tidak dapat ditoleransi.
- Itraconazole 100 mg 10 Kapsul. Obat antifungi golongan triazol dengan spektrum luas dan efektif dalam mengatasi berbagai infeksi jamur.
- Spyrocon 100 mg 4 Kapsul. Diindikasikan untuk pengobatan berbagai infeksi jamur sistemik yang serius.
- Sporanox Kapsul 100 mg. Digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi jamur termasuk infeksi jamur pada area vagina.
- Trachon Kapsul. Obat antifungal untuk mengatasi infeksi jamur dan berbagai infeksi jamur yang tidak lagi efektif diobati dengan pengobatan lain.
Selain obat diatas, ini 5 Rekomendasi Obat untuk Mengatasi Infeksi Jamur.
Studi Terkait Itraconazole
Sebuah studi diterbitkan pada StatPearls terkait kandungan itraconazole, hasil penelitian klinis menunjukkan:
- Itraconazole adalah obat untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan jamur.
- Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa itraconazole memiliki spektrum luas, namun penggunaannya harus tepat (baik dosis maupun durasi) untuk mencegah resistensi jamur serta efek samping serius.
Ini 6 Cara Efektif Mengatasi Infeksi Jamur pada Vagina.
Peringatan Sebelum Menggunakan Itraconazole
Sebelum menggunakan itraconazole, perhatikan hal-hal berikut:
- Beri tahu dokter jika memiliki riwayat penyakit hati.
- Hati-hati pada pasien dengan gagal jantung,
- Informasikan jika sedang hamil atau menyusui,
- Sampaikan semua obat yang sedang dikonsumsi, termasuk obat herbal atau suplemen.
- Tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang tanpa pemantauan dokter.
Dosis Itraconazole
Dosis itraconazole ditentukan berdasarkan jenis dan tingkat keparahan infeksi, antara lain:
- Dosis kandidiasis: 1-2 kapsul, 1 kali sehari selama 3-7 minggu.
- Dosis kasus invasif: 1-2 kapsul, 2 kali sehari.
- Dosis sporotrikosis: 1 kapsul, 1 kali sehari selama 3 bulan.
- Dosis kandidiasis vaginal: 2 kapsul, 2 kali sehari selama 1 hari.
- Dosis tinea corporis: 1 kapsul, 1 kali sehari selama 15 hari.
- Dosis tinea pedis: 1 kapsul, 1 kali sehari, selama 30 hari.
Cara Menggunakan Itraconazole
Agar obat bekerja optimal, kamu perlu menggunakan itraconazole dengan cara berikut:
- Minum itraconazole setelah makan.
- Telan kapsul utuh dengan air.
- Minum obat pada waktu yang sama setiap hari.
- Jangan menghentikan obat meski gejala membaik, kecuali atas anjuran dokter.
- Jika lupa minum obat, segera konsumsi jika belum mendekati jadwal berikutnya.
Efek Samping Itraconazole
Efek samping itraconazole dapat terjadi sesuai dengan masing-masing individu. Namun, efek samping yang dapat terjadi antara lain:
- Mual muntah, atau nyeri perut.
- Sakit kepala.
- Pusing.
- Diare atau sembelit.
- Ruam kulit.
Interaksi Itraconazole
Itraconazole dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain, seperti:
- Obat penurun kolesterol (statin tertentu).
- Obat jantung.
- Obat penenang.
- Antasida (dapat menurunkan penyerapan itraconazole).
Penggunaan bersamaan dapat meningkatkan risiko efek samping atau menurunkan efektivitas obat.
Waspadai, Infeksi Jamur Dapat Sebabkan Mulut Kering jangan anggap sepele.
Kontraindikasi Itraconazole
Itraconazole tidak boleh atau tidak dianjurkan digunakan pada:
- Pasien dengan alergi terhadap itraconazole atau obat sejenis.
- Pasien dengan gagal jantung kongestif.
- Pasien dengan gangguan hati berat.
- Penggunaan bersamaan dengan obat tertentu yang berisiko fatal.
Meskipun efektif, penggunaan itraconazole harus dilakukan dengan dosis yang tepat, durasi yang sesuai, serta pengawasan dokter.
Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit di Halodoc. Penggunaan yang tepat akan membantu meningkatkan keberhasilan terapi sekaligus meminimalkan risiko efek samping.
Tak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.
Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.
Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!



