Ketahui Langkah-Langkah Diagnosis Penyakit Chagas

penyakit chagas, gigitan serangga, American trypanosomiasis

Halodoc, Jakarta - American trypanosomiasis merupakan nama lain dari penyakit chagas. Penyakit ini merupakan suatu infeksi yang lebih sering dialami oleh anak-anak ketimbang orang dewasa. Jika gejala diketahui dan penanganan tidak segera diatasi, penyakit ini akan memicu masalah kesehatan lain yang serius pada jantung dan pencernaan.

Baca juga: Awas, 4 Penyakit Ini Disebabkan Gigitan Nyamuk

Apa Itu Penyakit Chagas?

Penyakit chagas akan menyebar melalui gigitan serangga bernama kissing bug atau Triatomine di malam hari. Nah, dengan gigitan serangga yang bernama Triatomine, parasit Trypanosoma cruzi akan menyebar. Kemudian dari parasit ini, penyakit chagas muncul.

Apa Saja Gejala yang Akan Muncul?

Penyakit chagas mempunyai gejala umum, yaitu pembengkakan pada kelopak mata. Selain itu, segala yang akan muncul pada pengidap penyakit ini, antara lain sakit kepala, ruam pada kulit, pembengkakan pada hati atau limpa, kehilangan nafsu makan, nyeri otot, cepat merasa lelah, serta mual, muntah, dan diare. Kemudian, akan muncul juga benjolan-benjolan akibat pembengkakan pada kelenjar dalam tubuh.

Seseorang yang terinfeksi akan membutuhkan waktu 3 hari sampai 4 bulan sebelum gejala muncul. Tidak main-main, gejala penyakit chagas akan muncul dan bertahan pada tubuh selama beberapa minggu hingga beberapa bulan. Untuk itu diperlukan penanganan yang tepat, karena gejala yang dibiarkan bisa saja mengakibatkan peradangan pada otot jantung dan peradangan pada selaput jantung.

Baca juga: Bikin Ganggu, Ini Daftar Penyakit Akibat Nyamuk

Apa Penyebab Terjadinya Penyakit Chagas?

Penyakit ini akan menyebar dengan parasit Trypanosoma cruzi yang ditularkan melalui gigitan serangga yang bernama Triatomine. Selain gigitan serangga, penularan penyakit ini dapat melalui:

  • Hewan peliharaan yang telah terinfeksi.
  • Seseorang yang bekerja di laboratorium yang terkena eksposur parasit tersebut.
  • Seseorang yang mendapatkan transfusi darah dari orang yang telah terinfeksi.
  • Seseorang yang melakukan transplantasi organ dengan orang yang telah terinfeksi.
  • Seseorang yang suka mengonsumsi makanan mentah. Makanan ini bisa saja telah terkontaminasi feses serangga yang telah terinfeksi Trypanosoma cruzi.

Ini Langkah-langkah Diagnosis Penyakit Chagas

Jika kamu mencurigai adanya infeksi ini, biasanya dokter akan menjalankan serangkaian tes guna melihat respon tubuh terhadap infeksi. Tes-tes tersebut, diantaranya:

  • USG jantung guna melihat kerja jantung dalam memompa darah, menggunakan gelombang suara.
  • Endoskopi atau teropong guna melihat dengan jelas apakah terdapat kelainan pada saluran pencernaan.
  • Tes rekam jantung atau tes EKG yang dilakukan guna memeriksa aktivitas listrik jantung.
  • Foto rontgen dada guna melihat kondisi jantung dan paru-paru, dengan bantuan sinar-X.

Upaya pencegahan pun bisa dilakukan dengan beberapa hal, seperti memasang kelambu di tempat tinggi untuk melindungi tubuh saat tidur dari gigitan serangga, selalu menjaga kebersihan makanan yang kamu konsumsi, menjaga kebersihan tempat penyimpanan makanan, dan menggunakan losion anti-nyamuk. Selain itu, jika kamu adalah seorang ibu hamil, jangan lupa untuk selalu memeriksakan kehamilan secara rutin.

Baca juga: Gigitan Kutu Bisa Tahan Bertahun-tahun?

Jika kamu ingin bertanya lebih lanjut seputar penyakit di atas dan bagaimana langkah penanganannya, Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!