Perkembangan Bayi 16 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Perkembangan Bayi

Halodoc, Jakarta -   Menginjak usia 1 tahun, Si Kecil akan mengalami perlambatan pada pertumbuhan fisiknya. Melambatnya pertumbuhan akan berdampak pada nafsu makan yang menurun, karena mereka sudah dapat memilih cita rasa makanan yang mereka sukai. Pada usia ini, mereka akan mengalami masa peralihan tekstur makanan, dari halus ke kasar, sehingga mereka mengalami penurunan nafsu makan.

Baca juga: 14 Tahap Perkembangan Motorik Anak Usia 3 Tahun

Perkembangan Fisik

Pada usia ini, Si Kecil tidak bisa ditinggalkan sendiri tanpa pengawasan orangtua. Pasalnya, di usia ini mereka sudah mulai bisa berjalan, memanjat, sedikit berlari, menggapai benda-benda, melempar barang, serta berjalan mundur. Jika Si Kecil mengalami pertumbuhan normal, mereka sudah bisa melakukan beberapa hal tersebut. 

Pada usia 16 bulan, mereka akan menyukai kegiatan berjalan-jalan di luar rumah bersama ibu untuk sekedar berjalan di taman melihat bunga atau binatang, serta menonton kendaraan yang berlalu-lalang. Untuk menunjang pertumbuhan fisiknya, ibu dapat mengajaknya pergi ke pantai untuk bermain air atau sekedar bermain pasir di pinggir pantai.

Untuk mendorong kemampuan motoriknya, ibu dapat mengajaknya untuk bermain boneka atau masak-masakan. Biarkan mereka berpura-pura menyuapi bonekanya. Dengan beberapa aktivitas yang telah disebutkan, Si Kecil akan berlatih kemampuan menggenggam, mencengkram, koordinasi tangan dengan mulut, sekaligus konsentrasi.

Meski demikian, ibu perlu merasa khawatir ketika Si Kecil berjalan dengan berjinjit, ketika terus-menerus terjatuh, serta tidak memiliki konsentrasi ketika melakukan kegiatan dengan satu tangan.

Baca juga: Ini Perkembangan Ideal Anak dari 1 – 3 Tahun

Perkembangan Kognitif

Perkembangan kognitif adalah salah satu perkembangan yang paling terlihat, Si Kecil akan mulai mengambil benda-benda yang berbentuk seperti telepon, seolah-olah mereka sedang menelepon. Ini adalah bukti jika otak Si Kecil mengalami pertumbuhan, sehingga mereka mampu membayangkan suatu hal yang pernah mereka lihat. 

Mereka tidak dapat memfokuskan perhatian lebih dari 20 menit, sehingga mereka akan cepat bosan dengan mainannya. Jika hal ini terjadi, ibu dapat membacakannya cerita dalam buku gambar yang berwarna-warni. Biarkan mereka membolak-balikkan buku, dan terangkan gambar pada halaman jika mereka tampak tertarik pada salah satu gambar.

Tak hanya itu, ibu dapat mengembangkan kemampuan kognitifnya dengan memberikan instruksi, seperti tepuk tangan atau menunjukkan salah satu anggota tubuhnya. namun, jika Si Kecil tidak dapat mengerti instruksi sederhana yang ibu katakan, atau ketika mereka kesulitan untuk mengenali benda-benda di sekitarnya, segera diskusikan dengan dokter, ya!

Baca juga: Begini Perkembangan Bahasa Anak di Usia 1 hingga 4 Tahun 

Perkembangan Sosial dan Emosional

Pada tahap ini, mereka akan mulai merebut atau meminta mainan anak lainnya. Tak hanya itu, mereka juga belum mengerti mengapa harus berbagi, sehingga mereka akan menangis ketika makanan atau mainannya direbut anak lainnya. Pada usia ini, ibu sudah bisa mengajarkan Si Kecil bagaimana cara mengelola emosi dengan baik, seperti bertanya kenapa mereka menangis, atau mengajaknya tertawa ketika melihat video lucu.

Ibu dapat melatih kemampuan emosionalnya dengan mencoba memutar lagu atau video yang mereka suka ketika sedang menangis atau bosan. Tak hanya itu, ibu dapat melatih rasa sabarnya ketika bermain di playground saat menunggu giliran bermain. Khawatirkan Si Kecil jika mereka sama sekali tidak menunjukkan rasa empati pada orang-orang disekitarnya atau binatang peliharaannya, serta tidak mampu bersosialisasi dengan anak lainnya.

Perkembangan Kemampuan Berbicara

Pada usia ini, Si Kecil akan sering berbicara dengan bahasa bayi yang tidak ibu mengerti. Tugas ibu adalah berusaha memahami apa yang sedang mereka katakan dan tidak mengacuhkannya. Si Kecil juga sudah dapat menirukan apa yang ibu bicarakan, otaknya sudah dapat merekam dan menyerap semua kata dan nada bicara. Jadi, berhati-hatilah dalam berkata, ya.

Segera temui dokter di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc jika Si Kecil tidak dapat mengoceh atau mengatakan satu kata pun, Si Kecil tidak dapat membuat isyarat atau gerak tubuh yang dapat dipahami, serta tidak dapat menjawab ketika ibu memanggil namanya. Perlu diingat bahwa masing-masing anak memiliki tumbuh kembang yang berbeda. Jadi, jangan membandingkan pertumbuhan Si Kecil dengan yang lain.

Referensi:
Parents. Diakses pada 2019. 17 Month Old Baby Development.
Baby Center. Diakses pada 2019. 17 Month Old Development.