2019 Tampil Baru, Simak Dulu 5 Fakta Behel Ini

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
2019 tampil baru simak dulu 5 fakta behel ini

Halodoc, Jakarta – Ingin ganti penampilan di tahun 2019 ini? Jangan hanya gaya berpakaian dan gaya rambut saja yang diperbaharui, penampilan gigi juga harus diperhatikan dong. Bila kamu memiliki deretan gigi yang tidak rapi, mungkin ini saatnya untuk mempertimbangkan untuk memasang kawat gigi atau yang biasa disebut juga behel. Tapi, sebelum memutuskan untuk memasang behel, ada baiknya kamu simak dulu 5 fakta behel berikut ini.

Behel merupakan salah satu solusi yang sering dilakukan untuk mengoreksi jajaran gigi yang tidak rata atau rahang yang terlalu sesak. Meskipun behel saat ini lebih dipandang sebagai aksesoris untuk penunjang penampilan, namun sebenarnya behel juga dapat memberi manfaat untuk kesehatan, yaitu memperbaiki fungsi mulut.

1. Bukan Cuma untuk Anak-anak Saja

Dulu, pemakaian behel memang lebih didominasi oleh anak-anak dan remaja, karena pertumbuhan gigi yang kurang rapi biasanya terlihat jelas pada usia remaja. Tapi, sebenarnya tidak ada batasan umur untuk menggunakan behel. Jadi, tidak ada kata terlambat bagi orang dewasa yang ingin memperbaiki struktur giginya untuk menggunakan behel.

Selama gigi dan gusi kamu masih dalam keadaan sehat dan kuat, kamu bisa menggunakan behel pada usia berapa saja. Pasalnya, behel tidak dianjurkan bagi kamu yang memiliki gigi dan gusi yang rapuh, karena pemasangan behel bisa memberikan tekanan berlebih terhadap gigi dan gusi.

Baca juga: 3 Tanda Harus Pasang Behel alias Kawat Gigi

2. Pemakaian Behel Rata-rata Memerlukan Waktu Dua Tahun

Durasi pemakaian behel pada masing-masing orang bisa berbeda-beda. Ini tergantung kondisi gigi masing-masing orang. Tapi umumnya, orang menggunakan kawat gigi selama dua tahun. Pada anak-anak, dokter biasanya akan menganjurkan untuk mengenakan kawat gigi sekitar 1,5 tahun sampai 3 tahun. Setelah itu, akan dianjurkan untuk mengenakan retainer untuk menjaga kondisi gigi tetap rata selama satu minggu.

3. Ada Berbagai Jenis Behel

Selama ini, jenis behel yang lebih dikenal banyak orang adalah jenis yang permanen. Behel jenis permanen ini tidak bisa dilepas pasang setelah dipasang. Behel permanen tersusun atas bracket yang ditempelkan langsung ke gigi menggunakan lem khusus, dan masing-masing bracket terhubung dengan kawat.

Sekarang ini juga sudah ada jenis behel yang bisa dilepas pasang, lho. Behel lepas pasang ini berupa lempeng plastik yang dipasang di rahang atas atau bawah dan menjepit gigi dengan kawat atau bisa juga berupa clear aligner, yaitu behel plastik bening yang menutupi gigi. Tapi, pemakai behel jenis ini perlu membersihkan behel secara rutin.

Selain dua jenis behel tersebut, ada juga behel fungsional, yaitu sepasang kawat gigi plastik atas bawah yang berhubungan. Behel jenis ini juga bisa dilepas pasang sendiri.

4. Behel Plastik yang Transparan Belum Tentu Baik

Banyak orang, terutama anak-anak dan remaja, lebih memilih untuk menggunakan behel plastik yang transparan atau invisible agar behel tidak terlalu kelihatan. Tapi, tidak semua orang cocok menggunakan behel plastik tersebut. Bahkan, hanya beberapa orang saja yang giginya bisa dipasangi behel plastik transparan tersebut.

Jadi, lebih baik kamu mengikuti saran dokter gigi dan jangan memaksakan untuk tetap mengenakan behel plastik yang transparan. Karena bila dipaksakan, maka kemungkinan hasilnya tidak maksimal. Gunakanlah jenis behel yang sesuai dengan kebutuhan gigi kamu.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Sariawan Bagi Pemakai Kawat Gigi

5. Nyeri Setelah Pasang Behel Gigi Itu Normal

Proses pemasangan behel memang bisa menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada rahang dan gigi akibat tarikan dari kawat untuk merapikan gigi kamu. Biasanya rasa nyeri tersebut akan berlangsung selama 1–2 hari. Tapi, jangan khawatir, dokter bisa meresepkan obat perasa nyeri untuk mengurangi rasa nyeri tersebut. Kamu juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang bertekstur lembut dulu selama beberapa hari setelah pemasangan behel.

Baca juga: Baru Dibehel? Ini 6 Makanan yang Cocok

Itulah 5 fakta tentang behel yang perlu kamu tahu. Kalau kamu tertarik untuk menggunakan behel, sebaiknya bicarakan dulu dengan dokter gigi. Kamu juga bisa minta saran dari dokter gigi lewat aplikasi Halodoc, lho. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.