23 October 2018

Sakit Kepala Tegang Setiap Hari, Apa yang Salah?

sakit kepala tegang,sakit kepala,sakit kepala setiap hari

Halodoc, Jakarta - Saat stres atau banyak pikiran mengenai pekerjaan, pasti kamu pernah mengalami sakit kepala tegang. Penyakit sakit kepala tegang atau tension headache ditandai dengan rasa nyeri, sesak, atau terdapat tekanan di sekitar dahi atau belakang kepala dan leher.

Beberapa orang menggambarkan sakit kepala ini terasa seperti tengkorak kepala yang diremas. Sakit kepala tegang ini bisa juga disebut sebagai sakit kepala stres, dan ini merupakan sakit kepala yang paling umum terjadi pada orang dewasa. sakit kepala tegang atau tension headache ini dibagi menjadi 2 kelompok:

  1. Sakit kepala tegang episodik. Ini adalah kondisi sakit kepala ketika pengidapnya akan merasakan nyeri konstan yang ringan hingga sedang. Kondisi ini terjadi kurang dari 5 hari per bulan. Sakit kepala tegang episodik dapat berlangsung singkat (sekitar 30 menit) maupun dalam waktu lama (berhari-hari). Sakit kepala tegang jenis ini umumnya terjadi secara bertahap dan sering menyerang saat siang hari.

  2. Sakit kepala tegang kronis. Sakit kepala ini biasanya digambarkan sebagai sakit berdenyut yang menyerang bagian atas, depan, dan kedua sisi kepala. Rasa sakit dapat hilang dan timbul dalam jangka waktu lama.

Penyebab Munculnya Sakit Kepala Tegang

Sebagian besar munculnya penyakit kepala ini dipicu oleh stres, baik dari pekerjaan, sekolah, keluarga, teman, atau hubungan lainnya. Kondisi episodik biasanya dipicu oleh sebuah situasi tegang atau yang menyebabkan stres. Ketegangan yang terjadi sehari-hari dapat menyebabkan jenis kronis.

Sakit kepala tegang bukan merupakan penyakit turunan. Beberapa orang mengalaminya disebabkan oleh otot yang menegang di belakang leher dan kulit kepala. Ketegangan otot ini bisa berasal dari:

  1. Tidak cukup istirahat.

  2. Postur tubuh yang buruk.

  3. Stres emosional atau mental, termasuk depresi.

  4. Kegelisahan.

  5. Kelelahan.

  6. Kelaparan.

  7. Kurang kadar zat besi.

Namun, bagi beberapa orang, otot yang menegang bukanlah penyebab sakit kepala tegang. Penyebabnya memang terkadang tidak jelas.

Mengatasi Sakit Kepala Tegang

Pengobatan sakit kepala tegang ditujukan untuk mengatasi gejala secepatnya, dan mencegah sakit kepala kambuh. Sakit kepala tegang tidak termasuk penyakit berat dan bisa bisa diatasi di rumah dengan cara berikut:

  1. Melakukan Relaksasi. Relaksasi dapat membantu meredakan sakit kepala tegang yang terkait dengan stres. Relaksasi dapat dilakukan melalui olahraga, yoga, atau pemijatan pada kepala.

  2. Kompres air hangat. Kompres dahi dan leher berguna untuk meredakan sakit kepala.

Apabila penanganan sendiri di rumah belum dapat meredakan sakit kepala tegang, pengidap dapat mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti paracetamol. Sebaiknya obat-obat tersebut dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan dalam kemasan.

Untuk sakit kepala tegang yang tidak bisa diatasi dengan obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran, atau sakit kepala tegang yang tergolong parah, sebaiknya kamu segera melakukan tanya jawab dengan dokter di Halodoc. Dokter di Halodoc akan memberikan resep obat yang bisa kamu dapatkan juga di aplikasi ini. Yuk, buruan download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang!

Baca juga: