26 December 2018

Perlu Tahu 6 Tips Liburan orang Pengidap Tiroid

Perlu Tahu 6 Tips Liburan orang Pengidap Tiroid

Halodoc, Jakarta - Liburan adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang. Saat liburan, kebanyakan orang akan menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat untuk bepergian ke suatu tempat. Namun, liburan akan menjadi sulit apabila kamu mempunyai sebuah penyakit, termasuk juga penyakit tiroid.

Penyakit tiroid adalah sebuah gangguan yang membuat hormon tiroid menjadi tidak seimbang, sehingga proses metabolisme dapat terganggu. Hal tersebut terjadi ketika kelenjar yang memproduksi hormon tiroid menjadi kurang aktif (hipotiroid) atau mungkin terlalu aktif (hipertiroid).

Ketahui Lebih Banyak Lagi Penyebab Hipertiroid

Penyakit tiroid umumnya menyerang wanita dibandingkan dengan pria. Diketahui, satu dari delapan wanita mungkin akan mengalami penyakit ini. Maka dari itu, pengobatan yang rutin harus dilakukan. Walaupun mengidap penyakit tiroid, kamu tetap dapat berpergian untuk liburan. Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk pengidap tiroid ketika liburan, antara lain:

  1. Membawa Obat-obatan yang Cukup

Liburan dengan sakit tiroid dapat dilakukan dengan terus memastikan persedian obat-obatan yang cukup dan selalu disiplin dalam meminum obat tersebut. Selain itu, selalu pastikan membawa obat-obatan lebih banyak apabila terjadi keterlambatan pada transportasi yang akan dinaiki atau kehilangan obat-obatan tersebut. Mengonsumsi obat-obatan dapat mencegah gejala muncul dan memastikan penyakit tersebut tidak kambuh ketika sedang liburan.

5 Hal yang Perlu Diketahui tentang Kelenjar Tiroid

  1. Melakukan Cek Medis Sebelum Berangkat

Seseorang dengan sakit tiroid dapat tetap pergi liburan dengan melakukan cek medis beberapa minggu sebelum perjalanan dimulai. Lakukan cek medis dengan dokter pribadi kamu mengenai rencana liburan dan berapa lama liburan dilakukan. Hal tersebut dilakukan supaya dokter dapat memperkirakan berapa banyak obat-obatan yang harus kamu bawa dan hal-hal yang kamu harus hindari. Selain itu, minta saran untuk mengendalikan penyakit tersebut jika suatu hal terjadi mendadak.

  1. Memastikan Rencana Asuransi Kesehatan

Apabila kamu mengidap sakit tiroid dan ingin liburan, sebaiknya kamu pastikan polis asuransi yang kamu miliki. Pastikan apakah asuransimu menanggung segala sesuatu yang terjadi saat kamu sedang liburan, termasuk ketika kamu berlibur ke luar negeri. Selain itu, pastikan apakah ada rekanan rumah sakit dari asuransi kamu yang dapat merawat pengidap penyakit tiroid. Selain itu, kamu harus mempertimbangkan untuk asuransi pembatalan biaya transportasi jika sewaktu-waktu kamu sakit.

Ini Ciri Kanker Tiroid yang Jarang Disadari

  1. Membawa Salinan Resep Obat dari Dokter

Seseorang yang ingin berlibur tetapi mengidap tiroid, liburan masih tetap bisa dilakukan. Asalkan kamu harus selalu ingat untuk membawa salinan resep obat dari dokter. Pastikan salinan resep tersebut disimpan di tempat yang aman. Hal ini dilakukan apabila sewaktu-waktu obat kamu habis atau hilang, resep ini dapat digunakan untuk membeli obat di apotek yang ada di sekitar tempat liburan.

  1. Mengonsumsi Makanan yang Tepat

Mengonsumsi makanan yang tepat dapat melancarkan rencana liburan bagi kamu yang mengidap sakit tiroid. Jam makan yang konsisten dan melakukan diet dengan membatasi beberapa makanan dapat kamu lakukan selama liburan. Selain itu, pastikan pilihan makanan apa saja yang dapat dikonsumsi di tempat tujuan berlibur, lalu rencanakan supaya tubuh kamu tetap sehat. Pilihlah juga camilan yang sehat selama liburan berlangsung.

  1. Banyak Minum Air Putih

Banyak minum air putih dapat kamu lakukan ketika sedang berlibur. Selalu hindari makanan dan minuman yang dapat membuat kamu dehidrasi, seperti soda, makanan ringan yang asin, dan kopi. Menjaga hidrasi tubuh dapat mencegah konstipasi, yang merupakan masalah pada seseorang dengan penyakit hipotiroid.

Itulah 6 tips liburan untuk pengidap sakit tiroid. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal penyakit tersebut, kamu dapat berdiskusi dengan dokter dari Halodoc. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga dapat membeli obat yang sedang dibutuhkan dan pesanan akan langsung diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download segera di Google Play atau App Store!