21 February 2018

Yang Perlu Ibu Tahu Tentang Kelahiran Sungsang

Yang Perlu Ibu Tahu Tentang Kelahiran Sungsang

Halodoc, Jakarta - Ketika usia kehamilan mendekati cukup bulan, semua ibu tentu ibu berharap bayinya menempati posisi yang benar di dalam tubuhnya. Posisi bayi yang tepat yakni letak kepala bayi berada di bagian terbawah dari panggul ibu. Namun, selama di dalam kandungan, biasanya janin akan berputar dan mengubah posisi. Nah, posisi lain yang tak jarang terjadi misalnya sungsang dan melintang. Kalau sudah begitu, para ibu biasanya akan cemas untuk menghadapi kelahiran sungsang Si Kecil.

Oleh sebab itu ada baiknya ibu perlu mengetahui hal-hal mengenai kelahiran sungsang. Penasaran? Berikut fakta-fakta tentang kelahiran sungsang.

  1. Tanda-tanda Posisi Janin Tidak Normal

Biasanya posisi bayi di dalam kandungan tidak akan berubah setelah mencapai usia kehamilan 36 minggu. Nah, jika ibu merasa kepala bayi menekan bagian perut atas, atau ibu merasa adanya tendangan dari Si Kecil di bagian perut bawah, segeralah untuk memeriksa ke dokter untuk memastikan posisi janin.  Kalau kamu punya keluhan atau ingin tahu lebih lanjut mengenai kehamilan sungsang, kamu bisa lho bicara ke dokter melalui aplikasi Halodoc

Biasanya dokter akan memeriksa dengan ultrasonografi (USG) untuk mengetahui posisi dan kondisi janin di dalam rahim. Barulah akan terlihat jelas bila ternyata bayi berada di posisi sungsang.

  1. Banyak Faktor Penyebab

Faktor penyebab bayi sungsang memang belum diketahui secara jelas pada sebagian besar kasus. Namun, kelahiran sungsang ini enggak hanya disebabkan pergerakan bayi saja, lho.  Menurut American Pregnancy Association ada juga penyebab lainnya seperti kehamilan kembar, kelahiran prematur, cairan ketuban terlalu banyak atau sedikit, atau pula kehamilan yang kesekian kali yang membuat rahim ibu sangat elastis.

Selain itu, tumor panggul, tumor rahim, letak plasenta, atau janin kecil tidak sesuai dengan usia kehamilan, juga bisa menjadi faktor penyebab kelahiran sungsang. Ada juga faktor cacat bawaan pada bayi yang menyebabkan kondisi ini.  Misalnya, seperti tidak sempurnanya bentuk tulang tengkorak bayi dan kepala janin besar terisi cairan.

  1. Komplikasi Kelahiran Sungsang

Kelahiran sungsang bukanlah kondisi yang berbahaya. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya kompikasi atau cedera yang di alami si kecil. Pada persalinan normal risikonya bagian badan bayi tidak membuka rongga dan mulut rahim cukup besar. Alhasil, kepala bayi bisa tertahan di bagian panggul ibu.

Selain itu, ada juga kemungkinan tali pusat bayi jatuh ke vagina sebelum bayi lahur. Hal ini bisa menekan tali pusat atau terjepit sehingga mengurangi aliran darah dan oksigen pada bayi.

Kalau dampak kelahiran sungsang pada persalinan caesar lain cerita. Proses persalinan ini juga memiliki berbagai risiko seperti infeksi, pendarahan, maaupun cedera pada organ dalam. Enggak hanya itu, tidakan caesar bisa juga mempengaruhi kehamilan ibu selanjutnya. Seperti gangguan penahan plasenta pada dinding uterus atau robekan dinding rahim.

Jadi sebaiknya ibu perlu berdiskusi dengan tim dokter mengenai persalinan yang akan dilakukan. Tujuannya jelas, demi keselamatan Si Kecil dan ibu sendiri.

  1. Mencegah Posisi Sungsang

Ibu enggak perlu khawatir meski posisi bayi terkadang masih berubah-ubah. Sebab ada cara yang bisa dilakukan ibu untuk mencegah bayi pada posisi sungsang. Mudah kok, hanya dengan rutin berolahraga. Nah, berikut ini dua jenis olahraga sederhana yang bisa dilakukan ibu seperti dilansir Thehealthsite.

 

  • Berenang

 

Berenang bisa menjadi cara sederhana untuk mencegah posisi sungsang. Gerakan olahraga ini membuat rahim ibu kuat untuk menahan kepala si kecil dan siap untuk melahirkan normal. Agar manfaatnya makin terlihat, ibu bisa melakukan olahraga ini sebanyak tiga kali dalam seminggu.

 

  • Jalan kaki

 

Meski berbadan dua bukan berarti ibu tidak disarankan untuk beraktivitas fisik. Bahkan, ibu hamil tua dianjurkan untuk banyak berjalan kaki. Sebab menurut para ahli, ibu hamil yang rutin berjalan kaki bisa mempermudah persalinannya secara normal. Enggak hanya itu saja, aktivitas fisik sederhana ini juga bisa mencegah posisi sungsang, lho.

Namun, agar dampaknya lebih baik bagi kesehatan ibu dan bayi, sebaiknya ibu perlu berdiskusi dengan dokter untuk memilih olahraga yang tepat.

Ibu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk bertanya kapan saja dan dimana saja. Selain itu, kamu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan di Halodoc. Kamu hanya tinggal order lewat aplikasi Halodoc, dan pesanan kamu akan diantar dalam satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.