30 August 2018

Lakukan 6 Hal Ini Agar Anak Tidak Tidur Larut Malam

anak tidak tidur larut malam,anak tidur

Halodoc, Jakarta – Anak usia balita atau pra-sekolah seharusnya tetap memiliki tidur dengan waktu yang cukup. Setiap anak atau balita harus memiliki waktu tidur selama 11 hingga 12 jam. Memang anak yang sedang aktif menjadi ciri dari anak usia balita. Ibu tidak bisa langsung memaksakan sang anak tidur. Setiap setengah jam sebelum tidur, sebaiknya usahakan Si Kecil menjadi tenang. Ingatkan ia bahwa sejak 30 menit sebelumnya bahwa sebentar lagi adalah waktu tidur.

Hindari memberi makan anak mendekati waktu tidur. Perut kenyang justru akan membuat Si Kecil tidak nyaman untuk tidur dan cenderung masing ingin bermain. Berikut cara-cara yang bisa Ibu lakukan untuk mengatur waktu tidur agar anak tidak tidur larut malam:

1. Terapkan Jadwal yang Konsisten

 

 

Waktu jadi faktor penentu tidur anak. Orangtua sebaiknya konsisten soal jam tidur anak. Jika memang anak ingin tidur tidak larut malam, jangan biarkan mereka tidur siang terlalu lama. Terapkan juga waktu tidur tersebut pada Ibu agar Si Kecil bisa mencontohnya.

 

 

2. Ciptakan Suasana Tidur yang Nyaman

 

Konsisten juga perlu diterapkan dalam suasana tidur anak. Hal ini untuk mencegah anak merasa asing dengan suasana kamarnya ketika dia tiba-tiba bangun di malam hari. Sebab siapapun bisa kerap bangiun beberapa kali dalam semalam, dan hal ini juga terjadi pada anak.

 

 

3. Hindari Memberi Makan di Malam Hari

 

Jangan biarkan perut Si Kecil kosong saat akan tidur, karena ini akan membuat tubuhnya gelisah dan tidurnya pun jadi tidak nyaman. Namun, jangan pula memberikan Si Kecil makan sesaat sebelum dia tidur. Pastika perutnya sudah dalam keadaan kenyang dengan makan malam setidaknya dua jam sebelum waktu tidur tiba.

Permasalahan sulit tidur bisa terjadi ketika orangtua selalu memberi makan atau minum pada anak di malam hari. Kebanyakan anak-anak yang diberi makan atau minum saat berusia 5 bulan dan seterusnya akan berdampak pada pola tidur anak.

 

 

4. Hentikan Kebiasaan Tidur Sore

 

Jika belum waktunya tidur, usahakan tidak memberikan Si Kecil tertidur. Lebih baik ajak ia bermain yang menyenangkan, sehingga anak tidak merasa mengantuk sebelum waktu tidur. Jika Si Kecil tidur pada sore hari, akan dikhawatirkan akan sulit tidur pada malam hari.

 

5. Jujur

 

 

Tips ini berkaitan dengan tips kedua. Untuk menciptakan lingkungan dan suasana tidur yang nyaman, orangtua juga harus jujur pada anak. Ibu sebaiknya tidak keluar secara diam-diam dari kamar anak setelah mereka tidur. Jika Ibu memang ingin keluar, biarkan Si Kecil melihatnya. Sebab kebanyakan kasus yang terjadi, anak akan bangun di tengah malah dan melihat orangtuanya sudah tidak ada di  kasur bersama dirinya.

 

 

6. Patuhi Rutinitas yang Sudah Dibuat

 

Rutinitas atau jadwal yang sudah dibuat oleh Ibu, sebaiknya juga diterapkan oleh anggota keluarga lainnya yang membantu menidurkan Si Kecil. Misalnya sebelum tidur, Si Kecil dibacakan cerita dan lampu dimatikan, semua anggota keluarga pun harus menerapkan rutinitas tersebut.

Jika ibu sudah melakukan cara di atas, tapi Si Kecil masih sering tidur larut malam, maka sebaiknya lakukan tanya jawab ke dokter di Halodoc untuk mendapat informasi lebih lanjut mengenai kondisi Si Kecil. Melalui aplikasi Halodoc Ibu akan mendapatkan banyak informasi dari dokter dengan hanya Chat atau Voice Call/ Video Call. Oleh karena itu penting untuk download aplikasi Halodoc sekarang juga.

Baca juga: