Ini yang Membuat Telinga Sakit Saat Pilek dan Cara Menanganinya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini yang membuat Telinga Sakit Saat Pilek dan Cara Menanganinya

Halodoc, Jakarta - Saat sedang terserang pilek, apakah kamu juga mengalami rasa sakit pada bagian telinga? Kondisi ini umum terjadi selain hidung tersumbat. Flu dan pilek menyebabkan terjadinya akumulasi lendir dan tekanan di telinga kamu. Pembeda di antara keduanya adalah tingkat keparahan penyakitnya. Sederhananya, pilek memang lebih ringan dibandingkan dengan flu.

Faktanya, semakin parah pilek yang kamu idap, maka telinga kamu akan semakin terasa sakit. Sebenarnya, apa yang menyebabkan telinga sakit saat pilek? Lalu, bagaimana mengatasinya?

Mengapa Telinga Sakit Saat Pilek?

Pilek terjadi ketika virus jenis rhinovirus datang dan menginfeksi bagian saluran pernapasan. Tidak hanya hidung, dampak dari infeksi virus ini juga mengenai bagian tenggorokan dan tabung eustachius. Inilah mengapa ketika pilek, kamu biasanya juga akan mengalami sakit pada telinga dan tenggorokan pada saat yang sama.

Pada dasarnya, produksi mukus atau lendir selalu terjadi meski kamu sedang tidak pilek. Mukus ini mengalir dari hidung menuju ke paru-paru, berfungsi untuk menyaring udara kotor sekaligus mempertahankan kelembapan.

Ketika terjadi infeksi, lendir yang diproduksi menjadi lebih banyak dan mengalami perubahan warna. Kondisi ini menyebabkan tersumbatnya hidung dan tabung eustachius. Penumpukan lendir yang semestinya mengalir menuju tenggorokan berkumpul dan terjebak pada telinga bagian tengah, menyebabkan telinga menjadi tersumbat.

Pada kondisi normal, tabung eustachius menjaga tekanan udara agar tetap seimbang dengan melakukan gerakan membuka dan menutup. Namun, saat pilek, gerakan buka tutup ini menjadi lebih sulit dilakukan karena adanya tumpukan mukus.

Tidak hanya itu, penumpukan ini juga membuat tekanan menjadi lebih tinggi pada telinga bagian tengah. Ini yang membuat kamu merasa bindeng atau tidak respons pada suara di sekitar dan merasakan sakit pada telinga. Namun, telinga sakit saat pilek akan sembuh dengan sendirinya ketika pilek yang kamu alami membaik.

Perlukah Diobati?

Telinga terasa sakit ketika kamu sedang pilek pasti akan membuat kamu tidak nyaman, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, kondisi ini tidak selamanya terjadi. Kamu cukup mengobati pilek, maka dengan sendirinya sakit telinga juga mereda. Biasanya, dokter meresepkan obat seperti ibuprofen, acetaminophen, atau dekongestan untuk membantu mengencerkan lendir.

Selain itu, kamu juga bisa mengurangi rasa sakitnya dengan mengompres telinga menggunakan handuk yang sebelumnya telah kamu rendam pada air hangat. Jangan lupa untuk menjaga asupan cairan tubuh dengan minum air putih sebanyak 8 gelas setiap harinya.

Meski terbilang penyakit ringan, pilek juga harus segera kamu obati. Pasalnya, penumpukan lendir cenderung menyebabkan pertumbuhan bakteri pada telinga yang memicu terjadinya peradangan atau infeksi lanjutan. Infeksi telinga memiliki gejala yang hampir mirip dengan pilek. Bedanya, rasa sakit pada telinga akan diikuti dengan sulit tidur dan sakit kepala.

Itu tadi penyebab telinga sakit saat pilek dan bagaimana mengatasinya. Kalau kamu tidak sempat pergi ke apotek untuk membeli obat pilek atau multivitamin, kamu bisa memanfaatkan layanan Beli Obat pada aplikasi Halodoc. Sebelum itu, download dulu aplikasi Halodoc di ponsel kamu, ya!

Baca juga: