Ginseng mengandung banyak nutrisi yang tubuh perlukan, seperti energi, zat besi, kalsium, dan magnesium.

DAFTAR ISI
- Khasiat Ginseng untuk Apa?
- Kandungan Ginseng yang Bermanfaat
- Apa Manfaat Ginseng untuk Pria?
- Jenis-Jenis Ginseng dan Kegunaannya
- Kapan Harus Konsultasi Dokter?
- Berapa Dosis Ginseng yang Dianjurkan?
- Efek Samping Ginseng yang Perlu Diwaspadai
- Interaksi Ginseng dengan Obat Lain
Ginseng menjadi salah satu jenis tanaman herbal yang banyak terdapat pada wilayah Asia, termasuk Indonesia.
Dua jenis yang umum adalah ginseng Amerika (Panax quinquefolius) dan Korea (Panax ginseng).
Meski jenisnya berbeda, kedua jenis tersebut memiliki kandungan bahan aktif yang sama, yaitu gintonin dan ginsenosida.
Selain itu, keduanya juga mengandung banyak nutrisi penting, seperti kalsium, energi, besi, dan magnesium.
Khasiat Ginseng untuk Apa?
Ginseng menjadi tanaman obat yang kaya akan kandungan nutrisi. Tak hanya lemak dan karbohidrat, tanaman ini juga kaya akan zat besi, kalsium, magnesium, kalium, zink, mangan, tiamin, dan vitamin C.
Selain itu, kedua senyawa penting yang terkandung dalam tanaman herbal ini, ginsenosides dan gintonin saling melengkapi untuk memberikan manfaat kesehatan. Adapun khasiat ginseng untuk kesehatan termasuk:
1. Mengurangi peradangan
Tanaman herbal ini memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang berguna untuk mengurangi intensitas peradangan dalam tubuh. Manfaat ini terjadi berkat kandungan ginsenosidesnya.
2. Meredakan sakit kepala
Sakit kepala menjadi salah satu gejala awal adanya penyakit dalam tubuh. Kondisi ini tentu bisa menghambat aktivitas harian yang kamu lakukan. Dengan mengonsumsi air rebusan tanaman herbal ini, gejala sakit kepala perlahan bisa mereda.
3. Meningkatkan fungsi otak
Tanaman herbal ini juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak, seperti daya ingat dan suasana hati. Manfaatnya dapat terasa dengan baik, terutama bagi pengidap penyakit Alzheimer atau jenis demensia lainnya.
Studi dalam Alzheimer’s Research & Therapy menemukan bahwa sebanyak 6.422 orang tua yang mengonsumsi ginseng selama minimal 5 tahun secara rutin menunjukkan peningkatan fungsi kognitif pada masa depan.
4. Mengatasi kelelahan
Ginseng juga dapat membantu meningkatkan kekuatan dan mengurangi rasa lelah yang berlebihan pada tubuh. Manfaat ini terjadi berkat kandungan karbohidrat tertentu yang bekerja dengan membantu menyembuhkan pengidap sindrom kelelahan kronis.
5. Meningkatkan kekebalan tubuh
Selain itu, tanaman obat ini juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan efektivitasnya terhadap imunitas tubuh pengidap penyakit kanker yang menjalani operasi atau kemoterapi.
Caranya yaitu mengonsumsinya setelah operasi kanker perut. Hasilnya, pengidap lebih cepat pulih ketimbang orang tidak mengonsumsinya. Selain itu, tanaman herbal ini juga dapat meningkatkan imun tubuh pada pengidap kanker stadium lanjutan.
Penelitian dalam Journal of Ginseng Research menemukan, sebanyak 100 orang yang mengonsumsi dua gram ginseng merah Korea setiap hari selama 8 minggu secara signifikan mengalami peningkatan kadar sel kekebalan ketimbang plasebo.
Tak hanya itu, informasi tambahan mengenai manfaat ginseng satu ini bisa kamu baca melalui artikel Benarkah Ginseng Ampuh Menjaga Daya Tahan Tubuh?
6. Mengobati radang paru-paru
Radang paru-paru menjadi salah satu penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae. Gangguan ini juga bisa muncul karena infeksi respiratory syncytial virus (RSV), rhinovirus, dan virus influenza.
Guna mengatasi hal ini, kamu bisa mengonsumsi air rebusan ginseng secara teratur. Selain ginseng, kamu juga bisa mengatasi masalah kesehatan paru dengan pilihan obat herbal lainnya. Baca selanjutnya dalam artikel Ini 6 Obat Alami Paru-Paru yang Dapat Melegakan Pernapasan.
7. Meningkatkan kecerdasan
Fungsi lain dari tanaman obat ini yaitu meningkatkan kecerdasan pada anak. Tak hanya itu, kandungan pada tanaman ini juga dapat mendukung kemampuan kognitif, perilaku, dan kualitas hidup anak pada masa depan.
8. Melancarkan haid
Saat mengalami haid yang tidak lancar, kamu akan merasakan sakit pada area bawah perut. Gangguan ini populer dengan sebutan dismenore. Selain merasa tidak nyaman, sakit pada perut juga membuat kamu kesulitan beraktifitas. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengonsumsi air rebusan ginseng secara rutin.
9. Ginseng dapat mencegah anemia
Anemia adalah gangguan yang terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah. Gejala utama dari masalah kesehatan ini berupa pucat dan lemas. Namun, kelainan ini dapat membaik dengan mengonsumsi tanaman herbal ini. Caranya dengan mengolah tanaman tersebut menjadi tonikum, yaitu minuman herbal yang memiliki rasa seperti sari anggur.
10. Meningkatkan produksi ASI
Manfaat terakhir yaitu meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Cara kerjanya sama dengan daun katuk, yaitu meningkatkan kadar prolaktin atau hormon pelancar ASI. Agar bekerja lebih maksimal, kamu juga bisa merebusnya bersamaan dengan daun katuk.
Selain mengonsumsi ekstrak rebusan ginseng, dapatkan pula berbagai tips menaikkan produksi ASI dengan membaca artikel Ibu, Begini Cara Efektif Meningkatkan Produksi ASI.
Meski tanaman herbal adalah bahan alami, tapi tetap harus berhati-hati sebelum mengonsumsinya. Terutama, jika kamu memiliki gangguan kesehatan tertentu. Sebab, dalam kondisi tersebut, risiko efek samping semakin tinggi.
Beberapa kelompok orang yang harus berdiskusi dengan dokter terlebih dulu sebelum mengonsumsi ginseng, termasuk ibu hamil atau menyusui, memiliki riwayat autoimun, mengidap masalah jantung dan pembekuan darah, mengalami insomnia, mengidap masalah kesehatan mental.
Kemudian, sedang menjalani operasi, kemoterapi, atau transplantasi organ, dan sensitif terhadap hormon tertentu, seperti pengidap kanker payudara, kanker rahim, kanker ovarium, endometriosis, dan fibroid rahim juga tidak boleh asal mengonsumsi tanaman ini.
Selain itu, kamu juga perlu mengetahui bahwa kandungan dalam ginseng tidak ramah untuk bayi, anak-anak, dan orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan rutin. Sebab, ini bisa meningkatkan potensi efek samping dan interaksi obat.
Kandungan Ginseng yang Bermanfaat
Manfaat ginseng berasal dari kandungan senyawa aktif di dalamnya, seperti ginsenosida (juga disebut sebagai saponin ginseng), polisakarida, peptida, dan berbagai vitamin serta mineral.
Ginsenosida adalah senyawa utama yang memberikan efek farmakologis pada ginseng. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antikanker.
Selain ginsenosida, polisakarida dalam ginseng juga berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Vitamin dan mineral seperti vitamin B, vitamin C, zat besi, dan magnesium juga berkontribusi pada manfaat kesehatan ginseng secara keseluruhan.
Manfaat Ginseng untuk Kesehatan
Berikut adalah beberapa manfaat ginseng yang telah didukung oleh penelitian ilmiah:
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Ginseng dapat membantu meningkatkan produksi sel-sel imun dan meningkatkan aktivitasnya. Dengan demikian, tubuh menjadi lebih kuat dalam melawan infeksi dan penyakit.
Meningkatkan Fungsi Kognitif
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ginseng dapat meningkatkan memori, konsentrasi, dan kemampuan belajar. Ginseng dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat stres oksidatif.
Menurunkan Kadar Gula Darah
Ginseng dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2. Konsumsi ginseng sebaiknya dikombinasikan dengan pola makan sehat dan olahraga teratur.
Mengurangi Peradangan
Ginseng memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan kronis dalam tubuh. Peradangan kronis dikaitkan dengan berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, kanker, dan arthritis.
Potensi Anti-Kanker
Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ginsenosides dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan memicu apoptosis (kematian sel terprogram) pada sel kanker. Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk mengkonfirmasi efek anti-kanker ginseng.
Apa Manfaat Ginseng untuk Pria?
Ginseng, terutama Panax ginseng (ginseng Asia/Korea) dan ginseng Amerika (Panax quinquefolius), juga dikenal luas karena manfaat kesehatan yang signifikan bagi pria.
Berikut adalah beberapa manfaat utama ginseng yang didukung oleh penelitian:
1. Meningkatkan vitalitas dan energi
Ginseng secara tradisional digunakan untuk mengatasi kelelahan dan meningkatkan energi serta stamina.
Sifat adaptogenik dan kandungan antioksidannya membantu tubuh mengatasi stres fisik dan mental, sehingga pria dengan aktivitas tinggi merasa lebih bugar.
Sebuah studi dalam Journal of Ginseng Research menunjukkan bahwa konsumsi ginseng secara signifikan mengurangi kelelahan pada partisipan yang mengalami stres kronis.
2. Mendukung kesehatan seksual
Ginseng memiliki potensi untuk meningkatkan berbagai aspek kesehatan seksual pria:
Disfungsi ereksi (ED)
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa ginseng dapat membantu memperbaiki gejala disfungsi ereksi (ED).
Mekanismenya diduga melibatkan peningkatan produksi nitric oxide, yang membantu memperlancar aliran darah ke penis, faktor penting dalam mencapai dan mempertahankan ereksi.
Meskipun demikian, perlu diingat bahwa beberapa ulasan ilmiah mencatat bahwa bukti yang ada masih terbatas dan hasilnya dapat bervariasi antar individu.
Libido dan gairah seksual
Ginseng sering dianggap sebagai afrodisiak alami yang dapat membantu meningkatkan gairah atau dorongan seksual pada pria.
Efek ini mungkin terkait dengan kemampuannya untuk meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.
Potensi meningkatkan kesuburan
Beberapa studi kecil menemukan bahwa ginseng dapat membantu meningkatkan jumlah sperma, kualitas (morfologi), dan pergerakan sperma.
Peningkatan ini berpotensi mendukung kesuburan pria. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian dengan skala yang lebih besar untuk mengkonfirmasi manfaat ini secara pasti.
3. Mengurangi stres dan mendukung fungsi sel
Ginseng mengandung antioksidan seperti ginsenosides yang membantu melindungi sel dari stres oksidatif dan inflamasi.
Ini tidak hanya penting untuk kesehatan umum, tetapi juga dapat berdampak positif pada performa seksual dan tingkat energi.
Stres oksidatif dapat merusak sel-sel dalam tubuh, termasuk sel-sel yang berperan dalam fungsi seksual dan reproduksi.
4. Mendukung sistem imun
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ginseng berpotensi meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.
Ini membantu tubuh melawan infeksi ringan dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Sistem imun yang kuat sangat penting untuk menjaga kesehatan pria, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan.
Jenis-Jenis Ginseng dan Kegunaannya
Terdapat beberapa jenis ginseng yang populer, di antaranya:
- Ginseng Korea (Panax ginseng): Jenis yang paling banyak diteliti dan digunakan. Dikenal karena kemampuannya meningkatkan energi, fungsi kognitif, dan sistem kekebalan tubuh.
- Ginseng Amerika (Panax quinquefolius): Memiliki efek yang lebih menenangkan dibandingkan ginseng Korea. Sering digunakan untuk mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.
- Ginseng Siberia (Eleutherococcus senticosus): Sebenarnya bukan termasuk keluarga Panax, tetapi memiliki sifat adaptogenik yang mirip. Digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi kelelahan.
Setiap jenis ginseng memiliki profil senyawa aktif yang sedikit berbeda, sehingga efeknya pada tubuh juga dapat bervariasi.
Kapan Harus Konsultasi Dokter?
Meskipun ginseng umumnya aman dikonsumsi, ada beberapa kondisi di mana kamu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya:
- Jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat pengencer darah, obat diabetes, atau obat tekanan darah.
- Apabila kamu memiliki kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung, gangguan kecemasan, atau insomnia.
- Jika kamu merencanakan operasi atau prosedur medis lainnya.
Berapa Dosis Ginseng yang Dianjurkan?
Dosis ginseng yang efektif dapat bervariasi tergantung pada jenis ginseng, bentuk sediaan (misalnya, kapsul, ekstrak cair, atau teh), dan kondisi kesehatan individu.
Secara umum, dosis ginseng yang sering digunakan dalam penelitian berkisar antara 200 mg hingga 400 mg per hari untuk ekstrak ginseng standar.
Penting untuk mengikuti petunjuk dosis yang tertera pada label produk atau sesuai anjuran dokter.
Efek Samping Ginseng yang Perlu Diwaspadai
Ginseng umumnya aman dikonsumsi oleh sebagian besar orang dewasa. Namun, beberapa orang mungkin mengalami efek samping ringan, seperti:
- Sakit kepala
- Sulit tidur
- Gangguan pencernaan
- Kecemasan
- Perubahan tekanan darah
Efek samping yang lebih serius jarang terjadi, tetapi dapat mencakup reaksi alergi, perubahan siklus menstruasi pada wanita, dan interaksi dengan obat-obatan tertentu.
Interaksi Ginseng dengan Obat Lain
Ginseng dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, termasuk:
- Obat pengencer darah (antikoagulan)
- Obat diabetes
- Obat tekanan darah
- Antidepresan
- Imunosupresan
Jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi ginseng.
Kamu bisa cek rekomendasi dokter umum terbaik dari aplikasi Halodoc dengan klik gambar berikut:

Referensi:



