26 April 2018

Ketahui Ciri-Ciri Asma pada Anak yang Sering Diabaikan Orangtua

Ketahui Ciri-Ciri Asma pada Anak yang Sering Diabaikan Orangtua

Halodoc, Jakarta – Asma adalah kondisi peradangan dan penyempitan saluran pernapasan yang membuat seseorang mengalami sesak napas. Penyakit asma tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga bisa diidap oleh anak-anak. Pada umumnya, anak yang paling rentan mengalami asma adalah anak yang berusia lima tahun. Bagi pengidap asma, obat-obatan dan juga pencegahan pemicu asma perlu dipersiapkan di rumah. Terutama untuk menangani asma pada anak, asma berat, atau asma yang sering kambuh.

Asma pada anak-anak memiliki kondisi yang perlu ditangani secara berbeda terhadap tiap usianya. Hal ini dikarenakan, ciri asma pada anak tidak sama, dan gejala ini bisa bervariasi. Maka dari itu, penting untuk mengenali kondisi mendetail terhadap tiap anak yang mengidap penyakit asma.

Asma yang terjadi pada anak tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti bermain, olahraga, sekolah, dan tidur. Bahkan pada beberapa kasus, asma yang tidak ditangani dengan terapi yang baik dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, kamu sebagai orang tua perlu mengetahui ciri asma pada anak, agar bisa segera mengatasinya bila sewaktu-waktu kambuh.  Berikut ini 6 ciri asma pada anak yang harus kamu kenali:

Batuk Terutama Saat Malam Hari

Seringnya batuk setiap malam bisa mengindikasikan bahwa Si Kecil mengalami asma. Batuk saat malam hari bisa jadi disebabkan oleh udara yang lebih dingin saat malam hari, dibandingkan dengan siang hari. Selain itu, ciri asma pada anak bisa juga ditandai dengan anak yang sering batuk saat bermain dan tertawa atau menangis.

Gangguan Tidur

Anak yang mengalami asma biasanya akan mengalami gangguan tidur yang ditandai dengan sesak napas yang biasanya bertambah berat atau bertambah parah saat malam hari.

Mengi Saat Mengeluarkan Nafas (Wheezing)

Ciri asma pada anak yang juga bisa kamu kenali, yakni bila anak kamu mengalami mengi saat mengeluarkan nafas. Kondisi ini terjadi disebabkan karena penyempitan saluran pernapasan akibat dari peradangan saluran pernapasan pada pengidap asma.

Anak Lebih Cepat Lelah

Cepat mengalami kelelahan di sela-sela aktivitasnya bisa menjadi ciri asma pada anak. Penyebab kelelahan ini adalah terganggunya tidur anak pada malam hari akibat gejala sesak napas yang muncul. Menurunnya kualitas tidur ini menjadi penyebab energi anak cepat berkurang saat beraktivitas.

(Baca juga: 6 Penyebab & Atasi Asma Pada Anak)

Anak Lebih Malas Beraktivitas

Biasanya hal ini terjadi disebabkan karena anak terlalu lelah, sehingga memicu munculnya sesak napas atau serangan asma. Kondisi ini membuat anak bisa menjadi takut untuk kembali melakukan banyak aktivitas fisik.

Melalui penjabaran di atas, kamu sebagai orangtua bisa lebih berhati-hati dan bisa segera memberikan penanganan awal bila anak mengalami asma. Bila tak kunjung membaik, segera tanyakan pada dokter agar anak langsung mendapatkan penanganan yang tepat dan terhindar dari berbagai risiko. Jadi, sangat penting untuk mendiagnosis secara dini agar anak kamu bisa mendapat terapi lebih awal.

Dokter anak kamu akan memberikan obat – baik untuk meredakan maupun mengontrol gejala asma agar tidak kambuh lagi. Bila Si Kecil masih berumur di bawah lima tahun, biasanya dokter akan memberikan pengobatan seperti penguapan dengan atau tanpa obat (nebulisasi).

Bila kamu masih memiliki pertanyaan seputar ciri asma pada anak, kamu bisa menanyakan pada dokter yang ada di Halodoc. Di aplikasi Halodoc, kamu bisa memilih dokter anak yang ingin kamu ajak bicara melalui pilihan komunikasi Chat, Voice/Video Call pada layanan Contact Doctor.

Sementara bila ingin membeli kebutuhan medis seperti obat atau vitamin bisa menggunakan layanan Pharmacy Delivery yang akan mengantarkan pesananmu ke tempat tujuan dalam waktu tidak lebih dari satu jam. Halodoc juga melengkapi fiturnya dengan layanan Lab Service yang bisa membantu kamu melakukan pemeriksaan darah dan juga menentukan jadwal, lokasi, dan petugas lab yang akan datang ke lokasi tujuan. Hasil lab bisa dilihat langsung pada aplikasi layanan kesehatan Halodoc. Tak perlu ragu lagi ayo download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga.

(Baca juga: Kenali 5 Penyebab Kambuhnya Asma)