Penyebab Orang yang Alami Obesitas Rentan Terkena Kurap

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
kurap, obesitas, obesitas rentan terkena kurap, lipatan kulit

Halodoc, Jakarta - Kondisi orang yang gemuk atau obesitas biasanya rentan mengalami tinea cruris atau kurap. Hal ini dikarenakan pada orang obesitas, mereka memiliki lipatan-lipatan kulit yang mudah menjadi lembap dan mudah ditumbuhi jamur. Di samping itu, orang yang obesitas biasanya lebih banyak memproduksi keringat, apalagi jika ditambah kurang menjaga kebersihan, terutama kebersihan selangkangan. Meski sudah mandi secara teratur dan mengganti celana dalam, mereka masih rentan mengalami kurap.

Orang yang memiliki berat badan berlebih memiliki lipatan kulit yang lebih dalam dan keringat yang berlebih, ini memungkinkan terjadinya gesekan, kelembapan berlebih, dan maserasi kulit. Semua komponen ini menciptakan lingkungan di kulit yang rentan terhadap infeksi, dari ragi, bakteri, dan jamur.

Kurap memiliki gejala yang berbeda, tergantung pada tempat terjadinya. Kurap pada kulit kepala adalah yang paling sering terjadi pada anak-anak. Sementara kurap pada kulit tubuh dapat menyerang siapa saja, tidak terkecuali orang dewasa. Kemudian, ada pula infeksi pada selangkangan, kaki atlet, infeksi kuku, dan kurang yang menyerang area janggut.

Baca juga: 4 Cara Penularan Kutil yang Wajib Diwaspadai

Salah satu hal yang menjadi penyebab seseorang mengalami kurap adalah ia memiliki faktor risiko kurap. Orang yang memiliki faktor risiko kurap akan mudah mengalami kurap. Karenanya, bagi kamu yang memiliki faktor tersebut, sebaiknya berwaspada dengan penyakit kurap. Berikut faktor risiko tersebut:

1. Anak-Anak

Anak-anak yang memiliki sistem imun belum terbentuk dengan sempurna akan lebih mudah mengalami penyakit ini, sehingga pengidap kurap lebih didominasi oleh anak-anak. Bukan hanya itu, anak-anak juga suka bermain tanah, sedangkan kurap dapat menular melalui media tanah.

2. Manula

Orang yang sudah lanjut usia juga akan lebih mudah mengalami penyakit kulit ini. Alasannya adalah mereka sistem kekebalan tubuhnya sudah menurun. Sistem kekebalan tubuh yang prima pada anak-anak remaja sehingga anak remaja akan jarang terkena penyakit. Tidak hanya kurap saja, lansia pun mudah terkena jenis penyakit-penyakit saraf.

Baca juga: 5 Cara Hilangkan Kutil Di Tubuh

3. Pernah Mengalami Infeksi Jamur

Seseorang yang sudah pernah mengalami dan memiliki infeksi jamur sebelumnya termasuk dalam orang yang rentan untuk mengalami kurap. Ini dikarenakan jaringan kulit yang pernah terinfeksi akan mudah terinfeksi kembali dengan hal serupa.

4. Lupus

Kelainan genetika seperti lupus akan memudahkan seseorang mengalami penyakit kulit. Pasalnya, pengidap lupus memiliki kelainan sistem imun yang menjadikan pengidap lupus akan mudah mengalami penyakit kulit. Selama ini lupus belum dapat diobati dan akan bertambah parah apabila tidak dilakukan pengobatan.

5. HIV/ AIDS

Seseorang yang mengalami HIV/ AIDS pun akan lebih mudah mengalami penyakit kurap dan penyakit lainnya. Penyebabnya karena orang yang mengalami HIV tidak memiliki sistem imun, sehingga tubuhnya akan mudah mengalami penyakit menular. Kurap pada pengidap HIV tidak dapat disembuhkan bahkan dapat menyebabkan komplikasi penyakit yang lebih serius. Berdekatan dengan orang yang mengalami penyakit menular pun menjadi pantangan bagi pengidap AIDS yang harus dihindari.

Baca juga: 5 Jenis Penyakit Kutil yang Harus Diketahui

Itulah faktor risiko yang perlu kamu waspadai. Apabila kamu mengalami gejalanya, maka sebaiknya segera komunikasikan pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran pengobatan yang tepat. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.