Manfaat Direct Breastfeeding bagi Ibu dan Bayi

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Manfaat Direct Breastfeeding bagi Ibu dan Bayi

Halodoc, Jakarta – Direct breastfeeding alias menyusui langsung dari payudara ibu ke bayi sangat disarankan, terutama pada bulan-bulan pertama setelah bayi lahir. Meski begitu, sebenarnya menyusui langsung atau menyusui dengan botol adalah pilihan bagi para ibu. Namun perlu diingat, hal ini nyatanya bisa berpengaruh pada pertumbuhan dan pola asuh anak dalam jangka panjang. Lebih lanjut, ternyata menyusui langsung memiliki manfaat yang luar biasa bagi ibu maupun bayi.

Menyusui langsung dari puting susu terbukti bisa memberi manfaat baik untuk kesehatan ibu dan bayi. Bagi seorang ibu, menyusui langsung bisa membantu mengembalikan rahim ke ukuran semula serta menurunkan risiko kanker payudara setelah melahirkan. Menyusui langsung juga akan membakar kalori lebih banyak, mengurangi risiko kanker ovarium, serta menghindari penyakit diabetes. Selain pada ibu, manfaat sehat dari menyusui langsung juga bisa dirasakan bayi. 

Baca juga: Mitos & Fakta Tentang Menyusui

Mengenal Lebih Dalam Manfaat Direct Breastfeeding 

Selain manfaat kesehatan, nyatanya menyusui langsung juga bisa membantu membangun kedekatan antara ibu dan anak. Membiasakan bayi untuk menyusu langsung dari puting payudara bisa meningkatkan ikatan emosional antara ibu dan anak. Sentuhan langsung antara kulit ibu dan bayi nyatanya bisa menjadi hal yang baik bagi perkembangan anak. 

Selain untuk kesehatan ibu, menyusui langsung alias direct breastfeeding nyatanya juga bisa memberi manfaat untuk bayi. Sebelumnya perlu diketahui, bayi disarankan untuk mendapat asupan ASI eksklusif selama kurang lebih 2 tahun. Air Susu Ibu (ASI) memiliki banyak kandungan nutrisi yang dibutuhkan bayi dalam pertumbuhan dan menjaga tubuhnya tetap sehat. 

Menyusu langsung dari puting bisa membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan Si Kecil. Masalah, seperti diare dan sakit perut cenderung jarang terjadi pada anak yang terbiasa menyusu langsung dari puting susu ibu. Manfaat lain yang bisa didapat saat bayi menyusu langsung adalah memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terinfeksi virus penyebab penyakit. 

Baca juga: Ibu Baru Jangan Takut Menyusui, Ikuti Langkah Ini

Bayi yang sejak dini terbiasa menyusu langsung juga disebut bisa meningkatkan IQ bayi. Selain itu, anak yang mengonsumsi ASI cenderung memiliki IQ yang lebih tinggi dibanding bayi yang diberi susu formula. Menyusu langsung juga baik untuk perkembangan bayi prematur, dan sangat dianjurkan untuk dilakukan. Direct breastfeeding juga bisa membantu mencegah sindrom kematian bayi mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS).

Masalah lain yang bisa dihindari dengan menyusui bayi langsung adalah penyakit, seperti asma, alergi, diabetes, serta kelebihan berat badan alias obesitas. Untuk mendapat semua manfaat tersebut, ibu terlebih dahulu harus merasa nyaman saat menyusui. Ibu baru bisa mempelajari hal ini atau meminta saran dari dokter. Coba bicarakan tips menyusui dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Baca juga: Ini Cara Mengatasi Bayi dengan Kondisi Tongue-tie Bagi Ibu Menyusui

Memberi ASI secara langsung memberi banyak manfaat sehat untuk ibu dan bayi, tetapi hal ini juga bisa menjadi tantangan tersendiri. Perasaan tidak nyaman bisa terjadi dan ibu diharapkan bisa mengatasi hal itu agar bisa memberi manfaat sehat untuk bayi maupun ibu. Direct breastfeeding juga bisa membuat ibu muda merasa khawatir, apakah ASI yang keluar sudah cukup atau malah berlebih. Ada juga risiko bayi mengalami bingung puting, sehingga sulit untuk mengisap ASI. Namun jangan khawatir, setiap bayi maupun ibu umumnya memiliki naluri untuk bisa menjalani hal tersebut dengan benar. 

Referensi: 
Healthline (2019). Breast-Feeding vs. Bottle-Feeding: The Pros and Cons
WebMD (2019). Breast vs. Bottle for Feeding Your Baby