Rabies

Pengertian

Penyakit rabies biasa dikenal dengan penyakit anjing gila yang merupakan penyakit serius dengan menyerang otak dan sistem saraf Anda. Penyakit rabies ini cenderung sebagai penyakit mematikan yang perlu penanganan secepatnya.

Gejala

Virus rabies memakan waktu untuk berinkubasi yang bervaiasi, mulai dari dua minggu hingga tiga bulan. Masa inkubasi tersebut adalah jarak waktu ketika virus pertama kali masuk pada tubuh manusia sampai timbulnya gejala-gejala awal, seperti:
- Tubuh terasa sangat lelah dan dingin
- Sakit pada tenggorokan
- Timbulnya rasa gelisah, bingung dan mudah marah
- Mual
- Adanya rasa sakit dan kesemutan di area yang terinfeksi
- Hilangnya nafsu makan

Selain gejala awal, Anda pun perlu memerhatikan gejala lanjutan rabies, diantaranya yaitu:
- Perilaku berubah menjadi hiperaktif
- Berperilaku agresif
- Terlihat rasa gelisah dan sering mengamuk
- Adanya demam tinggi
- Mengeluarkan keringat yang berlebihan

Sedangkan gejala rabies pada hewan khususnya anjing berupa 3 tahapan:
1. Tahap Pertama: anjing akan terlihat tidak mau makan dengan disertai perliaku jinak terhadap orang yang tidak dikenalinya.
2. Tahap Kedua: tahap ini biasa disebut dengan “anjing gila” yang berlangsung selama 2-4 hari dan perilaku anjing yang agresif.
3. Tahap Ketiga: tahap ini merupakan tahap lumpuh dan anjing akan terlihat mengeluarkan busa dari mulutnya sehingga berujung pada kematian.

Penyebab

Penyakit rabies umumnya disebabkan oleh virus lyssaviruses yang bisa ditularkan pada manusia melalui hewan yang sebelumnya pernah terjangkit penyakit tersebut.

Seseorang bisa terjangkit rabies jika air liur dari hewan yang terkena rabies masuk kedalam tubuhnya melalui gigitan. Beberapa kasus rabies, biasanya seseorang terjangkit karena adanya luka di tubuhnya yang terjilat oleh hewat tersebut yang terinfeksi.

Pengobatan

Pada umumnya penanganan rabies tergantung pada status penyakitnya. Rabies yang belum menunjukkan gejala, akan mendapatkan rangkaian pengobatan yang disebut profilaksis pasca pajanan untuk mencegah virus berkembang pada tahap gejala.

Anda tentunya akan menerima empat kali suntikan vaksin rabies jika belum pernah divaksinasi sebelumnya. Dua suntikan biasanya diberikan langsung setelah terkena gigitan, sedangkan sisanya masing-masing diberikan pada hari ke 7 dan 21.

Efek samping vaksin rabies pun biasanya akan timbul rasa sakit, bengkak, serta warna kemerahan pada bagian yang telah disuntik. Efeknya pun tidak berlangsung lama, sekitar 1-2 hari setelah disuntik vaksin rabies.

Jika rabies terlambat untuk ditangani bahkan sudah masuk kedalam tahap munculnya gejala, maka rabies sudah tak dapat diobati dan risiko kehilangan nyawa pun akan mengintai.

Pencegahan

Pemberian vaksin rabiest pun bisa berfungsi sebagai pencegahan yang baiknya diberikan kepada:
- Dokter hewan
- Petugas laboratorium yang menangani sampel virus rabies
- Para pecinta alam yang menjelajahi hutan dan gua
- Orang yang tinggal di wilayah yang rawan akan rabies
- Pengurus kebun binatang

Pencegahan lainnya dapat dilakukan agar penyakit rabies tidak menyebar, diantaranya yaitu: 
- Tidak menyentuh bangkai hewan liar
- Penyuntikan vaksin rabies pada hewan peliharaan
- Menghindari risiko digigit dengan tidak mendekati atau menyentuhnya
- Mengajari anak-anak mengenai bahaya rabies dan cara mencegahnya