Stres Bisa Bikin Hipertensi, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Stres Bisa Bikin Hipertensi, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Hipertensi adalah kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami kenaikan tekanan darah secara drastis. Tekanan darah adalah ukuran yang digunakan untuk melihat seberapa kuat jantung memompa darah ke seluruh tubuh.

Menjaga tekanan darah normal penting dilakukan agar kinerja tubuh maksimal. Hipertensi adalah hal yang harus diwaspadai, terutama jika sering terjadi.

Tekanan darah normal pada orang dewasa adalah 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg pada saat menjalani pemeriksaan. Angka yang berada di atas, yaitu 90 dan 120 menggambarkan tingkat sistolik, yaitu tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara angka yang di bawah, yaitu 60 dan 80 menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa disebut sebagai tekanan diastolik.

Baca juga: 4 Daftar Orang yang Berpotensi Kena Hipertensi

Sebenarnya, naik atau turunnya angka pada tekanan darah adalah hal yang wajar. Jangan terlalu khawatir jika angka tekanan darah berubah, selama tekanan darah tidak konsisten terlalu rendah atau terlalu tinggi dalam waktu lama. Namun, tekanan darah yang sering mengalami peningkatan tetap harus diwaspadai.

Pasalnya, tekanan darah tinggi alias hipertensi bisa memicu berbagai penyakit mematikan seperti penyakit jantung dan stroke. Tekanan darah yang terlalu tinggi pun dapat menyebabkan pembuluh darah pecah, hingga berujung kematian.

Tekanan darah yang meningkat drastis adalah fase yang paling buruk pada pengidap hipertensi. Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko hipertensi, salah satunya adalah stres. Kok bisa?

Salah satu pemicu naik atau turunnya tekanan darah adalah kondisi emosi, termasuk tingkat stres. Stres nyatanya bisa memengaruhi kondisi fisik secara keseluruhan, serta menyebabkan naiknya tekanan darah secara mendadak. Maka dari itu, orang yang memiliki riwayat penyakit ini disarankan untuk menjauhi atau setidaknya mengelola tingkat stres.

Tak hanya itu, stres juga bisa menyebabkan seseorang melakukan hal-hal “sembarangan” yang bisa memicu penyakit lain. Salah satu kondisi yang bisa terjadi akibat kondisi ini adalah naik atau turunnya kadar gula darah, misalnya karena pola makan yang berantakan. Maka dari itu, meski tidak banyak memengaruhi tekanan darah, stres sebaiknya dihindari agar gangguan kesehatan lain tidak menyerang.

Baca juga: 4 Cara Menjaga Kesehatan Mental Meski Sedang Stres

Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

Salah satu cara terbaik untuk menghindari hipertensi menyerang adalah dengan menjaga tekanan darah tetap normal dan stabil. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkannya, yakni:

1. Makanan Sehat

Salah satu cara menjaga agar tekanan darah tetap normal adalah dengan mengonsumsi makanan sehat, serta menghindari jenis makanan yang bisa memicu naiknya tekanan darah. Jika kamu mengalami tekanan darah tinggi, hindari jenis makanan yang mengandung terlalu banyak garam. Jenis makanan ini bisa meningkatkan kadar natrium dalam tubuh dan membuat kondisi hipertensi semakin buruk.

Sebagai gantinya, cobalah konsumsi makanan, seperti sayur dan buah-buahan. Jenis makanan ini kaya akan serat, vitamin, kalium, antioksidan, dan magnesium. Makanan yang kaya akan serat disebut bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

2. Berolahraga

Menjaga tekanan darah tetap normal juga bisa dilakukan dengan rutin berolahraga. Namun, tetap ada hal yang harus diperhatikan. Jika kamu memiliki riwayat gangguan tekanan darah, tidak disarankan melakukan olahraga intensitas tinggi. Sebagai gantinya, cobalah aktivitas fisik sederhana, tapi menyehatkan, misalnya jalan santai, jogging, ataupun bersepeda.

3. Berat Badan Ideal

Menjaga berat badan ideal juga menjadi trik untuk mencegah gangguan pada tekanan darah, terutama pada orang yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi. Sebab, obesitas alias kelebihan berat badan disebut berkaitan dengan tekanan darah tinggi.

Baca juga: Ini Penyebab Tekanan Darah bisa Naik Drastis

Masih penasaran tentang hipertensi dan penyebabnya? Tanya dokter di aplikasi Halodoc saja! Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.