Tidak Ingin Alami Konstipasi? Hindari 7 Makanan Ini

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Tidak Ingin Alami Konstipasi? Hindari 7 Makanan Ini

Halodoc, Jakarta – Menjaga sistem pencernaan selalu sehat menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan agar kamu terhindar dari penyakit konstipasi atau yang dikenal juga dengan istilah susah buang air besar atau sembelit.

Baca juga: Pahami 6 Gejala yang Menjadi Indikasi Terkena Konstipasi

Penyakit konstipasi adalah suatu kondisi dimana pergerakan usus menurun sehingga menyebabkan kamu mengalami kesulitan ketika akan melakukan buang air besar dalam waktu yang cukup panjang. Seseorang dikatakan mengalami konstipasi ketika melakukan buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu.

Meskipun konstipasi merupakan salah satu kondisi kesehatan yang cukup normal, namun jika tidak segera diatasi kondisi konstipasi dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada kesehatan tubuh. Mengubah gaya hidup dan pola makan nyatanya bisa menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah konstipasi. Sebaiknya hindari beberapa makanan ini ketika kamu mengalami konstipasi agar kondisi ini tidak semakin parah

1. Produk yang Mengandung Susu

Hindari segala macam produk yang mengandung susu ketika mengalami sembelit atau konstipasi seperti susu maupun keju. Terlebih lagi jika kamu memiliki sifat intoleran laktosa. Konsumsi makanan yang memiliki bahan dasar susu menyebabkan konstipasi karena tubuh mengalami kesulitan dalam memproses gula dalam kandungan susu yang menyebabkan kondisi konstipasi.

2. Makanan dengan Kandungan Lemak Tinggi

Konsumsi makanan yang mengandung lemak dengan sesuai takaran dapat membuat tubuh mendapatkan cukup energi. Namun jika berlebihan banyak dampak buruk yang dirasakan, salah satunya adalah konstipasi atau sembelit. Hindari mengonsumsi telur, alpukat atau ikan salmon ketika mengalami konstipasi, ketiga makanan lemak tinggi tersebut memiliki kandungan serat yang sangat rendah sehingga dapat menyebabkan konstipasi.

3. Cokelat

Konsumsi cokelat dapat memperlambat sistem pencernaan dalam tubuh. Inilah alasan mengapa ketika kamu mengalami sembelit atau konstipasi sebaiknya hindari makanan yang mengandung cokelat. Konsumsi cokelat diduga dapat memperlambat kontraksi otot yang membuat makanan bergerak melalui usus.

Baca juga: Anak Alami Konstipasi, Orangtua Lakukan 3 Hal Ini

4. Daging Merah

Mengonsumsi terlalu banyak daging merah juga dapat menyebabkan seseorang mengalami konstipasi. Tingginya kadar lemak pada daging merah menyebabkan makanan dengan bahan dasar daging merah menjadi lambat untuk dicerna dalam saluran pencernaan. Daging merah juga memiliki kandungan zat besi yang dapat menyebabkan konstipasi.

5. Makanan yang Mengandung Gluten

Gluten adalah protein yang ditemukan dalam olahan gandum dan tepung terigu. Beberapa orang mengalami konstipasi ketika mengonsumsi gluten secara berlebihan. Parahnya, konstipasi yang disebabkan oleh gluten dapat menyebabkan komplikasi penyakit seperti gangguan celiac.

6. Gorengan

Gorengan terkadang menjadi pilihan makanan yang paling praktis untuk mengganjal perut yang sedang lapar. Namun, hindari mengonsumsi gorengan karena ada beberapa dampak buruk yang bisa dialami. Salah satunya adalah masalah gangguan buang air besar atau konstipasi. Gorengan mengandung lemak jenuh yang sangat sulit untuk dicerna, sehingga menyebabkan kamu mengalami gangguan pencernaan seperti konstipasi.

7. Makanan Asin

Hindari makanan asin jika kamu sedang mengalami konstipasi. Kandungan garam pada makanan asin yang dikonsumsi dapat mengurangi kandungan air pada feses sehingga tubuh lebih sulit untuk mengeluarkannya dari saluran cerna dalam tubuh.

Jangan lupa untuk banyak mengonsumsi air putih jika kamu mengalami konstipasi sebagai pengobatan alami. Jika kamu merasa kondisi ini semakin parah tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter dan lakukan penanganan. Penanganan yang tepat meminimalisir risiko sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Kamu bisa pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan melalui Halodoc. Kamu juga bisa bertanya langsung dengan dokter, caranya dengan download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play!

Baca juga: Ternyata, Konstipasi Dapat Menjadi Gejala dari 2 Penyakit Ini