Mata Kering

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Mata Kering

Mata kering atau dalam dunia medis yang disebut dengan dry eye syndrome merupakan kondisi ketika permukaan kornea dan konjungtiva mengalami kekeringan. Kondisi ini ditandai dengan ketidakstabilan produksi dari lapisan air mata. Pengidap mata kering umumnya sering merasakan keluhan berupa sensasi gatal, atau mata terasa seperti berpasir.

 

Faktor Risiko Mata Kering

Terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya mata kering. Contohnya:

  • Pola makan yang keliru sehingga tubuh kekurangan vitamin A.

  • Memakai lensa kontak.

  • Berusia di atas 50 tahun, produksi air mata akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia.

  • Perubahan pada hormonan, umumnya terjadi pada wanita karena pengunaan pil KB, hamil, atau menopause.

  • Penyakit sistemik.

  • Konsumsi obat-obatan tertentu.

  • Efek samping operasi refraktif mata.

  • Kondisi lingkungan (AC, polusi, atau udara panas).

Baca juga: Mata Kering Sebabkan Ulkus Kornea, Ini Alasannya

 

Penyebab Mata Kering

Mata kering bisa disebabkan oleh beberapa penyebab. Contohnya penyakit yang mengganggu komponen lemak air mata seperti blefaritis menahun, distikiasis. Kemudian gangguan kelenjar air mata, seperti sindrom Sjogren, alacrimia kongenital, obat-obat diuretik, atropin, dan faktor usia yang tua juga bisa menyebabkan sindrom mata kering.

 

Gejala Mata Kering

Pengidap mata kering umumnya mengeluhkan mata gatal, berpasir, nyeri, silau, dengan atau tanpa penglihatan yang kabur.  Di samping itu, mata umumnya mudah merah dan sering mengeluarkan kotoran. Gejala lainnya pada mata juga didapatkan sekresi mukus yang berlebihan, kesulitan menggerakkan kelopak mata, dan adanya erosi kornea.

Mata kering juga bisa menimbulkan gejala lain. Misalnya mata merah dan terasa panas, mata terasa cepat lelah, adanya lendir di dalam atau sekitar mata, hingga memburamnya penglihatan.

 

Diagnosis Mata Kering

Diagnosis mata kering dapat ditegakkan melalui anamnesis gejala klinis yang lengkap tentang keluhan pasien, usia, pekerjaan, penyakit serta pemakaian obat-obatan yang mungkin dapat menjadi penyebab. Pemeriksaan klinis segmen anterior mata termasuk kelopak, sistem lakrimal, konjungtiva, epitel kornea, serta tekanan intraokuler.

Selain pemeriksaan tersebut, ada pula pemeriksaan lainnya yang mungkin akan dilakukan dokter. Misalnya pemeriksaan tes Schirmer. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai fungsi air mata, baik secara kualitas maupun kuantitas. Ada juga pemeriksaan lainnya seperti tes zat warna rose Bengal konjungtiva, dan tes film break up time yang mungkin akan dilakukan.

 Baca juga: Waspada, Mata Kering Dapat Sebabkan Sakit Kepala

 

 Komplikasi Mata Kering

Kondisi mata kering yang dibiarkan tanpa penanganan, tentunya akan menimbulkan masalah lainnya. Berikut komplikasi yang mungkin disebabkan oleh mata kering.

  • Infeksi mata. Air mata memiliki fungsi untuk melindungi permukaan mata dari infeksi. Tanpa air mata yang cukup, mata akan lebih mudah mengalami infeksi.

  • Kerusakan pada permukaan mata. Kondisi mata kering yang terbilang parah bisa menyebabkan peradangan pada mata, abrasi permukaan kornea, ulkus kornea, dan masalah penglihatan.

  • Kualitas hidup menurun. Mata kering pastinya akan menyulitkan pengidapnya untuk berkaktivitas sehari-hari, seperti membaca contoh kecilnya.

 

Pengobatan Mata Kering

Penanganan untuk mata kering harus berdasarkan penyebabnya, berikut yang bisa dilakukan yaitu:

  • Pemberian air mata buatan bila penyebabnya adalah kurangnya komponen air.

  • Pemberian lensa kontak apabila komponen mucus yang kurang.

  • Penutupan punctum lakrimalis bila terjadi penguapan yang berlebihan.

 Baca juga: Waspada, Ini Akibat pada Mata ketika Memakai Lensa Kontak Sembarangan

 

Pencegahan Mata Kering

Terdapat beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya mata kering, antara lain:

  • Menggunakan kaca mata pelindung disaat cuaca berangin.

  • Hindari asap ataupun polusi udara.

  • Istirahatkan mata.

  • Teteskan air mata buatan.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu saat ini mengalami mata kering dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, segera hubungi dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat, sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan.

 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Disease and Conditions. Dry Eyes.

Diperbarui pada 13 September 2019