Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Pityriasis Alba

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
pityriasis alba

Halodoc, Jakarta - Bercak merah atau merah muda pada kulit merupakan tanda umum yang ditimbulkan jika seseorang mengidap pityriasis alba. Bentuknya sendiri biasanya bulat dan tidak beraturan. Bercak merah atau merah muda pada kulit pengidap kondisi ini biasanya akan sembuh dengan memudar sendirinya, atau setelah dioleskan krim pelembap dari dokter. Meskipun sudah hilang, bercak biasanya akan meninggalkan bekas luka berwarna pucat pada kulit. Nah, jika sudah mengidap kondisi ini, ini pilihan pengobatan untuk mengatasi pityriasis alba.

Baca juga: Cegah Pityriasis Alba dengan 6 Cara Ini

Pityriasis Alba, Kelainan pada Kulit yang Tidak Menular

Pityriasis alba merupakan salah satu kelainan kulit yang bersifat jinak dan tidak membahayakan yang biasanya akan menyerang anak-anak pada usia 6-12 tahun. Meski tidak menular, pityriasis akan tampak mengganggu karena bercak-bercaknya yang tampak pada kulit. Wajah, leher, dada atas, dan kedua lengan merupakan tanda kalau seseorang mengidap kondisi ini.

Ini Gejala yang Muncul pada Pengidap Pityriasis Alba

Munculnya bercak-bercak merah atau merah mudah yang berbentuk bulat tidak beraturan merupakan salah satu gejala yang ditimbulkan pengidap pityriasis alba. Bercak juga biasanya akan bertekstur kering dan bersisik yang akan muncul pada daerah lengan atas, wajah, dada atas, dan juga leher. Bercak ini bisa saja hilang total selama beberapa bulan, tetapi pada kasus yang jarang terjadi, bercak ini dapat bertahan pada kulit selama beberapa tahun.

Baca juga: Si Kecil Terkena Pityriasis Alba, Ini yang Harus Dilakukan

Ini Penyebab Terjadinya Pityriasis Alba

Pityriasis alba merupakan kelainan pada kulit yang terjadi karena hipopigmentasi. Hipopigmentasi sendiri merupakan suatu kondisi saat kulit tampak lebih terang daripada daerah sekitarnya karena kekurangan pigmen melanin, yaitu zat alami pemberi warna kulit. Belum jelas apa yang menjadi penyebab dari kondisi ini. Bercak pada pityriasis alba juga dapat dikaitkan dengan paparan sinar matahari dan kondisi kulit kering. Kelainan kulit ini tidak menular dan dapat sembuh dengan sendirinya. Jika sudah mengidap kondisi ini, jangan lupa untuk selalu menjaga kelembapan kulit, dan hindari paparan sinar matahari, ya!

Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Pityriasis Alba

Pityriasis alba tidak dapat disembuhkan, tetapi pengobatan yang dijalani dapat membantu mengontrol gejala yang timbul. Jika enggak mau tertular, kamu harus menghindari hal-hal yang jadi pemicu pityriasis alba, serta menggunakan obat dari dokter guna mengurangi gejala yang timbul. Beberapa pengobatan yang dapat diambil oleh pengidap pityriasis, antara lain:

  • Memakai krim topikal yang telah direkomendasikan dokter.

  • Memakai pelembap kulit agar kulit tidak kering.

  • Memakai lotion, sampo, dan salep yang mengandung pelembap guna mengurangi peradangan, kerak kulit, peradangan, dan gatal-gatal.

  • Memakai krim steroid, serta obat anti-inflamasi lainnya. Pengobatan ini tentu saja harus dengan resep dokter, ya! Krim dan obat tersebut dapat digunakan dengan dioleskan pada kulit.

Baca juga: Virus Herpes Bisa Sebabkan Gangguan Kulit Pityriasis Rosea

Dalam kasus pityriasis yang parah, akan dibutuhkan terapi kulit untuk mengurangi gejala yang muncul. Untuk menghindari kondisi ini, kamu dapat menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh, hindari penggunaan obat-obatan luar atau  herbal tanpa resep dokter, hindari penggunaan pakaian ketat, hindari alkohol dan merokok, serta hindari asupan makanan yang mengandung kadar asam tinggi. Untuk mencegah penyakit menjadi semakin parah, kamu bisa berdiskusi langsung dengan membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihanmu melalui Halodoc. Yuk,  download aplikasinya segera!