7 Tips Pola Makan Bagi Pengidap Fibromyalgia

7 tips pola makan bagi pengidap fibromyalgia

Halodoc, Jakarta – Rasa nyeri pada tubuh biasanya akan kita rasakan bila mengalami cedera. Itupun rasa nyeri hanya muncul di bagian tubuh yang terkena cedera. Tapi, bagaimana bila rasa nyeri muncul di sekujur tubuh? Kondisi itulah yang dirasakan oleh pengidap fibromyalgia.

Sampai saat ini belum diketahui apa penyebab pasti dari fibromyalgia. Tapi, penyakit ini bisa dipicu oleh reaksi otak terhadap zat tertentu yang masuk ke dalam tubuh, termasuk yang berasal dari makanan. Karena itu, pengidap fibromyalgia perlu memerhatikan makanan yang dikonsumsinya dengan ketat. Perhatikan tips pola makan bagi pengidap fibromyalgia di sini.

Fibromyalgia syndrome (FMS) atau fibromyalgia adalah penyakit kronis yang membuat pengidapnya merasakan rasa sakit di sekujur tubuh. Penyakit ini bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Tapi, kebanyakan pengidap fibromyalgia adalah wanita yang berusia di antara 30–50 tahun.

Kabar buruknya, fibromyalgia tergolong sebagai gangguan kesehatan jangka panjang yang tidak bisa disembuhkan. Meski demikian, pengobatan dan perubahan gaya hidup tetap diperlukan untuk mengurangi gejala fibromyalgia, terutama rasa nyeri otot.

Salah satu yang bisa dilakukan pengidap untuk mengatasi penyakit ini adalah dengan mengatur pola makan. Ini karena fibromyalgia sering ditemukan pada orang yang punya alergi makanan. Berikut adalah panduan pola makan yang tepat guna mencegah kambuhnya gejala fibromyalgia:

1. Konsumsi Makanan Sumber Energi

Pilihlah makanan berkarbohidrat kompleks atau yang juga mengandung serat karena bisa memberikan suplai energi yang lebih baik dibandingkan karbohidrat sederhana, seperti yang berasal dari makanan manis. Ini karena serat dapat menjaga keseimbangan energi lebih lama dan tidak meningkatkan kadar gula dalam darah secara drastis. Karena itu, penuhilah kebutuhan energi dan serat yang bisa kamu dapatkan dari makanan, seperti sayuran hijau, oatmeal, alpukat, brokoli, kacang-kacangan, dan tahu.

2. Coba Pola Makan Vegetarian

Dengan mencoba pola makan vegetarian yang mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah, kamu bisa mendapatkan asupan antioksidan lebih banyak. Antioksidan sendiri sangat berguna untuk mengatasi reaksi peradangan dan kelelahan.

3. Konsumsi Asam Lemak Sehat

Asam lemak omega-3 dan omega-6 diketahui merupakan dua nutrisi yang berperan sebagai antiinflamasi dan dapat meredakan rasa sakit yang merupakan gejala umum dari sindrom fibromyalgia. Jadi, kamu yang mengidap penyakit ini dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan asam lemak sehat, seperti berbagai macam ikan (salmon, tuna, dan makarel) dan kacang walnut.

Baca juga: Selain Salmon, 5 Ikan Ini Juga Tak Kalah Menyehatkan

4. Perbanyak Asupan Vitamin D

Gejala fibromyalgia juga mirip dengan kekurangan vitamin D, yaitu kelelahan dan nyeri otot. Jadi, kamu bisa mengatasinya dengan meningkatkan asupan vitamin D. Ini karena vitamin D berperan penting dalam proses pemulihan sel otot yang rusak dan menjaga otot secara keseluruhan.

Baca juga: 4 Manfaat Vitamin D untuk Kesehatan

5. Jalani Diet Rendah FODMAP

Jenis makanan berkarbohidrat yang sulit dicerna dan cenderung difermentasikan oleh bakteri usus (fermentable, oligosaccharide, disaccharide, monosaccharide dan polyols) atau yang disingkat dengan FODMAP diketahui dapat memicu gejala sensitivitas, seperti yang terjadi pada penyakit fibromyalgia. Itulah mengapa pengidap fibromyalgia dianjurkan untuk menghindari jenis karbohidrat tersebut. FODMAP terdiri dari produk susu dan olahannya, gandum, kacang-kacangan, dan buah-buahan yang mengandung fruktosa.

Tapi, bicarakan dulu dengan dokter atau ahli gizi bila ingin mencoba diet rendah FODMAP. Pasalnya tidak semua orang cocok dengan pola diet ini.

6. Hindari Penambah Rasa Makanan

Bahan-bahan penambah rasa makanan memiliki efek excitotoxin yang dapat menyebabkan sel-sel saraf otak menjadi lebih sensitif terhadap rasa nyeri. Jadi, dengan mengurangi penambah rasa makanan, gejala fibromyalgia juga dapat diredakan. Jenis penambah rasa makanan yang perlu dihindari, antara lain monosodium glutamate (MSG), dan pemanis yang sering terdapat di minuman kemasan, seperti aspartam.

Karena itu, cara mencegah gejala fibromyalgia yang paling efektif adalah dengan mengonsumsi makanan rumahan yang bahan-bahannya terjamin alami dan tanpa penambah rasa. Hindari terlalu sering makan makanan kaleng yang terlalu banyak diproses secara massal di pabrik.

7. Batasi Konsumsi Kafein

Walaupun salah satu gejala yang ditimbulkan fibromyalgia adalah kelelahan, namun mengonsumsi kafein bukanlah cara yang tepat untuk menambah energi. Asupan kafein yang terlalu banyak justru bisa mengganggu aliran darah dan menyebabkan kamu kesulitan tidur di malam hari. Kurang tidur atau perubahan pola tidur bisa menyebabkan kondisi fibromyalgia semakin buruk. Jadi, daripada mengonsumsi kafein, konsumsilah antioksidan dan berisitirahat yang cukup untuk mengatasi rasa lelah.

Baca juga: Ini Dampak Kebanyakan Minum Kopi pada Pencernaan

Itulah tips pola makan bagi pengidap fibromyalgia. Bila kamu ingin tahu cara-cara lainnya untuk mencegah fibromyalgia, gunakan saja aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.