28 January 2019

5 Hal yang Perlu Diketahui tentang Virus Penyebab Miokarditis

virus penyebab miokarditis, otot jantung

Halodoc, Jakarta - Kamu mungkin masih asing dengan nama virus Coxsackie ini, bukan? Virus ini merupakan virus penyebab miokarditis, yaitu infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyebabkan otot jantung menjadi meradang dan bengkak. Apa itu penyakit miokarditis? Hal apa saja yang perlu diketahui tentang virus penyebab miokarditis ini? Yuk, baca selengkapnya disini!

Baca juga: 5 Jenis Penyakit yang Berhubungan dengan Jantung

Apa Itu Miokarditis?

Miokarditis merupakan kondisi ketika terjadi inflamasi atau peradangan pada miokardium (otot jantung). Otot ini bertanggungjawab pada fungsi jantung dalam memompa darah ke seluruh organ tubuh. Jadi, ketika otot ini mengalami peradangan, maka fungsi jantung dalam memompa darah juga akan terganggu. Kondisi ini dapat mengakibatkan nyeri pada dada, sesak napas, dan gangguan pada detak jantung.

Gejala Penyakit Miokarditis

Jika seseorang mengalami kondisi ini, gejala yang akan muncul seperti:

  • Nyeri pada dada.

  • Sesak napas.

  • Jantung berdebar atau palpitasi.

  • Demam atau menggigil.

  • Merasa kelelahan.

  • Iritasi pada otot jantung yang mengakibatkan pingsan, aritmia jantung, atau bahkan gagal jantung.

Penyebab Miokarditis

Penyebab paling umum dari miokarditis adalah infeksi virus pernapasan yang disebabkan oleh kelompok virus Coxsackie B. Virus penyebab miokarditis ini dapat mengakibatkan flu ringan atau pilek. Penyebab lain dari peradangan miokarditis, antara lain:

  • Terpapar radiasi atau zat berbahaya, seperti karbon monoksida.

  • Iritasi pada antibiotik penisilin, obat antiepilepsi, atau sulfonamida.

  • Infeksi staph, yaitu infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini akan menyebabkan bakteri parasit pada kutu dan difteri.

Baca juga: Perbedaaan Serangan Jantung dan Gagal Jantung

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Tentang Virus Coxsackie

  1. Virus penyebab miokarditis bernama Coxsackie merupakan virus yang menyebabkan sebagian besar sindrom pada anak-anak dan bayi.

  2. Virus Coxsackie mempunyai 2 jenis yang paling umum, yaitu virus tipe A dan B.

  3. Virus tipe A dapat menyebabkan herpangina atau luka di tenggorokan, serta penyakit pada tangan, kaki, dan mulut. Biasanya, anak-anak yang terinfeksi virus ini akan mempunyai lepuhan pada mulut, telapak tangan, dan kaki.

  4. Virus tipe A juga bisa menyebabkan lepuhan pada amandel dan langit-langit pada mulut. Kondisi ini dapat menyebabkan sakit tenggorokan. Walaupun kondisi ini dapat hilang dengan sendirinya, tapi virus ini dapat menyebabkan komplikasi jika anak tidak bisa minum atau makan karena sakit.

  5. Seorang yang terinfeksi virus B jarang mengidap demam dan kejang otot dada. Namun, jika virus tipe ini bergabung dengan virus tipe A, dapat menyebabkan kondisi yang lebih parah, termasuk meningitis (radang otak dan sumsum tulang belakang).

Jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, biasanya dokter akan melakukan tes darah untuk memeriksa tanda infeksi, seperti jumlah sel darah putih. Selain itu, dokter akan melakukan foto rontgen dada untuk memeriksa ukuran dan bentuk jantung. Rontgen dada juga dilakukan untuk mendeteksi apakah ada cairan dalam paru-paru.

Istirahatlah dengan cukup, lakukan olahraga ringan setiap hari, kurangi konsumsi makanan dengan kandungan garam tinggi, serta batasi minum minuman berkarbonasi. Jangan lupa juga untuk rutin melakukan vaksinasi, serta selalu menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan tempat tinggal.

Baca juga: Perlu Tahu 5 Penyakit Komplikasi Akibat Demam Kuning

Punya pertanyaan seputar masalah kesehatan? Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!