27 July 2017

Waspadai 6 Gejala Penyakit Jantung Akibat Stres Berikut Ini

Waspadai 6 Gejala Penyakit Jantung Akibat Stres Berikut Ini

Halodoc, Jakarta - Tinggal di ibukota terkadang tidak bisa terlepas dari stres. Kondisi ini disebabkan  karena biaya hidup yang semakin tinggi, masalah pekerjaan, macet, atau ditinggal orang terkasih. Bila stres terjadi secara berkepanjangan, stres bisa menyebabkan penyakit jantung.

Berdasarkan penelitian dari American Heart Association menyebutkan jika stres yang parah dan berkepanjangan bisa memicu pengeluaran hormon kortisol dan adrenalin, yang berakibat meningkatkan tekanan darah. Bila tekanan darah meningkat dan tidak terkontrol bisa menyebabkan kamu berisiko terserang penyakit jantung. Tak hanya itu, ketika stres seseorang juga akan makan lebih banyak dari biasanya dan tidak beraturan, merokok, dan berolahraga lebih jarang. Ini tentunya akan semakin meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penyakit jantung karena stres bisa memengaruhi irama jantung, meningkatkan tekanan darah, menyebabkan gumpalan darah, dan menyebabkan peningkatan tekanan hormon secara kronis. Menurut American Heart Association, ditemukan bahwa stres bisa menyebabkan orang menjadi kurang memperhatikan nutrisi dan kesehatan secara keseluruhan. Berikut ini 6 gejala penyakit jantung yang biasanya terjadi :

1.  Denyut Jantung Tak Beraturan
Bila kamu mengalami denyut jantung tak teratur, ini patut diwaspadai karena dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Denyut jantung tak teratur umumnya terjadi karena adanya penebalan otot pada katup jantung. Hal ini menyebabkan terjadi penyempitan pada katup sehingga menyebabkan kebocoran.

2.  Nyeri Dada
Selain sakit kepala, gejala penyakit jantung yang umum dirasakan oleh pengidapnya yakni nyeri dada. Efek yang ditimbulkan oleh nyeri dada ini adalah sesak napas yang diikuti keluarnya keringat, mual, serta denyut jantung berdegup lebih kencang dari biasanya. Nyeri dada tersebut muncul karena adanya penyumbatan arteri yang mengakibatkan darah tidak dapat mengalir lancar ke seluruh tubuh.

3.  Sakit Kepala
Gejala penyakit jantung selanjutnya adalah sakit kepala. Munculnya rasa sakit kepala saat terkena sinar matahari dapat mengindikasikan seseorang mempunyai masalah kesehatan dengan jantungnya. Pengaruh ini umumnya menimbulkan denyut jantung lebih lambat atau lebih cepat. Pada wanita juga harus waspada jika mengalami sakit migrain, karena menurut penelitian yang diterbitkan oleh American Academy of Neurology, sakit kepala pada pengidap penyakit jantung bisa saja akibat dari tidak lancarnya sirkulasi darah.

4.  Merasa Mudah Lelah
Tubuh lebih rentan lelah dari biasanya, padahal kamu mungkin sama sekali tidak melakukan aktivitas fisik yang begitu berat. Perasaan mudah lelah ini juga menjadi salah satu gejala penyakit jantung yang patut diwaspadai.

5.  Rasa Cemas Berlebih
Banyak yang meyakini, gejala penyakit jantung erat kaitannya dengan rasa cemas berlebih. Alhasil, mereka yang pernah mengalami serangan akan lebih sering mengalami ketegangan, ketakutan, atau kecemasan akan kehilangan nyawa. Hal ini dikaitkan dengan kecemasan pada psikologi dan stres pada seseorang yang menyebabkan serangan lebih sering.

6.  Pembengkakan
Gejala penyakit jantung pun menyebabkan terjadinya pembengkakan pada beberapa bagian tubuh seperti perut. Hal ini dikarenakan menurunnya fungsi jantung yang berdampak pada proses pembuangan cairan dari ginjal. Oleh karenanya, pembengkakan tersebut muncul.

Bila orang yang mengalami stres juga mengidap penyakit jantung akan lebih sulit untuk menjalankan pengobatannya, melakukan olahraga rutin, dan mematuhi pola makan yang telah dianjurkan oleh dokter sehingga penyakit jantung karena stres akan diprediksi lebih lama sembuh.  Padahal sebenarnya penyakit jantung bisa dikendalikan dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Bila kamu merasakan gejala penyakit jantung di atas, sebaiknya diskusikan dengan dokter yang ada di Halodoc untuk menemukan pengobatan yang tepat. Kamu bisa men-download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play.