Ini Jenis Medical Check Up yang Tepat untuk Wanita

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini Jenis Medical Check Up yang Tepat untuk Wanita

Halodoc, Jakarta – Kesehatan tidak mengenal gender. Baik pria maupun wanita perlu mencegah segala penyakit yang mengganggu dengan melakukan berbagai pencegahan. Menjaga pola makan hingga menjalani gaya hidup yang sehat menjadi cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan.

Tidak hanya itu, dari sisi medis, melakukan medical check up setiap tahunnya menjadi salah satu pencegahan terhadap penyakit yang dapat mengganggu kesehatan. Medical check up adalah pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kesehatan dan tubuh. Dengan melakukan medical check up, segala penyakit dan gangguan pada kesehatan lebih mudah terdeteksi sejak dini.

Baca juga: Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Cara Ini

Medical check up sebaiknya dilakukan setahun sekali khususnya bagi kamu yang sudah memiliki usia di atas 40 tahun. Dengan begitu, segala penyakit yang sudah muncul atau muncul dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan komplikasi.

Bagi para pria, ada beberapa jenis pemeriksaan yang tidak boleh dilewatkan. Begitu juga para wanita, sebaiknya lakukan pemeriksaan ini ketika melakukan medical check up. Bagi wanita, pemeriksaan secara menyeluruh merupakan salah satu hal yang penting karena wanita lebih rentan terhadap beberapa penyakit.

1. Payudara

Kanker payudara menjadi penyakit yang menakutkan bagi wanita. Maka, setiap wanita wajib menjalani pemeriksaan payudara yang bertujuan untuk mendeteksi adanya kelainan atau penyakit yang mengganggu kesehatan payudara ke depannya. Bagi wanita yang memiliki usia 20 hingga 39 tahun tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan payudara sekali dalam waktu tiga tahun. Sedangkan wanita di atas 40 tahun sebaiknya melakukan pemeriksaan ini dalam satu tahun sekali.

2. Pap Smear

Kanker serviks menjadi penyakit kedua yang menyeramkan bagi wanita. Pap smear bisa kamu lakukan sebagai pencegahan penyakit ini. Pemeriksaan ini dianjurkan bagi wanita yang sudah pernah melakukan hubungan intim minimal 1 tahun sekali. Pemeriksaan ini dilakukan dengan pengambilan sampel lendir serviks oleh dokter yang kemudian akan diperiksa melalui mikroskop untuk hasilnya. Proses pemeriksaan juga tidak menyakitkan, sehingga para wanita sebaiknya jangan melewatkan pemeriksaan ini untuk menjaga kesehatan dan terhindar dari kanker serviks.

3. Vaksin HPV

Biasanya, setelah melakukan pap smear, wanita juga disarankan untuk menerima vaksin HPV. Vaksin ini bertujuan untuk menekan angka penyakit kanker serviks pada wanita. Vaksin HPV diberikan oleh remaja yang belum pernah melakukan hubungan intim agar pencegahan dapat dilakukan.

Baca juga: 6 Jenis Kanker Paling Populer di Indonesia

4. USG

Pemeriksaan USG biasanya dilakukan untuk memastikan kondisi rahim serta indung telur wanita. Biasanya, pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat adanya tumor pada bagian tertentu atau tidak. Dengan begitu, penanganan dan pencegahan lebih mudah dilakukan.

5. Rontgen Dada

Biasanya pemeriksaan rontgen dada dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit sekitar paru-paru dan jantung. Pendeteksian lebih dini tentu mempermudah penanganan serta pengobatan pada penyakit tersebut.

6. Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan laboratorium juga diperlukan untuk memastikan kondisi tekanan darah, kadar gula darah, kadar kolesterol, fungsi hati serta ginjal. Sehingga jika penyakit tersebut sudah dideteksi dapat dilakukan pengobatan sejak dini agar penyakit tersebut tidak menimbulkan komplikasi kesehatan yang lain.

7. Pemeriksaan Kulit

Tidak hanya organ bagian dalam yang perlu dilakukan pemeriksaan, kulit kamu juga perlu perawatan dan pemeriksaan agar kamu terhindar dari beberapa penyakit yang dapat menyerang kulit kamu, seperti kanker kulit. Jika kamu memiliki riwayat keluarga yang pernah mengalami kanker kulit dan seringnya menerima paparan sinar matahari langsung, tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan kesehatan kulit pada dokter kulit.

Jangan ragu untuk bertanya informasi mengenai medical check up. Kamu bisa memilih dokter dan membuat janji dengan dokter di rumah sakit yang sesuai dengan kebutuhan atau yang dekat dengan domisili kamu melalui Halodoc. Kamu juga bisa download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Baca juga: Agar Selalu Sehat, Karyawan Kantoran Butuh Medical Check Up