Pengobatan Pankreatitis Akut Berdasarkan Tingkat Keparahan Gejalanya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Pengobatan Pankreatitis Akut Berdasarkan Tingkat Keparahan Gejalanya

Halodoc, Jakarta - Pankreatitis terjadi ketika pankreas mengalami peradangan. Pankreas adalah kelenjar panjang dan rata, yang terletak di belakang perut pada perut bagian atas. Pankreas dapat menghasilkan enzim yang membantu tubuh untuk mencerna, serta hormon untuk membantu mengatur tubuh dalam mengolah gula atau glukosa pada tubuh.

Salah satu jenis pankreatitis yang dapat menyerang seseorang adalah pankreatitis akut, yaitu peradangan pada pankreas yang dapat muncul secara tiba-tiba dan berlangsung selama berhari-hari. Jenis pankreatitis lainnya yang dapat terjadi adalah pankreatitis kronis yang dapat terjadi selama bertahun-tahun. Gejala yang dapat timbul ketika seseorang mengidap gangguan ini adalah sakit perut, mual, serta muntah.

Pankreatitis dapat terjadi karena kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dan pola hidup yang tidak sehat. Pada kasus pankreatitis ringan, penyakit tersebut dapat hilang tanpa harus melakukan pengobatan khusus. Namun, pada kasus yang parah, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi yang dapat mengancam jiwa pengidapnya.

Baca Juga: Pankreatitis Akut, Penyakit yang Memaksa Avicii Pensiun Dini

Pengobatan Pankreatitis Akut

Pankreatitis akut dalam tahap yang ringan dapat hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari melakukan istirahat dan perawatan. Apabila pankreatitis yang terjadi masuk dalam tahap yang parah, perawatan yang dapat dilakukan adalah:

  1. Operasi

Salah satu pengobatan pankreatitis akut yang dapat dilakukan adalah operasi. Tindakan tersebut dilakukan untuk mengangkat kantung empedu atau kolesistektomi, yang menyebabkan seseorang mengidap pankreatitis. Setelah operasi dilakukan, kamu mungkin harus tetap berada di rumah sakit untuk menurunkan kemungkinan terjadinya komplikasi. Apabila kamu mengidap pankreatitis yang parah, dokter mungkin akan menunda operasi dan mengobati komplikasi yang terjadi lebih dahulu

  1. Pengangkatan Jaringan

Dokter mungkin akan melakukan pengangkatan jaringan yang rusak dari pankreas. Hal yang akan dilakukan adalah mengalirkan cairan di perut yang mengalami abses, pseudokista yang terserang infeksi, atau pada pseudokista besar yang menyebabkan rasa sakit atau perdarahan. Bagian yang rusak tersebut akan diangkat agar tidak menimbulkan peradangan lagi.

  1. Endoskopi Cholangiopancreatography (ERCP)

Dokter juga akan melakukan ERCP untuk mengobati pankreatitis akut dan kronis. ERCP adalah gabungan dari pengobatan endoskopi gastrointestinal bagian atas dan X-ray. Hal tersebut berfungsi untuk mengobati penyempitan atau penyumbatan saluran empedu atau pankreas. Pengobatan ini dilakukan untuk menghilangkan batu empedu yang selama ini menghalangi saluran empedu atau pankreas.

Baca Juga: Kenali Tanda dan Gejala Pankreatitis Akut yang Sering Diabaikan

Pencegahan Pankreatitis

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya pankreatitis. Hal-hal tersebut antara lain:

  1. Berhenti Minum Alkohol

Hal yang sangat disarankan untuk dilakukan seseorang yang mengidap pankreatitis adalah berhenti mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol. Hal tersebut juga harus dilakukan pada seseorang yang hanya mengidap pankreatitis tahap ringan atau tahap awal. Mengonsumi alkohol ketika telah mengidap pankreatitis dapat menyebabkan:

  • Pankreatitis makin sering terjadi.
  • Pankreatitis menjadi kronis.
  • Menyebabkan komplikasi, bahkan kematian.
  1. Berhenti Merokok

Seseorang yang mengidap pankreatitis juga disarankan untuk berhenti merokok, walaupun gangguan yang diidapnya masih pada tahap awal. Seseorang yang mengidap pankreatitis akut dan masih tetap merokok, kemungkinan penyakit tersebut dapat berkembang menjadi kronis sama seperti mengonsumsi alkohol. Selain itu, merokok ketika telah mengidap pankreatitis dapat meningkatkan risiko kanker pankreas.

Baca Juga: Pecandu Minol Rentan Kena Pankreatitis Akut, Benarkah?

Itulah pengobatan pankreatitis akut yang dapat kamu lakukan. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal penyakit ini, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!