14 December 2018

Varises Esofagus Dapat Menyebabkan Gangguan pada Hati?

dampak varises esofagus pada liver, varises esofagus

Halodoc, Jakarta - Jika kamu merasa ada yang tidak beres dengan tenggorokan kamu, kamu perlu waspada. Karena bisa jadi kondisi ini merupakan tanda-tanda dari varises esofagus. Apa itu varises esofagus? Kondisi ini merupakan pembesaran pembuluh darah pada saluran esofagus yang menghubungkan tenggorokan dengan lambung. Kondisi ini terjadi akibat hipertensi portal, yaitu meningkatnya tekanan di dalam vena porta.

Vena porta merupakan suatu pembuluh darah yang berfungsi untuk mengalirkan darah dari organ sistem pencernaan (lambung, limpa, esofagus, usus, dan pankreas) ke hati. Bila aliran darah ke hati terhambat, tekanan darah di vena porta akan meningkat.

Gejala yang tampak dari kondisi ini hanya berupa tinja yang berwarna gelap atau bergaris hitam. Varises esofagus umumnya tidak menimbulkan gejala. Namun, bila pembuluh darah tersebut pecah dan terjadi perdarahan, pengidap kondisi ini akan mengalami hal-hal seperti:

  1. Sakit perut.

  2. Tinja yang berwarna hitam disertai dengan darah.

  3. Merasa pusing, bahkan dapat kehilangan kesadaran.

  4. Muntah darah dengan volume darah yang cukup banyak.

  5. Mudah mengalami lebam, perdarahan, serta penumpukan cairan dalam perut.

Apa yang menjadi penyebab kondisi ini? Penyebab utama dari varises esofagus adalah luka pada hati, yang disebut dengan sirosis. Luka ini menyebabkan darah kembali ke pembuluh darah portal, yaitu pembuluh darah utama yang mengalirkan darah dari lambung, dan dari usus ke hati. Nah, kembalinya darah ke pembuluh darah portal ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi pada pembuluh darah portal, maupun pembuluh darah di sekitarnya.

Kondisi ini dapat berakibat darah yang tidak mampu ditampung akan mencari jalan melalui pembuluh darah yang lebih kecil, seperti pembuluh darah pada bagian bawah esofagus. Pembuluh darah berdinding tipis ini lalu akan mengembang karena bertambahnya volume darah di dalamnya. Bahkan, terkadang pembuluh darah ini dapat pecah dan seseorang dengan kondisi ini akan mengalami perdarahan. Beberapa faktor lainnya yang dapat memicu terjadinya varises esofagus, antara lain:

  • Tanda merah yang terjadi pada varises.

  • Tekanan tinggi pada pembuluh darah portal.

  • Varises besar.

  • Penggunaan alkohol yang berkepanjangan.

  • Sirosis parah atau gagal hati.

Jika kamu mempunyai gejala-gejala kondisi ini, kamu dapat menerapkan hal-hal di bawah ini untuk mengatasi varises esofagus.

  1. Jaga berat badan, karena kelebihan lemak tubuh dapat membahayakan hati. Selain itu, obesitas juga terkait dengan risiko komplikasi sirosis yang lebih besar.

  2. Gunakan zat-zat kimia dengan hati-hati, dan ikuti perintah keamanannya. Contohnya, pembersih dan semprotan serangga.

  3. Kurangi risiko hepatitis. Lindungi diri dengan menjauhi hubungan intim berisiko dengan menggunakan kondom.

  4. Konsumsi makanan sehat, dan perbanyak mengkonsumsi buah dan sayuran. Kamu bisa memilih gandum utuh sebagai sumber protein tanpa lemak.

  5. Hindari konsumsi alkohol. Orang dengan penyakit hati diwajibkan untuk berhenti mengkonsumsi alkohol, karena dapat membebani kinerja hati.

Pada awalnya, kamu dapat menghindari serangan dari berbagai macam penyakit dengan mengonsumsi makanan sehat ditambah dengan pola hidup yang sehat. Jika kamu mengalami gejala-gejala pada kondisi ini, Halodoc bisa jadi solusinya. Dengan aplikasi Halodoc, kamu bisa berdiskusi dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call di mana pun dan kapan pun. Kamu juga bisa membeli obat yang sedang dibutuhkan, dan pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!

Baca juga: