04 October 2018

Sakit Pinggang Tanda Sakit Batu Kandung Kemih?

Batu kandung kemih, penyebab batu kandung kemih

Halodoc, Jakarta - Apa itu batu kandung kemih? Penyakit ini merupakan penyakit yang terbentuk dari batu yang terbentuk dari endapan mineral yang ada di dalam kandung kemih. Ukuran batu kandung kemih sangat bervariasi dan semua orang punya risiko untuk mengidap penyakit ini. Namun, laki-laki lanjut usia yang berusia diatas 52 tahun lebih sering mengalaminya. Terutama bagi mereka yang mengidap penyakit pembesaran prostat.

Penyebab batu kandung kemih adalah adanya endapan-endapan mineral dari proses penyaringan darah di ginjal. Secara alami, ginjal membersihkan darah setiap hari dengan menyaring zat-zat limbah yang terdapat di dalamnya untuk selanjutnya dibuang dalam bentuk urin.

Jika zat-zat tersebut terlalu banyak kadarnya dibanding dengan cairan yang berfungsi sebagai pelarut, hal ini dapat terjadi pengendapan pada ginjal. Faktor penyebab batu kandung kemih lainnya karena ginjal kekurangan bahan yang berfungsi mencegah endapan kristal yang menggumpal berbentuk batu.

Endapan ini disebabkan oleh makanan atau adanya masalah kesehatan. Berdasarkan bahan pembentuknya, batu ginjal dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu amonia, dan batu sistin. Endapan-endapan itu nantinya akan menumpuk seiring berjalannya waktu dan mengeras atau mengkristal di dalam tubuh.

Apa Penyebab Batu Kandung Kemih?

Ketidakmampuan untuk membuang seluruh urin dari dalam kandung kemih menjadi penyebab utama terbentuknya penyakit batu kandung kemih. Mineral dalam sisa urine di kandung kemih akan mengendap, kemudian mengeras dan mengkristal menjadi batu. Ada beberapa kondisi yang bisa memicu batu kandung kemih, antara lain:

1. Pembesaran Prostat

Hal ini terjadi pada kebanyakan pria berusia 50 tahun. Kelenjar prostat akan membesar dan menekan saluran kemih, serta menghalangi aliran normal urine dari kandung kemih.

2. Sistokel

Hal ini terjadi jika jaringan penyokong antara kandung kemih dan miss V melemah, sehingga sebagian kandung kemih turun dan menonjol ke arah miss V. Kondisi ini akan menjebak aliran urine, sehingga urine mengendap dan membentuk batu kandung kemih.

3. Peradangan pada Kandung Kemih

Peradangan pada kandung kemih juga bisa disebabkan oleh infeksi kandung kemih atau terapi radiasi di area panggul.

4. Alat-alat Medis

Peralatan medis seperti kateter, bisa menjadi penyebab terbentuknya batu kandung kemih. Mineral dalam urine sering mengkristal di permukaan alat-alat medis tersebut.

5. Diet

Risiko terbentuknya batu kandung kemih akan lebih tinggi ketika diet tinggi lemak, gula, atau garam dilakukan dan asupan vitamin A dan B rendah. Kurang minum air juga bisa menyebabkan risiko terbentuknya batu kandung kemih.

6. Batu Ginjal

Karena proses pembentukannya yang berbeda, batu ginjal tidak sama dengan batu kandung kemih. Namun, biasanya batu ginjal yang berukuran kecil bisa masuk ke dalam kandung kemih dan menjadi batu kandung kemih. Hal ini ditandai dengan nyeri di pinggang bagian belakang samping, di bawah tulang punggung, biasanya juga menjalar ke perut bagian bawah.

7. Rusaknya Saraf Kandung Kemih

Ketika saraf pengontrol kandung kemih rusak, maka urine tidak bisa dibuang sepenuhnya keluar tubuh. Kondisi rusaknya saraf inilah yang biasa disebut dengan neurogenic bladder. Kerusakan ini bisa disebabkan oleh cedera serius pada tulang belakang atau penyakit pada saraf.

8. Operasi Pembesaran Kandung Kemih

Pengidap yang menjalani operasi pembesaran kandung kemih memiliki risiko mengalami batu kandung kemih.

9. Divertikel Kandung Kemih

Divertikel kandung kemih adalah kondisi terbentuknya kantung pada dinding kandung kemih. Kondisi ini bisa sudah ada sejak lahir dan bisa juga terbentuk akibat infeksi kandung kemih atau pembesaran prostat. Divertikel dapat menyebabkan gangguan pengosongan kandung kemih, sehingga berisiko terkena batu kandung kemih akibat endapat urine.

Nah, di atas merupakan penyebab batu kandung kemih dapat terjadi. Bila kamu merasakan salah satunya, kamu harus berhati-hati karena itu merupakan indikasi penyakit batu kandung kemih. Segeralah konsultasi dengan dokter ahlinya. Dengan aplikasi Halodoc kamu bisa berdiskusi langsung melalui Chat, Voice/Video Call di mana pun dan kapan pun. Kamu tidak hanya dapat berdiskusi langsung, kamu juga dapat membeli obat dengan layanan apotek antar dari Halodoc. Yuk, download aplikasinya segera di App Store atau Google play!

Baca juga: