Anak Rewel Saat Mau Disuntik, Ini Solusi untuk Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Anak Rewel Saat Mau Disuntik, Ini Solusi untuk Mengatasinya

Halodoc, Jakarta - Bagi anak-anak, suntik atau injeksi adalah hal yang menakutkan. Selain agak menyakitkan, beberapa anak langsung menolak disuntik saat mengetahui temannya menangis saat mendapat suntikan. Meski kadang sebagai orangtua kita tidak tega melihat anak kesakitan, namun suntik anak ini wajib dilakukan dengan alasan kesehatan. Bagi kamu yang bingung cara menyiasati agar anak mau disuntik, berikut tips yang bisa dilakukan:

  • Jujur

Orangtua memiliki peran penting untuk meredam rasa takut ketika anak hendak disuntik. Saat anak bertanya apakah proses ini menyakitkan, maka orangtua disarankan untuk tidak berbohong. Katakan padanya bahwa prosesnya sedikit menyakitkan, namun sakitnya hanya sebentar dan manfaat yang didapatkan sangat besar. Hindari berbohong karena hal ini membuat anak mencontoh hal buruk ini di kemudian hari.

Baca Juga: Akibat Tidak Vaksinasi, Biaya Pengobatan Semakin Melambung

  • Beri Tahu Lebih Dulu

Jangan pernah sekalipun mengajak anak untuk melakukan vaksinasi secara mendadak atau tanpa pemberitahuan sebelumnya. Sebab jika hal ini dilakukan, kemungkinan anak tidak akan mau melakukannya. Sebaiknya orangtua memberitahukannya satu hari sebelum proses suntik anak dilakukan. Meski anak akan merasa cemas, setidaknya ia menyiapkan mental untuk menghadapi jarum suntik.

  • Tawarkan Hadiah

Salah satu hal lain yang bisa dilakukan untuk meredam perasaan takut anak saat hendak disuntik adalah dengan menawarkan mereka hadiah menarik. Orangtua bisa menawarkannya beberapa hal seperti es krim, mainan baru, atau janji akan mengajaknya bermain ke playground kesukaannya.

  • Jangan Ceritakan Proses Suntik

Salah besar jika orangtua menceritakan kepada anak proses imunisasi atau proses disuntik sepanjang perjalan ke dokter. Hal ini malah membuat anak semakin merasakan stres. Cukup ceritakan saja manfaat yang anak dapatkan saat menerima tindakan suntik, misalnya memperkuat sistem imun tubuhnya sehingga anak jadi tidak mudah sakit ke depannya.

  • Jadwalkan Imunisasi di Pagi Hari

JIka anak-anak takut dengan suntikan, ada baiknya untuk membuat jadwal sepagi mungkin. Keuntungan dengan melakukannya di pagi hari adalah anak memiliki lebih banyak waktu untuk mengatasi rasa sakit atau rewelnya anak setelah disuntik.

Baca Juga: 5 Dampak Negatif Jika Bayi Tidak Imunisasi

  • Gunakan Krim Anestesi Lokal

Jika cara-cara sebelumnya tidak bisa diterapkan pada anak, orangtua bisa meminta krim anestesi topikal kepada dokter. Krim ini berguna untuk membuat mati rasa pada kulit. Cara penggunaannya mudah, yaitu satu jam sebelum vaksinasi krim tersebut bisa dioleskan tepat ke bagian kulit yang akan disuntik. Krim ini cepat menyerap ke dalam kulit dan ketika disuntik tidak menimbulkan rasa sakit sebagaimana suntik normal.

  • Orangtua Juga Harus Tetap Tenang

Banyak orangtua yang memiliki ketakutan dan juga cemas ketika anaknya mau disuntik. Perasaan takut dan cemas ini dapat menular ke anak, sehingga seharusnya orangtua tetap tenang selama anak disuntik.

  • Biarkan Petugas Medis Mengambil Alih

Jika anak masih histeris, lebih baik orangtua mengundurkan diri dan membiarkan perawat atau dokter mengambil alih. Anak-anak kadang bereaksi berlebihan saat di depan orangtua mereka yang dapat membuat orangtua menjadi tidak tega.

Baca Juga: Alasan Anak Demam Setelah Imunisasi

Itulah beberapa tips untuk melakukan suntik anak supaya mereka tidak rewel. Kalau kamu punya pertanyaan lain seputar imunisasi bayi, jangan ragu bertanya dengan dokter Halodoc. Kamu perlu membuka aplikasi Halodoc dan masuk ke fitur Talk to A Doctor untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!