Hal yang Perlu Ibu Lakukan saat Hamil Anak Kedua

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Yang Perlu Ibu Lakukan Saat Hamil Anak Kedua

Halodoc, Jakarta - Kehamilan kedua biasanya menjadi lebih mudah dijalani, karena ibu sudah tahu hal-hal apa saja yang akan terjadi dan cara mengatasinya. Namun, bukan berarti ibu boleh menyepelekan kehamilan kedua.

Ibu tetap dianjurkan untuk melanjutkan kebiasaan-kebiasaan baik yang ibu lakukan pada kehamilan pertama. Belajar dari pengalaman pada kehamilan anak pertama, ibu diharapkan dapat merawat kehamilan kedua ini dengan lebih baik lagi.

Ada sejumlah hal yang perlu ibu perhatikan selama masa kehamilan yang kedua ini, yaitu:

Baca Juga: Menghadapi Kehamilan Kedua, Ini Bedanya dengan yang Pertama

  1. Cari Dokter Terbaik

Baik pada kehamilan pertama maupun kehamilan kedua, menemukan dokter kandungan atau bidan yang terpercaya, berpengalaman dan dapat memahami kondisi ibu adalah hal yang paling penting.

Jika ibu merasa dokter kandungan atau bidan yang menangani kehamilan yang pertama adalah yang terbaik, maka ibu bisa meneruskan membicarakan kehamilan yang kedua ini dengannya.

Namun, jika ibu merasa tidak cocok dengan dokter kandungan terdahulu, maka carilah dokter lain yang terbaik untuk mendampingi ibu di masa kehamilan kedua ini.

Ibu dapat meminta rekomendasi dokter yang baik dengan bertanya kepada teman sesama ibu, dokter keluarga, perawat, maupun dokter anak.   

  1. Lebih Rajin Berlatih Senam Kegel

Kebanyakan ibu hamil mengalami otot panggul bawah yang longgar dan menurun kekuatannya. Apalagi jika perut sudah semakin besar seiring bertambahnya usia kehamilan. Melemahnya otot panggul bisa menyebabkan sakit pada perut bagian bawah dan mudah mengeluarkan air seni saat batuk, tertawa, atau bersin.

Nah, jika pada kehamilan pertama, ibu sering malas-malasan berlatih senam kegel, cobalah untuk lebih rutin melakukan senam kegel di kehamilan yang kedua ini. Rajin melakukan senam kegel menguatkan otot panggul bawah, sehingga masalah kehamilan tersebut pun bisa diatasi. Senam kegel juga bermanfaat memperlancar proses persalinan.

  1. Jaga Porsi Makan

Kehamilan menyebabkan berat badan ibu meningkat. Banyak ibu hamil yang sulit mengembalikan berat badan menjadi ideal setelah melahirkan anak yang pertama. Karena itu, untuk mencegah ibu mengalami obesitas, sebaiknya pada kehamilan yang kedua ini, ibu membatasi porsi makanan yang dikonsumsi. Perbanyaklah konsumsi makanan yang sehat dan imbangi dengan rutin berolahraga agar berat badan ibu tetap terjaga.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Preeklamsia dalam Kehamilan bisa Terulang

  1. Jangan Lupakan Anak Pertama

Kehamilan kedua ibu sebaiknya jangan sampai membuat si calon kakak jadi terabaikan. Tetap luangkan waktu untuk merawat dan bermain bersama anak pertama sebelum bayi yang kedua lahir. Jika ibu sudah memasuki masa kehamilan trimester ketiga dan merasa kelelahan mengurus anak pertama, mintalah bantuan suami atau asisten rumah tangga untuk menjaga Si Kecil.

  1. Persiapkan Si Calon Kakak

Selain itu, ibu juga perlu menyiapkan anak pertama untuk menyambut kehadiran sang adik bayi dan agar ia bisa menjalankan perannya sebagai kakak nantinya. Dikutip dari Kids Health, anak pertama cenderung mengalami serangkaian emosi, mulai dari kegembiraan hingga kecemburuan dengan calon adiknya. Oleh karenanya, ibu harus mempersiapkan dirinya agar menjadi seorang kakak yang baik.

Cara yang bisa ibu lakukan dengan pelan-pelan memberitahukan kehadiran adik bayi di dalam perut ibu, ajak si Kakak juga untuk menemani ibu melakukan pemeriksaan kehamilan, dan libatkan ia untuk memilih barang-barang perlengkapan untuk kelahiran si adik bayi. 

  1. Tentukan Jenis Persalinan

Ada sebagian ibu yang ingin menyamakan jenis persalinan untuk anak yang kedua ini dengan dengan jenis persalinan saat melahirkan anak pertama. Ada juga ibu yang melahirkan anak pertama dengan cara normal, namun kondisinya tidak memungkinkan untuk melahirkan anak yang kedua ini secara normal juga.

Jadi, pikirkan dengan matang jenis persalinan yang ibu inginkan untuk anak yang kedua ini dan bicarakan kepada dokter kandungan apakah kondisi ibu dapat mendukung jenis persalinan yang ibu inginkan tersebut. Ibu bisa mendiskusikan hal ini dengan dokter ahli lewat aplikasi Halodoc. Lewat aplikasi, ibu dapat berdiskusi dengan dokter kapan saja dan di mana saja.

  1. Bersiaplah untuk Jadwal Persalinan Lebih Awal

Melansir dari Parents, proses persalinan anak kedua biasanya lebih mudah dan cepat dibandingkan anak pertama. Jadi, tidak terlalu cemas atau gugup. Ibu sudah pernah melahirkan sebelumnya, tubuh ibu pun tahu apa yang harus dilakukan, sehingga persalinan anak kedua biasanya terjadi lebih awal.

Baca Juga: Ibu, Ketahui Faktor yang Memicu Plasenta Previa

Jadi, ibu perlu mempersiapkan diri dengan membuat janji dengan dokter beberapa hari lebih awal dari hari persalinan untuk menghindari melahirkan mendadak di tempat yang tidak terduga.

 

Referensi :
Parents. Diakses pada 2020. 4 Things You Need to Know About Having Baby #2.
Kid’s Health. Diakses pada 2020. Birth of a Second Child.
Tommy’s Organization. Diakses pada 2020. How does a second pregnancy differ from the first?.