31 October 2018

6 Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Hepatitis B

6 Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Hepatitis B

Halodoc, Jakarta - Saat dokter memberi diagnosis seseorang terkena hepatitis B, wajar kalau rasa khawatir itu muncul. Pasalnya tidak semua tubuh orang dapat melawan virus penyebab hepatitis B, sehingga virus tinggal dan berkembang menjadi penyakit hati yang lebih kronis seperti kerusakan hati, sirosis, hingga kanker hati. Perkembangan ilmu kedokteran yang semakin maju masih belum mampu menemukan obat yang ampuh menyembuhkan penyakit hepatitis B. Namun, terdapat beberapa jenis obat yang bisa digunakan untuk mencegah perkembangan komplikasi pada hati dan penularan kepada orang lain.

Oleh karena itu, bagi mereka yang sudah didiagnosis mengidap penyakit ini terdapat beberapa hal khusus yang wajib dijalankan agar kondisinya tidak semakin parah. Selain itu, penanganan berupa pemberian obat antiviral, pemantauan status gizi, dan penggantian cairan tubuh yang hilang akibat muntah dan diare tetap harus diutamakan.

Berikut gaya hidup sehat yang bisa diterapkan untuk pengidap hepatitis B agar kondisinya selalu prima:

Mengonsumsi Berbagai Jenis Makanan

Pengidap hepatitis B sering mengalami muntah dan tidak memiliki nafsu makan, tapi mereka harus tetap mendapatkan asupan makanan dan menjaga pola makannya. Kuncinya adalah memberi makanan setengah porsi saja dan pastikan dalam sajian tersebut ada berbagai jenis makanan mulai dari makanan pokok, lauk, sayur dan buah. Beberapa jenis makanan yang dapat diberikan antara lain gandum, daging tanpa lemak, dan sayuran hijau.

Beberapa sayuran dikenal mampu melindungi hati dari zat kimia berbahaya, seperti kol, brokoli, dan kembang kol. Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu tinggi kadar garam, lemak jenuh, dan gulanya.

Istirahat Agar Energi Tetap Terjaga

Pengidap hepatitis B tidak perlu selalu berbaring di tempat tidur, mereka dapat tetap melakukan aktivitas. Namun, mereka harus mengurangi beban kerja dan beristirahat tiap kali tubuh terasa lelah serta hindari aktivitas yang memicu stres. Pastikan istirahat yang dilakukan tetap optimalkan sebelum melakukan aktivitas kembali.

Hindari Alkohol dan Obat yang Tidak Diperlukan

Saat didiagnosis terkena hepatitis B, maka pengidap harus sadar bahwa hati mereka akan kesulitan dalam memproses zat kimia yang tidak diperlukan oleh tubuh seperti obat-obatan dan alkohol. Oleh karena itu, pastikan berhenti untuk mengonsumsi alkohol dan obat-obatan yang tidak diperlukan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban kerja hati.

Konsumsi Air yang Cukup

Pengidap hepatitis B sering mengalami muntah, oleh karena itu pasien harus dapat terhidrasi dengan baik. Konsumsi air putih atau kamu dapat memenuhi jumlah cairan tersebut melalui jus buah, atau buah potong.

Hindari Keinginan Menggaruk

Pengidap hepatitis B kerap kali mengalami kulit gatal. Sebisa mungkin, ingatkan mereka untuk tidak menggaruk kulit mereka dan jauhkan dari paparan langsung sinar matahari. Kamu juga dapat meminta penderita hepatitis B untuk menggunakan pakaian dari katun untuk mencegah timbulnya gatal.

Catat Obat yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari

Pengidap hepatitis B harus menjaga dengan betul apa saja yang dikonsumsi oleh mereka. Selain makanan, beberapa jenis obat-obatan dan vitamin juga harus dikonsumsi tepat waktu sehingga kamu dapat mencatatnya atau memasang pengingat di ponsel. Selain itu, catat beberapa jenis makanan yang tidak direkomendasikan dokter untuk dimakan, salah satunya adalah makanan laut dan alkohol.

Buat kamu yang ingin tahu lebih jauh seputar perawatan tepat bagi pengidap hepatitis B, tanyakan saja pada ahlinya lewat aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

 

Baca juga: