24 September 2018

Selain Telat Haid, 5 Hal ini Bisa Jadi Tanda Kehamilan

telat haid, tanda kehamilan, tanda hamil selain telat haid

Halodoc, Jakarta – Terlambat datang bulan alias haid sering dikaitkan dengan tanda awal kehamilan. Jika kamu rutin mencatat waktu datang bulan, terlambat haid akan sangat mudah untuk diketahui. Banyak orang yang percaya bahwa telat haid merupakan tanda awal ada janin yang berkembang di dalam rahim ibu. Meskipun terlambat datang bulan tidak melulu menjadi tanda adanya kehamilan.

Untuk memastikannya, kamu harus melakukan pemeriksaan. Salah satu caranya dengan menggunakan testpack. Lantas, kapan waktu terbaik untuk mulai memeriksa ada atau tidak kehamilan? Periode haid dianggap terlambat jika setelah lima hari atau lebih wanita tidak mengalami menstruasi sesuai tanggal yang seharusnya. Pada dasarnya, siklus haid normal wanita adalah sekitar 28 hari.

Sayangnya, tidak semua terlambat datang bulan merupakan tanda-tanda kehamilan. Sebab ada beberapa kondisi tubuh lain, hingga gejala penyakit tertentu yang menyebabkan wanita mungkin mengalami terlambat haid. Jika kamu penasaran apakah terlambat datang bulan yang sedang terjadi merupakan tanda hamil atau bukan, coba perhatikan gejala lainnya. Sebab, sebenarnya masih ada tanda kehamilan lain yang sering ditunjukkan tubuh selain telat haid. Apa saja?

1. Mual dan Muntah

Selain terlambat datang bulan, mual dan muntah juga sering dikaitkan sebagai gejala awal kehamilan. Kondisi ini sering disebut dengan “morning sickness” dan sering terjadi di awal masa kehamilan. Mual dan muntah pada ibu hamil bisa terjadi karena adanya perubahan hormon di dalam tubuh. Meski umum terjadi, tetapi tidak perlu merasa khawatir jika ibu hamil enggak mengalami morning sickness. Sebab, tubuh wanita biasanya memiliki cara yang berbeda dalam mengatasi perubahan yang terjadi.  

2. Perut Terasa Kembung

Biasanya, kehamilan juga bisa menyebabkan wanita merasa kembung di bagian perut. Sebab, perut yang sering terasa kembung dan terkadang kram, sering menjadi tanda bahwa janin mulai tumbuh dan berkembang di dalam rahim. Kamu mungkin akan merasakan tidak nyaman di bagian perut, akibat gas yang terlalu banyak.

3. Perubahan pada Payudara

Tanda-tanda kehamilan lain yang juga bisa terjadi adalah perubahan di kedua payudara. Biasanya, wanita hamil cenderung merasa bagian payudara menjadi bengkak dan sangat sensitif. Bahkan, hanya karena sentuhan kecil. Hal itu berkaitan dengan perubahan hormon yang terjadi karena adanya proses pembuahan. Wanita hamil mungkin akan merasa bagian payudara menjadi bengkak, perih, dan sangat sensitif terhadap sentuhan.

4. Bercak Darah

Keluarnya bercak darah pada organ reproduksi wanita juga bisa menjadi tanda adanya kehamilan. Banyak yang meyakini bahwa keluarnya darah dari organ intim terjadi akibat proses pembuahan sperma di dalam rahim. Meski demikian, tidak selamanya pendarahan yang terjadi merupakan tanda kehamilan. Jika pendarahan terjadi secara terus menerus, segera lakukan pemeriksaan kesehatan. Sebab, bisa jadi hal tersebut adalah tanda adanya penyakit.

5. Mudah Merasa Lelah dan Mood Swing

Jika kamu mudah merasa lelah, bahkan saat tidak melakukan aktivitas yang berat, bisa jadi itu adalah tanda kehamilan. Lagi-lagi, hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon. Dalam hal ini, hormon progesteron lah yang menjadi penyebab. Selain itu, kehamilan juga ditandai dengan adanya perubahan suasana hati yang terjadi secara sering dan drastis alias mood swing.

Jika kamu ragu terhadap gejala kehamilan yang ditunjukkan, coba bicarakan ke dokter di aplikasi Halodoc. Tanyakan seputar tanda-tanda kehamilan atau masalah kesehatan lain melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan tips menjaga kesehatan dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: