19 October 2018

Perlu Tahu, 5 Gaya Belajar Anak untuk Dukung Kecerdasannya

Perlu Tahu, 5 Gaya Belajar Anak untuk Dukung Kecerdasannya

Halodoc, Jakarta - Membahas keistimewaan yang dimiliki anak rasanya tak akan ada habisnya. Sebab, setiap anak terlahir dengan bakat dan kecerdasan yang berbeda-beda. Pun halnya dalam hal belajar, ada 5 tipe gaya belajar anak yang sepertinya perlu diketahui orangtua, untuk mendukung mereka tumbuh cerdas dengan caranya masing-masing.

Gaya belajar yang dimaksud di sini adalah cara atau gaya seseorang untuk memahami informasi dan pengetahuan yang diterimanya. Misalnya, seorang anak memiliki kemampuan belajar yang bagus apabila melihat objek secara langsung. Sementara anak lainnya harus mendengar suara dari objek tersebut untuk bisa memahaminya. Pengarahan gaya belajar yang sesuai dengan kemampuan si anak, dapat membantunya menyerap ilmu pengetahuan dengan lebih cepat dan efektif.

1. Visual

Gaya belajar secara visual merupakan kemampuan belajar dengan melihat. Anak yang memiliki gaya belajar ini biasanya memiliki indera penglihatan yang tajam dan teliti. Ia juga akan menonjol dalam matematika, bahasa, atau pelajaran-pelajaran lainnya yang berkaitan dengan bentuk dan simbol.

Anak yang memiliki gaya belajar visual biasanya akan menunjukkan ciri-ciri sebagai berikut:

- Bisa mengingat dengan lebih cepat dan akurat dengan melihat.

- Memiliki ingatan yang kuat terkait bentuk, warna, dan pemahaman artistik.

- Memiliki hobi membaca.

- Suka melihat dan mendemonstrasikan sesuatu.

- Belajar dengan melihat dan mengamati guru atau pengajar.

- Memiliki kemampuan menggambar dan mencatat sesuatu dengan detail.

2. Auditori

Anak dengan gaya belajar auditori biasanya memiliki indera pendengaran yang baik dan lebih terfokus. Ia akan mampu memahami sesuatu dengan lebih baik ketika mendengarkan objek yang sedang dipelajari. Ciri-ciri yang ditunjukkan anak yang memiliki gaya belajar auditori adalah sebagai berikut:

- Bisa mengingat dengan baik dari apa yang didengar.

- Tidak bisa berkonsentrasi untuk belajar jika suasananya berisik.

- Suka bercerita dan mendengarkan cerita.

- Mampu mengulang informasi yang didengarnya dengan lengkap.

- Menyukai metode belajar dengan menggunakan musik.

3. Kinestetik

Gaya belajar yang satu ini biasanya ditemukan pada anak-anak yang aktif dan menyukai aktivitas yang melibatkan fisik. Anak yang memiliki gaya belajar kinestetik akan dapat memahami sesuatu dengan sangat baik jika melibatkan gerakan, seperti tarian, permainan musik, percobaan laboratorium, atau cara belajar lainnya yang mengandung unsur gerak.

Ciri-ciri anak yang memiliki gaya belajar kinestetik adalah sebagai berikut:

- Tidak bisa diam

- Lebih mudah menghafal sesuatu sambil membuat gerakan-gerakan.

- Menyukai belajar dengan praktik langsung.

- Menyukai aktivitas belajar yang menggunakan permainan.

- Cenderung bosan dengan cara belajar konvensional, yang mengharuskan duduk diam.

4. Global

Anak dengan gaya belajar global memiliki kemampuan untuk memahami sesuatu secara menyeluruh. Mulai dari gambaran yang besar, hingga hubungan antara satu objek dengan yang lainnya. Anak yang memiliki gaya belajar ini mampu mengartikan hal-hal tersirat dengan bahasanya sendiri secara jelas.

Ciri-ciri anak yang memiliki gaya belajar global adalah:

- Mampu mengerjakan banyak hal atau tugas sekaligus.

- Memiliki kemampuan kerjasama yang baik.

- Sensitif, peka, dan mampu melihat permasalahan dengan baik.

- Kurang bisa rapi. Ketika melakukan suatu hal, seringkali membuat barang-barangnya berserakan.

5. Analitik

Anak yang memiliki gaya belajar analitik biasanya memiliki kemampuan memandang sesuatu dengan terperinci, spesifik, dan teratur. Ia juga suka mengerjakan sesuatu secara bertahap dan urut. Ciri-ciri lainnya yang dimiliki anak dengan gaya belajar ini adalah:

- Ketika mengerjakan sesuatu selalu fokus pada satu tugas, dan tidak akan mengerjakan tugas lainnya sebelum tugas tersebut selesai.

- Perfeksionis. Tidak suka jika ada bagian yang terlewat ketika mengerjakan sesuatu.

- Konsisten.

- Berpikir secara logis.

Itulah 5 jenis gaya belajar anak yang perlu diketahui orangtua. Jika anak memiliki masalah kesehatan, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor. Diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu 1 jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!

Baca juga: