13 September 2018

Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi Pengidap Wasir

makanan pengidap wasir,wasir,pengidap wasir

Halodoc, Jakarta – Wasir adalah kondisi pembengkakan pembuluh darah di dalam lubang anus yang mengakibatkan rasa sakit saat melakukan buang air besar. Kondisi wasir biasa terjadi secara genetis dan juga pola hidup tidak sehat salah satunya makanan yang dilarang.

Beberapa jenis makanan pengidap wasir yang tidak boleh dimakan, yaitu:

  1. Makanan bersantan

  2. Makanan pedas

  3. Minuman bersoda

  4. Daging-dagingan

  5. Makanan olahan

Jenis-jenis makanan yang diuraikan di atas adalah makanan yang dilarang untuk dikonsumsi pengidap wasir. Soalnya, jenis makanan tersebut dapat memperparah kondisi wasir dan sulit untuk dicerna. Seperti daging-dagingan yang membutuhkan tenaga ekstra buat usus untuk mencernanya, padahal pengidap wasir mengalami penurunan gerakan peristaltik yang membuat sistem pencernaannya mengalami kesulitan untuk mengolah makanan.

Ketika sistem pencernaan tidak maksimal mengolah makanan, maka kotoran yang keluar juga keras sehingga sulit untuk dikeluarkan melalui saluran pembuangan. Kondisi yang sulit inilah yang memperparah wasir.

Wasir yang parah tidak hanya memberikan rasa sakit saat buang air besar (BAB) ataupun mengeluarkan darah, tetapi juga bisa kehilangan kekuatan otot untuk menahan BAB. Karena itu, desakan untuk BAB tidak terkontrol lagi dan tinja bisa langsung keluar begitu saja.

Pada kondisi tertentu, wasir yang parah harus dioperasi. Setelah dilakukan tindakan operasi sekalipun, pengidap wasir harus melakukan perubahan gaya hidup melalui pola makan dan menghindari jenis-jenis makanan yang dilarang tersebut. Lalu, lebih banyak mengonsumsi makanan yang memang disarankan seperti:

  1. Buah-buahan

  2. Sayur-sayuran tidak bersantan

  3. Air Putih

  4. Jus

  5. Kacang-kacangan

Jenis makanan yang disebutkan di atas adalah makanan yang mudah dicerna, mengandung serat sehingga membantu kerja peristaltik dari usus. Kerja peristaltik usus yang baik membuat kotoran lebih lembut sehingga mudah dikeluarkan.

Sebenarnya tidak hanya jenis makanan tertentu saja yang wajib diperhatikan, konsumsinya juga sejatinya perlu jadi catatan. Misalnya, setiap pagi konsumsi buah-buahan dan siang hari perbanyak makan sayuran. Kalau kamu mengonsumsi makanan yang kurang serat seperti protein hewani ada baiknya diimbangi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung serat selayaknya sayur-sayuran.

Kalau sudah malam, ada baiknya menghindari konsumsi makanan yang pedas dan konsumsi protein nabati saja yang lebih mudah dicerna. Ketika malam, usus bekerja tidak maksimal lagi jadi jangan membuat usus bekerja lebih keras lewat konsumsi makanan yang berat. Minum air putih hangat untuk mengimbangi konsumsi makanan yang kamu makan.

Pengaturan pola hidup yang tepat untuk pengidap wasir tidak hanya ditentukan oleh jenis makanan dan pengaturan jam makan saja, tetapi waktu dan kebiasaan BAB juga. Jangan terlalu sering mengejan ataupun menahan BAB. Kebiasaan menahan BAB akan membuat kotoran mengeras sehingga menciptakan pergesekan antara kulit dalam anus dengan kotoran. Situasi ini juga bisa memicu wasir.

BAB yang paling baik adalah dalam kondisi jongkok, tetapi jangan terlalu lama juga jongkoknya. Makanya, ketika sudah ada dorongan untuk BAB segera dibuang jangan ditahan. Kebiasaan menahan BAB juga akan merusak metabolisme sehingga membuatmu kehilangan waktu rutin untuk BAB.

Punya pertanyaan lain seputar makanan yang sebaiknya dimakan ataupun dihindari buat pengidap wasir ataupun informasi seputar kesehatan lainnya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: