Tanda-Tanda Kehamilan yang Bukan Berdasarkan Mitos

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Tanda-Tanda Kehamilan yang Bukan Berdasarkan Mitos

Halodoc, Jakarta - Beberapa pasangan pasti menginginkan mendapatkan momongan segera setelah menikah. Suami dan istri pastinya akan berusaha keras untuk mewujudkannya. Ketika kehamilan terjadi, beberapa tanda akan muncul. Namun, tidak semua tanda-tanda kehamilan tersebut adalah benar. Beberapa tanda mungkin saja hanya mitos belaka.

Pada umumnya, seseorang yang sedang hamil kerap mual dan tidak menginginkan beberapa aroma yang diciumnya. Padahal, hal tersebut belum tentu memastikan wanita mengalami kehamilan. Maka dari itu, kamu harus tahu beberapa tanda-tanda kehamilan. Berikut pembahasan lengkapnya!

Baca juga: Ini Tanda-Tanda Kehamilan di Minggu Pertama

Tanda-Tanda Kehamilan yang Tidak Berdasarkan Mitos

Umumnya, seseorang yang sedang hamil akan mengalami beberapa tanda, seperti terlambatnya masa menstruasi dari tanggal yang seharusnya. Walau begitu, hal tersebut mungkin saja tidak sama pada setiap wanita. Beberapa tanda yang timbul bahkan mungkin saja hanya sekadar mitos.

Memang cara yang paling pasti untuk memastikan kehamilan adalah dengan melakukan tes kehamilan dan ultrasonik. Meski begitu, kamu harus tahu beberapa tanda-tanda kehamilan yang pasti terjadi. Berikut adalah beberapa gejala yang dapat terjadi:

  1. Bercak dan Kram

Salah satu tanda terjadinya kehamilan adalah timbulnya bercak dan perasaan kram. Setelah pembuahan, sel telur yang dibuahi menempel pada dinding rahim. Hal tersebut dapat menyebabkan gejala kehamilan tersebut. Kedua tanda tersebut disebut dengan perdarahan implantasi. Bercak dan kram terjadi antara 6 hingga 12 hari setelah pembuahan.

Kram tersebut timbul seperti saat menstruasi sebagai periode awal. Selain perdarahan, keputihan mungkin juga terjadi yang membuat cairan putih keluar dari vagina. Hal tersebut disebabkan penebalan dinding vagina yang terjadi segera setelah pembuahan. Keputihan juga dapat disebabkan pertumbuhan sel-sel yang melapisi vagina.

Baca juga: Ini 5 Tanda Hamil yang Sering Tidak Disadari

  1. Perubahan pada Payudara

Kamu dapat mengalami perubahan pada payudara sebagai tanda-tanda awal kehamilan. Kadar hormon pada tubuh wanita berubah dengan cepat setelah pembuahan berhasil. Karena hal tersebut, payudara dapat menjadi bengkak, sakit, atau sensitif. Daerah areola juga dapat berubah menjadi gelap.

Kamu juga mungkin merasakan payudara menjadi lebih berat atau lebih penuh ketika disentuh. Jika perubahan tersebut telah terasa, kamu harus membiasakan diri dengan kadar hormon yang merubah tubuh kamu tersebut. Jika terasa nyeri, kamu dapat mengompresnya dengan air hangat.

  1. Kelelahan

Sangat umum pada wanita yang merasakan kelelahan sebagai tanda-tanda awal kehamilan. Perasaan lelah yang luar biasa dapat terjadi saat usia kehamilan mencapai satu minggu. Hal ini terjadi karena tingkat hormon progesteron yang meningkat. Bersamaan dengan itu, kadar gula darah dan tekanan darah menjadi rendah, serta peningkatan pada produksi darah yang membuat tubuh kelelahan.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait tanda-tanda awal kehamilan yang bukan mitos, dokter dari Halodoc siap membantu. Kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc ke smartphone yang digunakan! Selain itu, kamu juga dapat membeli obat tanpa perlu ke luar rumah dengan aplikasi tersebut.

Baca juga: 5 Tanda Positif Hamil yang Perlu Diketahui

  1. Mual di Pagi Hari

Mual di pagi hari memang pertanda yang sangat umum pada wanita di awal kehamilan. Walau begitu, tidak semua wanita mengalami hal ini. Penyebab pasti gejala tersebut belum diketahui, tetapi faktor hormon berperan sangat penting untuk menimbulkannya. Mual saat hamil dapat terjadi kapan saja, walau paling sering terjadi pada pagi hari.

Beberapa wanita juga dapat merubah makanan yang tadinya disukai menjadi sangat benci dan sebaliknya. Hal tersebut dapat terjadi selama wanita tersebut hamil. Satu hal yang pasti, kamu harus selalu memenuhi kebutuhan nutrisi agar bayi yang berada di dalam kandungan tetap sehat.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Early Pregnancy Symptoms
Health Line. Diakses pada 2019. Early Pregnancy Symptoms